0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan5 halaman

Tugas 1

Diunggah oleh

hasby
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan5 halaman

Tugas 1

Diunggah oleh

hasby
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa yang dimaksud materi teknik ?

Material adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang.
Berdasarkan pengertian tersebut maka material teknik adalah material yang digunakan untuk
menyusun sebuah benda dan digunakan untuk perekayasaan dan perancangan di bidang
teknik. Material selalu menjadi tonggak sejarah peradaban manusia, dimana kita mengenal
adanya zaman batu, zaman perunggu dan zaman besi. Saat inipun, material memegang
peranan penting dalam perkembangan teknologi. Pada umumnya kemampuan suatu produk
akan bergantung pada sifat material yang menyusunnya.

Mengapa kita harus menguasai material teknik ?

Karena mempelajari materrial teknik kita dapat mengetahui hubungan antara struktur,
sifat, pemrosesan, dan kinerja serta mengeksploitasi hubungan tersebut sehingga dapat
menghasilkan suatu produk yang memiliki sifat yang sesuai dengan desain.
Dalam bidang apapun, seorang engineer tidak dapat membuat barang baru tanpa
memperhitungkan sifat material yang akan digunakan jadi itulah mengapa pentingnya kita
menguasai material teknik.

Material masa depan ?


1. Material Cerdas
Material cerdas(smart materials) adalah sekelompok material yang baru dikembangkan.
Material ini mampu”merasakan” perubahan lingkungan dan mampu merespons terhadap
perubahan tersebut, dimana respon ini mirip dengan respon yang dimiliki oleh makluk hidup.
- Material sensor adalah material yang dapat mendeteksi sinyal input contoh……..
− Thermal, contoh: sensor temperatur dan sensor panas (bolometer, calorimeter).
− Electromagnetic (ohmmeter, galvanometer, voltmeter, metal detector, RADAR).
− Mekanik, contoh : pressure sensor (altimeter, barometer dan pressure gauge), gas
and liquid flow sensor (anemometer, flow meter, gas meter,
water meter), mechanical sensor (acceleration sensor, position sensor, strain gauge)
− Kimiawi, contoh: sensor, oksigen, ion-selective electrodes, pH glass electrodes,
redox electrodes dan carbon monoxide detectors.
− Radiasi optik, contoh: photodetectors, photodiode, CCD dan sensor image, sensor
inframerah, scintillometers.
− Radiasi Ionisasi, contoh: geiger counter, dosimeter, scintillation counter, neutron
detection, particle counter, scintillator, bubble chamber
- Shape memory alloys adalah suatu jenis logam dimana bentuknya dapat kembali pada
bentuk semula jika suhu diubah/ kembali ke suhu awal yaitu suhu bentuk logam pada
mulanya. Contoh……….
Pada peralatan rumah tangga, teknik sipil, otomotif, mikro elektro-mekanik (MEM),
peralatan medis
- Keramik peezoelektrik akan memuai bila ada beban dan pemuaian ini menghasilkan
medan listrik , sehingga dapat dipakai sebagai sensor beban pada lift atau mesin uji tarik
contoh……..
- Magnetostrictive mirip dengan ( material) piizoelektrik namum responsif terhadap
medan magnet. Contoh :
robotika, kontrol otomatis, mesin ultra-presisi, inframerah, sinar elektron, sinar laser kontrol
scanning, shutter kamera, motor linear, sayap cerdas, sistem injeksi bahan bakar, mikro-
pompa, katup, sensor dan sebagainya.

Klasifikasi Material teknik ?

Material-material yang sering digunakan didalam masalah teknik di bagi menjadi 4 bagian
besar :

1. LOGAM

Logam yang digunakan sebagai bahan teknik terbagi menjadi 2 yaitu ;

1. logam berbahan dasar Fe (Ferro) atau besi


2. Logam yang tidak berbahan dasar Ferro (non Ferro)

Logam berbahan dasar Fe di bagi menjadi :

1. Baja

Baja adalah paduan antara Fe dan C (besi dan karbon), karbon maksimum dari baja adalah
2,1 %. Karbon didalam baja membentuk karbida besi (Fe3C atau sementit)

Berdasarkan komposisi kimia baja dapat di bagi :

Baja karbon :

@. Baja karbon rendah = %C < 0.2% contoh

@. Baja Karbon sedang = 0.2 > %C < 0.5

@. Baja karbon Sedang = %C > 0.5%

Baja Paduan:

Baja terdiri dari unsur Fe+C, tetapi dalam pembuatan baja tersebut ditambahkan unsur-unsur
paduan yang dapat mempengaruhi sifat-sifat dari baja tersebut. Unsur-unsur paduan yang
biasa ditambahkan dalam pembuatan baja seperti : Mn, Al, Ni, Cr, S, P, Mg, Si, dsb. Baja
paduan di bagi berdasarkan jumlah persentase unsur paduan yang di tambahkan
@ baja paduan rendah = apabila jumlah unsur paduannya < 5% , jumlah ini    tidak
merubah sifat baja secara luas.

@ baja paduan tinggi = apabila jumlah unsur paduannya >5%, jumlah ini akan
mempengaruhi sifat baja secara luas contoh : baja tahan karat dengan unsur paduan Cr >12%.

Berdasarkan Fungsi baja dapat dibagi :

- baja Konstruksi

- Baja Perkakas

- Baja Temperatur tinggi

2. Besi Cor

Besi cor terdiri dari Fe+C , Komposisi karbon pada besi cor di atas 2,1%. Karbon bebas dari
besi cor berupa Grafit yang memiliki sifat getas.

Dari bentuk grafit besi cor dapat dibagi menjadi :

-          Besi cor putih ( tidak memiliki grafit dan sifatnya hampir sama dengan baja karbon
tinggi)

-          Besi Cor Kelabu (grafit berbentuk pipih)

-          Besi cor nodular (grafit berbentuk bulat)

-          Besi cor maliable( grafit berbentuk bunga)

(Gambar struktur mikro besi cor dapat dilihat pada lampiran. red)

Sifat –sifat umum dari LOGAM

-          Konduktifitas listrik dan termal yang tinggi

-          Sifat-sifat mekanik (kekerasan dan kekuatan) umumnya tinggi

-          Masa Jenis relatif tinggi

-          Bersifat korosi

-          Warna yang khas dan tidak transparan

2. KERAMIK

Klasifikasi dari keramik :

1. Bahan ORGANIK bukan LOGAM;  Penggunaan dan pemakaiannya pada temperatur


tinggi
2. Bahan dari senyawa LOGAM; (oksida,barida, karbida,dan nitrida)

Penggunaan keramik biasanya untuk Isolator, komponen-komponen abrasif, dapat digunakan


sebagai lapisan penghalang termal contoh Batu Tahan Api (BTA)

Sifat-sifat umum dari Keramik

-          Keras dan getas

-          Kekuatan tarik rendah

-          Kekuatan Tekan Tinggi

-          Isolator yang baik

-          Tahan korosi

-          Tahan pada temperatur tinggi

3. POLIMER

Klasifikasi polimer dapat dibagi berdasarkan :

 Sumber atau asal

-          Alam : hewan, tumbuhan, dan mineral

-          Sintetis : hasil polimerisasi hasil polimer adisi

 Sifat termal

-          Termoplastik (selulosa, polisterin, Vinil)

-          Termoseting plastik (phenol, amino, furan, gemuk)

Sifat-sifat umum dari polimer

-          Ringan (masa jenis relatif rendah)

-          Tidak tahan temperatur tinggi

-          Kekuatan tarik rendah dan keuletan tinggi

-          Isolator yang baik

-          Modulus elastisitas rendah

[Link]
Merupakan gabungan dua jenis bahan atau lebih yang terdiri dari SERAT dan MATRIK,
digabung dengan konstruksi tertentu tanpa mengubah sifat-sifat bahan penyusunnya.

Jenis-jenis serat :

-          serat gelas

-          serat karbon

-          serat polimer

-          serat logam

Klasifikasi dari komposit tergantung kepada bahan-bahan penyusun seperti :

 Beton bertulang

matrik = pasir, semen, kerikil

serat = batang baja

 Pahat karbida

matrik = Perlit

serat = karbida besi ( sementit)

 pahat CERMET

matrik = Keramik

serat = logam

 Carbonex

matrik = Resin

serat = serat karbon

Anda mungkin juga menyukai