100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan5 halaman

Aksara Dasa Bayu dan Meditasi Bali

1. Aksara aji merupakan 18 huruf konsonan dalam bahasa Bali kuno yang digunakan dalam upacara dan meditasi. 2. Huruf-huruf tersebut dihubungkan dengan bagian tubuh dan organ dalam tubuh untuk menyatukan alam semesta dan manusia. 3. Kombinasi huruf-huruf tersebut dapat digunakan untuk berdoa, memuja, dan memohon berkah.

Diunggah oleh

Puja Waisamara
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan5 halaman

Aksara Dasa Bayu dan Meditasi Bali

1. Aksara aji merupakan 18 huruf konsonan dalam bahasa Bali kuno yang digunakan dalam upacara dan meditasi. 2. Huruf-huruf tersebut dihubungkan dengan bagian tubuh dan organ dalam tubuh untuk menyatukan alam semesta dan manusia. 3. Kombinasi huruf-huruf tersebut dapat digunakan untuk berdoa, memuja, dan memohon berkah.

Diunggah oleh

Puja Waisamara
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Purwa adhigama sesana (mengenai aturanbelajarsastra):Yan hana wwang weruhing

sanghyang aji aksara, mawastu mijil saking aksara, tan pangupadyaya maupacara mwah tan
katapak, tanpa guru, papa ikang wang yan mangkana. Bibinjat wwang ika ngaranya, apan
embas lekad tanpa guru, kwej prabedanya, papinehnya bawak yen benjangan padem wwang
mangkana, atmanya manados entiping kawah candra ghomuka. Apan lampahnya numpang
laku, kannanda de para cikra bala, yan manresti malih matemahan triyakyoni,amangguh aken
kasengsaran.
Artinya:
Jika ada yang ingin mempelajari sanghyang aji aksara, sampai keluar dari aksara, tanpa
pembimbing dan upacara serta tidak diakui, tanpa guru, sia sialah semua itu. Orang yg lahir
tanpa pengakuan ayah ( bibinjat) krna kelahirannya tanpa guru, atmanya akan mengendap
didasar kawah neraka jambangan gomuka, karena bersikap asal asalan tidak beraturan, maka
dihukum oleh kingkarabala, jika reinkarnasi dia akan menjadi triyak yoni (kotoran vagina?)
dan selalu sengsara.
aksara apa yang dimaksud??
Di bali telah lama dikenal aksara atau hurup yang diperkirakan merupakan midifikasi dari
hurup jawa. Dan hurup jawa ini mungkin mungkin berasal dari hurup india. Hurup ini ada
seiring dengan kedatangan raja aji saka ke bali. Aksara ini merupakan suku kata yang terdiri
dari.
Aksara aji adalah HA NA CA RA KA DA TA SA WA LA MA GA BA NGA PA JA
YA NYA,Yang merupakan media penyatuan bhuana agung dgn bhuana alit : mari lihat
pembabarannya.
Pangringkesan dasa aksara:

Kedudukan 18 aksara dlm diri

Ha : ubun2
Na : kedua alis
Ca : kedua mata
Ra : kedua telinga
Ka : hidung
Da : mulut
Ta : dada
Sa : tangan ( lengan ) kanan
Wa : tangan ( lengan) kiri
La : di hidung
Ma : dada kanan
Ga : dada kiri
Ba : di pusar
Nga : di dalam alat kelamin
Pa ; pantat ( anus)
Ja : di kedua tungkai kaki
Ya : di tulang belakang
Nya : di ekor
Pengangge aksara

Ulu : kepala ( dalam otak)


Taling : di hidung
Surang :di rambut
Nanya : di lengan
Wisah : di telinga
Pepet : di batok kelapa
Cecek : di lidah
Guwung : di kulit
Suku : di tungkai ( laki)
Carik : dipersendian
Pamada / di alur jantung

Arti sastra wreastra

Nyaya : pasupati / tuhan


Japa : sanghyang mantra
Ngaba : sanghysng guna
Gama : kekal abadi
Lawa : manusa
Sata : binatang/ hewan
Daka : pendeta, nabe, orang suci
Raca : tumbuhan
Naha : moksa, nirwana

Pertemuan 18 aksara : 9 + 9 ( ujung ke ujung).

Ha-nya : sa
Na- ya : na
Ca- ja : ba
Ra - pa: ma
Ka-nga : ta
Da - ba : si
Ta - ga : a
Sa - ma : wa
Wa - la : i dan ya
Menjadi: sabataai namasiwaya.

Penempatan sanghyang dasa aksara:


Sa di jantung - iswara
Ba di hati - brahma
Ta di ginjal - mahadewa
A di empedu - wisnu
I di dasar hati - siwa
Na di paru - mahesora
Ma di usus halus - rudra
Si di limpa - sangkara
Wa di pancreas - sambhu
Ya di ujung hati - dewa siwa guru

Makna

Sa : satu
Ba : bayu
Ta : tatingkah
a : awak
i : idep
Nama : hormat
Siwa : siwa
Ya : yukti/ yakti

Dasa aksara menjadi panca tirtha dan panca brahma


Panca tirtha

Sang :sanjiwani ( nglukat- bersih)


Bang : kamandalu ( hancurkan)
Tang : kundalini ( menghilangkan)
Ang : mahatirta ( agar sakti)
Ing : pawitra ( membakar)
Panca brahma/ geni
Nang disimpan di swara
Mang disimpan di tenaga
Sing disimpan di hati/ perasaan
Wang disimpan di pikiran
Yang disimpan di nafas
Di balik

Yang disimpan di jiwa


Wang disimpan di guna/ aura
Sing disimpan pangkal tenggorokan
Mang disimpan dilidah
Nang disimpan di mulut

Ngeringkes

sa - na : mang
Ba - ma : ang
Ta - si : ong
a - wa : ung
i - ya : yang

Diringkas jadi A, U, M setelah itu turun: arda chandra, windhu, [Link] boleh di ucap: sang
bang tang ang ing nang mang sing wang yang.
Dasa aksara digabung tambah tri aksara tambah eka akasara ( ongkara) baru menjadi catur
dasaaksara dan erat kaitannya dgn catur dasa bayu, suatu kekuatan yg ada di bhuana alit dan
agung yg mnyebabkan manusia hidup harmonis. Ini menyimpan rwa bhineda ( dua sisi dunia)
swarang: ONG- UNG.
Ong di hati putih- ung dihati hitam
Ung diempedu, ong di pankreas
ong di dubur - Ung di usus
Dan rangkuman menjdi 5 hurup yg digunakan utk memuja , memanggil, mempersembahkan,
memohon anugrah. Yaitu:
memuja: Mang, ang, ONG, Ung Yang
Manggil: Ang Ong ung yang mang
Sembahkan ong ung yang mang ang
Mohon: Ung yang mang ang ong
Ini inti sari: ekam evam dwityam brahman disebut: ONG, berupa api Rwa bhineda: ANG,
brupa AIR rwa bhineda : Ah
dasar mantra: mang, ang, ung
Kemulan : Ang ung mang
Pengastiti widi: ung, mang, ang
Ngraksa jiwa: mang ang ung Ong
Ngundang bhuta dengen antuk kahuripan : ang ung ong mang.
Pamageh bayu ring raga: ung ong mang ang.
Pamageh bayu antuk catur dewati: ong mang ang ung

Anda mungkin juga menyukai