Menerka maksud tuhan #1

Istimewa

Kita tidak bisa memilih. Terlahir sebagai apa. Dikeluarga golongan apa. Bentuk Fisik yang seperti apa. Harus menjalani skenario hidup yang bagaimana. Padahal sebelumnya manusia (Adam & Hawa) sudah bahagia bersemayam di surga. dengan segala hal yg sudah serba ideal. Tanpa problem.

Barangkali” Tuhan tidak ingin manusia langsung mendapat kenikmatan tanpa sebuah usaha. Maka itu Dia pindah manusia dari surga ke dunia. Sebuah tempat yang berisi problem set maha kompleks. Di tempat itu manusia dipaksa berpindah dari satu problem ke problem lain. Diberikan akal, nafsu dan hati sebagai bekal menjalani hidup di bumi. Agar manusia merasakan. Bahwa kenikmatan yang diraih dengan usaha barulah sebuah kenikmatan. Bukan kenikmatan gratis sebagaimana di surga.

Kita tidak bisa memilih. terlahir sebagai manusia, tumbuhan, atau binatang. Terlahir di keluarga miskin atau kaya. Dalam keadaan fisik normal atau cacat. dibesarkan di pegunungan, pesisir, atau padang pasir.

Singkat cerita kita terlahir sebagai manusia ke bumi. Sudah satu paket dengan takdirnya.

Bertanya kenapa harus begini, kenapa harus begitu pada proses penciptaan, hanya akan berujung kesia-siaan. Kita tidak punya kontrol sama sekali atas hal tersebut.

(bersambung)

Digulung AI ?

Habis bongkar laptop, bersihin fan. ngelumasin rotor, dst.

Mikir-mikir. Kyknya profesi IT blm ekstrim banget kegulung AI. Meski udah banyak tutorial di yutub, tetep aja mayoritas orang bakal bawa ke tukang servis. Daripada ngerjain sendiri.

Semisal kita tetep panggil tukang bangunan & arsitek. Padahal tutorial bangun rumah dari atap sampai bawah tanah jg sdh pabalatak di yutub.

Kecuali hobi banget, kita akan tetep minta bantuan org lain yg “lebih ahli”.

Demikian jg yg gak ada hubungannya samsek dengan ngoprek hardware. aka software. Meski agent udah pabalatak. Kalau gak hobi software. Tetep aja orang lebih pilih hire programmer atau ahli prompter.

Daripada dikerjain sendiri. Tapi malah berantakan.

Menerka maksud tuhan #2

Sekedar POV dari yg meyakini quran adalah kebenaran.

Quran berisi sejarah, panduan hidup, apa yang sudah terjadi di masa lalu. Dan apa yang akan terjadi di masa depan. Apapun evolusinya, quran tetap relevan dengan zaman.

Ayat terpanjang di quran adalah hutang piutang. 1 halaman penuh. Mau dari zaman orang tawaf telanjang di ka’bah. Sampai Nanti kita ekspansi tata surya. Hutang piutang akan tetap ada. Harus dicatat. Harus ada saksi. Wajib Dibayar. Wajib diberi tempo jika belum sanggup bayar. Polanya selalu begitu.

Di quran ada perintah zakat. Dan kemana zakat harus diberikan. Artinya akan selalu ada kefakiran, kemiskinan, mualaf, musafir, orang terjerat hutang. hamba sahaya, fisabililah, dan petugas zakat itu sendiri. Dari revolusi industri, revolusi AI, dan revolusi selanjutnya. Akan selalu ada mustahiq.

Tapi. Gimana saat era robot ?. Jika ideal. Maka manusia sudah tidak perlu kerja. Semua dapat Universal Basic Income. Tidak relevan lagi dong ayat zakat ?. Bisa jadi. Tidak relevan lagi di bumi. Tapi dengan evolusi ini, secara alamiah manusia pasti ekspansi domain. Perluasan habitat ke Mars misalnya. Di Mars hidup belum sestabil di Bumi. Problem saat Bumi masih sepi populasi. Kiranya akan berulang juga di Mars.

Di ayat lain. Ada larangan berbuat kerusakan. Klaim perusak : “Kami hanyalah orang yang melakukan perbaikan”. Saat tambang merusak ekosistem. Perusak berdalih: Ini agar supply chip tetap aman di pasar. Saat tanam sawit, ini demi rantai pasok industri minyak goreng. Selalu ada alibi. Apa memang sebutuh itu manusia pada chip dan minyak goreng ?. apakah manusia mati jika laju produksi komoditi ini kita ubah?.

Bisa sampai subuh kalau kita teruskan. Ayat quran bisa kita anggap sebagai “program” alam semesta. Dunia akan selalu bergerak sesuai apa yang termaktub di dalamnya.

Agar quran tetap relevan. Maka dipastikan problem set manusia ya seputar itu. Akidah. Syariah. Akhlak. Hutang yang tidak dibayar. Raja yang dzalim. Warisan. Perzinahan. Kedurhakaan. Keserakahan. Kedzaliman. Kebodohan. Taruh semua yang berakhiran -an disini.

Begitu kali ya?. Ya namanya juga terkaan.

(bersambung)

Disclaimer:
Semua tulisan di blog ini adalah orisinil.
Kecuali yang dibubuhkan tautan di bagian bawah.

Complexity. Simplicity.

Definisi Produk keren:
Solving complexity dengan simplicity.

contoh:
– sistem nafas. gak perlu mikir. oksigen langsung masuk ke paru2. seamlessly
– sistem cerna. gak perlu mikir. cara mencernanya. yg berguna jadi daging. yg gak berguna otomatis jadi feses.
– sistem lihat. gak perlu mikir. gimana cahaya masuk dan bayangan terbentuk di retina. diproses otak. dst. semua objek lgsg terlihat jelas. seamlessly.

Udah ah capek. Intinya, klo sebuah produk defaultnya masih banyak konfigurasi. Namanya Bapuk.

User mah gak ambil peduli dgn kompleksitas sistem. yg penting solusi !.
Klo bisa. Masuk mobil, lgsg jalan ke tujuan. Gak perlu manual starter, tap ini itu. begitu duduk mobil udah tau tuannya hari ini mau kemana. tanpa diinstruksi.

Kata Steve Krugh. Don’t Make Me Think.

Kasihan

Kadang kita suka kasihan ke temen yg sdh wafat. Kasihan mereka gak bisa lagi lihat perkembangan dunia yang canggih saat ini. (SpaceX, TeslaFSD, AI, dst).

Kenyataannya. Kitalah yg kasihan. Masih harus bertemu kemunafikan dunia ini. Setiap hari. Mereka mah sdh selesai. Sudah ada mainan baru.

Riset

Apa itu riset. Kami butuh yang cepat !.

Riset hardware komputasi.
Impor cina aja. lebih murah kok.

Riset software
Impor microsoft aja. tinggal install.

Riset pesawat
Impor boeing + airbus aja. tinggal pake.


Bodo dipiara. Kamping dipiara bisa gemuk.
Kasino.

High paradox tolerance

Tuhan menjalankan dunia ini dengan infinite paradox.
Tugas manusia mentoleransi perulangan paradox .
Seberapapun besar intensitasnya.

Kita tidak bisa menerka maksud pasti tuhan.
Bisa jadi menurut kita sadis. tidak adil.
Tapi menurut tuhan itu yang terbaik.

Tapi kalau kita telisik ke yg paling detail.
Kira-kira ada gak skenario yg lebih baik.
Dari skenarionya tuhan?