0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan4 halaman

Keanekaragaman Serealia dan Kacang-kacangan

Dokumen tersebut membahas tentang keanekaragaman hayati yang terdapat di pasar, meliputi berbagai jenis buah dan sayuran, daging, serta interaksi antar mahluk hidup seperti simbiosis. Dokumen ini juga menjelaskan tentang aliran energi dan rantai makanan di ekosistem pasar.

Diunggah oleh

nikojoe
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan4 halaman

Keanekaragaman Serealia dan Kacang-kacangan

Dokumen tersebut membahas tentang keanekaragaman hayati yang terdapat di pasar, meliputi berbagai jenis buah dan sayuran, daging, serta interaksi antar mahluk hidup seperti simbiosis. Dokumen ini juga menjelaskan tentang aliran energi dan rantai makanan di ekosistem pasar.

Diunggah oleh

nikojoe
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

I.

Pendahuluan
Serealia memang sangat populer di dunia. Bahkan, hingga kini
serealiajadi makanan pokok dunia, khususnya sebagai sumber karbohidrat dan
[Link], kebanyakan bahan makanan dari serealia yang bisa
dikonsumsianak mengandung banyak manfaat. Serealia adalah biji-bijian
yang diperoleh dari tanaman padi-padian ataurumput-
rumputan(Gramineae). Serealia yang banyak ditanam di seluruh dunia adalah
gandum, beras, jagung, jewawut, jali, oat dan barley. Kacang-kacangan
termasuk famili Leguminosae atau polongan (berbungakupu-kupu)
mempunyai bentuk agak bulat, berat dan jenisnya bervariasi.
Beberapa kacang-kacangan yang dikenal seperti kacang kedelai, kacang tanah
kacang hijau, kacang merah dan sebagainya.
Serealia atau padi-padian adalah sumber karbohidrat yang baik (70%
-80%), selain itu juga sebagai sumber protein sebab 6% sampai 12% dari
semuaserealia biasanya terdiri dari protein. Serealia juga mengandung
beberapamineral (Fe dan Ca) dan beberapa vitamin(thiamin, riboflavin dan
niacin) danjuga merupakan sumber serat terutama dalam produk biji utuh.
Serealia dikenal juga sebagai sereal atau biji-bijian (bahasa Inggris:
cereal) adalah sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau
bulirnya sebagai sumber karbohidrat/pati (Sarwono, B. 2005). Kebanyakan
serealia merupakan anggota dari suku padi-padian dan disebut sebagai serealia
sejati. Anggota yang paling dikenal dan memiliki nilai ekonomi tinggi,
sehingga dikenal sebagai serealia utama adalah padi, jagung, gandum, gandum
durum, jelai, haver, dan gandum hitam. Beberapa tanaman penghasil bijian
yang bukan padi-padian juga sering disebut serealia semu (pseudocereals);
mencakup buckwheat, bayam biji (seed amaranth), dan kinoa. Beberapa
serealia juga dikenal sebagai pakan burung berkicau, seperti jewawut dan
berbagai jenis milet. Walaupun menghasilkan pati, tanaman seperti sagu,
ketela pohon, atau kentang tidak digolongkan sebagai serealia karena bukan
dipanen bulir/[Link] dibudidayakan secara besar-besaran di seluruh
dunia, melebihi semua jenis tanaman lain dan menjadi sumber energi bagi
manusia dan ternak.
Di sebagian negara berkembang, serealia seringkali merupakan satu-
satunya sumber [Link] yaitu biji-bijan dari famili rumput-
rumputan (gramine) yang kaya dengan karbohidrat sehingga merupakan
makanan pokok manusia, campuran makanan ternak, dan bahan baku industri
yang menggunakan sumber karbohidrat.( Syarief, rizal dan I. Aniez. 1988).
Jenis biji-bijian yang mengandung lemak relatif tinggi seperti jagung kacang-
kacangan termasuk famili Leguminosa atau disebut juga polongan (berbunga
kupu-kupu). Berbagai macam kacang-kacangan telah banyak dikenal, seperti
kacang kedelai (Glycine max), kacang tanah (Arachis hypogaea), kacang hijau
(Phaseolus radiatus), kara pedang (Canavalia sp), kacang bogor (Voandzela
subterranea), kacang jogo atau kacang merah (Phaseolus vulgaris) dan kacang
lentil (lens esculenta). (Syarief, rizal dan I. Aniez. 1988).
Tanaman kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang tanah, kedelai,
kacang merah dll dikategorikan tanaman palawija di Indonesia. Tanaman ini
umumnya ditanam di sawah tegalan pada lahan sawah. Kacang-kacangan
ditanam sebagai tanaman serealia menjelang musim kemarau tiba. Pada
musim kemarau padi tidak mungkin ditanam karena tidak cukup air. Kacang
merupakan sumber protein, lemak, karbohidrat yang sangat dibutuhkan bagi
tubuh manusia. Kandungan gizi per 100 g dari kacang tanah antara lain
protein 25 gram, lemak 439 gram, dan karbohidrat 21 gram. Sedangkan
kedelai mengandung protein 34,89 gram. Kacang-kacangan relatif lebih murah
harganya dan mudah diperoleh jika dibandingkan dengan protein hewan
lainnya. Pertimbangan ini yang menyebabkan kacang-kacangan tetap diminati
oleh sebagian besar masyarakat (Aminah, 2012).

II. Tujuan Praktikum


Untuk mengetahui ciri-ciri morfologis, sifat fisis, dan sifat kimia serealia dan
kacang-kacangan.
III. Alat dan Bahan
Bahan: 1. Jagung Bahan : 1. Lingkungan Pasar
[Link]
3. Ketan
4. Beras merah
5.

IV. Prosedur Kerja


1. Menuju Pasar yang akan di amati ekosistemnya
2. Setelah sampai, amati dan catat segala keanekaragaman hayati dalam
ekosistem pasar.
V. Hasil Pengamatan
VI. Pembahasan
Dari praktikum yang telah dilakukan dilapangan didapatkan bahwa,
banyak terdapat keanekaragaman hayati yang ada dipasar. Di pasar terdapat
berbagai jenis buah-buahan yang mempunyai ciri khas, seperti dapat dilihat
pada hasil pengamatan terdapat berbagai macam jeruk, mulai dari jeruk yang
berwarna orange terang sampai berwarna hijau gelap. Begitu juga dengan
semangka, terdapat dengan buah yang berwarna merah dan juga berwarna
kuning. Dan cabai terdapat banyak jenis seperti cabai merah yang bersar, cabai
berwarna hijau, sampai cabai berwarna orange yang memiliki ukuran lebih
kecil. Dipasar juga didapati daging olahan dari berbagai mahluk hidup, seperti
ayam, sapi, bebek, hingga babi. Hal ini menunjukan banyak keanekaragaman
buah yang terdapat dipasar. Keanekaragam hayati merupakan ungkapan
pernyataan terdapatnya berbagai macam variasi, bentuk, penampilan, jumlah
dan sifat yang terlihat pada berbagai tingkatan ekosistem, tingkatan jenis dan
tingkatan genetik. Keanekaragaman hayati menurut UU no 50 tahun 1994
adalah keanekaragaman diantara makhluk hidup dari semua sumber yang
termasuk diantaranya dataran, ekosistem ekuatik lain, serta komplek-komplek
ekologi yang merupakan bagian dari keanekaragamannya, mencakup
keanekaragaman dalam spesies ,antara spesies dan ekosistem.
Dipasar juga banyak didapatkan aliran energi yaitu aliran energi yang
dikeluarkan oleh matahari yang dimanfaatkan untuk berbagai mahluk hidup
yang berada dipasar. Pengertian Aliran Energi dalam Ekosistem adalah proses
berpindahnya energi dari suatu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya yang
dapat digambarkan dengan rantai makanan atau dengan piramida biomasa.
Ekosistem mempertahankan diri dengan siklus energi dan nutrisi yang
diperoleh dari sumber eksternal. Pada tingkat trofik pertama, produsen primer
(tumbuhan, alga, dan beberapa bakteri) menggunakan energi matahari untuk
menghasilkan bahan tanaman organik melalui fotosintesis. Hewan Herbivora
yang makan hanya pada tanaman membuat tingkat trofik kedua. Predator yang
memakan herbivora terdiri dari tingkat trofik ketiga, jika predator yang lebih
besar hadir, mereka mewakili tingkat trofik lebih tinggi lagi. Organisme yang
makanan pada beberapa tingkat trofik (misalnya, beruang grizzly yang
memakan buah dan salmon) diklasifikasikan pada tingkat trofik tertinggi di
mana mereka makan. Dekomposer, yang meliputi bakteri, jamur, jamur,
cacing, dan serangga, memecah limbah dan organisme mati dan
mengembalikan nutrisi ke dalam tanah. Di pasar yang menjadi pengurai
adalah dekomposer yang berada di tanah dan yang menjadi konsumen di trofik
tertinggi adalalah manusia, hal ini disebabkan karena manusia yang membeli
berbagai jenis hayati yang ada di pasar.
Di pasar juga terdapat ekosistem dimana terdapat berbagai jenis
individu yang tercampur disuatu tempat. Di ekosistem juga terdapat simbiosis
antar mahluk hidup. Mulai saling menguntungkan sampai tidak terjadi apa-
apa, sebagai contoh pada saat manusia membeli jenis sayuran pada saat itulah
terjadi simbiosis yang menguntungkan.
VII. Kesimpulan
Dapat disimpulkan dari hasil praktek bahwa banyak sekali
keanekaragaman yang terdapat pada pasar. Sehingga membuat pasar menjadi
ekosistem yang kompleks, mempunyai tingkatan trofik yang cukup lengkap.
VIII. Daftar Pustaka
Salam, Abdul. 1994. Keanekaragaman Genetik . Yogyakarta: Andi Offset

Anda mungkin juga menyukai