0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
344 tayangan8 halaman

Cerpen Singkat: Indahnya Persahabatan

Cerpen merupakan cerita pendek yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi. Terdapat berbagai jenis cerpen seperti tentang cinta, persahabatan, pendidikan, kehidupan sehari-hari, dan alam. Contoh cerpen singkat memberikan gambaran mengenai persahabatan antara Ani dan Lia, serta cerita lucu tentang Gareng dan Semar yang salah paham soal kartu ATM.

Diunggah oleh

Ahmad Kuswara
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
344 tayangan8 halaman

Cerpen Singkat: Indahnya Persahabatan

Cerpen merupakan cerita pendek yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi. Terdapat berbagai jenis cerpen seperti tentang cinta, persahabatan, pendidikan, kehidupan sehari-hari, dan alam. Contoh cerpen singkat memberikan gambaran mengenai persahabatan antara Ani dan Lia, serta cerita lucu tentang Gareng dan Semar yang salah paham soal kartu ATM.

Diunggah oleh

Ahmad Kuswara
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CERPEN

Cerpen atau cerita pendek merupakan sebuah cerita singkat mengenai suatu kejadian atau
peristiwa. Meski hanya sebuah cerita singkat namun terkadang cerpen dapat memberikan
inspirasi dan motivasi pada pembacanya. Banyak sekali contoh cerpen singkat yang
inspiratif, misalnya tentang kehidupan sehari-hari.
Bahkan ketika terjadi masalah hanya dengan membaca cerpen yang bermakna sudah bisa
mengobatinya. Mengapa demikian? Sebab meski hanya berbentuk cerita pendek, namun
cerpen dapat memberikan makna yang besar dalam kehidupan. Cerpen sendiri banyak
jenisnya, ada cerpen tentang cinta, agama, kehidupan, persahabatan serta lainnya.
Contoh Cerpen Singkat Tentang Persahabatan

Cerpen tentang persahabatan merupakan cerita pendek yang mengisahkan tentang sahabat.
Sebagai inspirasi untuk anda dan sahabat, maka berikut ini contoh cerpen singkat tentang
persahabatan.
Indahnya Berbagi Dengan Sahabat
Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung bagaimana untuk berangkat ke
sekolah. Ketika sedang memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar Ani,
lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.
Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya. Dalam teleponnya Lia mengatakan
bahwa ia akan menjemput Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana untuk
pergi ke sekolah.
Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah Ani bersama ayahnya
menggunakan mobil. Ani pun bergegas berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk
menemui Lia.
Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku tersebut pun masuk menuju
kelasnya. Istirahat pun tiba, keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar. Ketika
hendak membayar ternyata Lia lupa membawa dompet. Sehingga Ani sang sahabat
membayarkannya.
Contoh Cerpen Singkat Yang Lucu

Jangan Lihat Dari Belakang, Lihatlah Dari Depan


Siang itu Viktor dan Budi duduk di sebuah taman. Tak selang beberapa lama lewatlah
seorang berpakaian wanita dengan rambut panjang dan sepatu yang tinggi. Sontak keduanya
melihat ke arah wanita tersebut. Dan tentu saja keduanya memiliki keniatan untuk mengikuti
wanita tersebut.
Karena penasaran, keduanya pun mengikuti kemana wanita tersebut itu berjalan. Ternyata ia
berhenti pada sebuah cafe. Keduanya pun mengikutinya hingga masuk ke dalam. Namun
sayangnya tak menemukan wanita yang diikutinya.
Mereka pun mencari hingga ke lantai dua dalam cafe tersebut,  ternyata memang benar
wanita yang diikutinya tersebut ada di lantai dua.
Namun sayangnya keduanya tak memiliki keberanian untuk menegur sang wanita. Sehingga
mereka hanya mampu mendengarnya dari belakang. Hingga sangat lama, karena asa
penasaran yang begitu besar, maka Viktor pun memiliki keberanian untuk menyapa sang
wanita.
Dari belakang, Viktor pun menepuk pundak snag wanita sambil mengatakan “Hai”. Sang
wanita pun menoleh ke arah Viktor. Sontak Viktor pun kaget dengan wajah yang aman
sangat menyesal dan malu. Sebab wanita yang diikuti bersama Budi bukanlah wanita, namun
pria yang menyamar sebagai wanita.
Suatu hari Ali dan Indra sedang berbincang-bincang di pinggir lapangan saat istirahat sedang
berlangsung. Ali dan Indra berada di satu kelas yang sama yaitu kelas 12. Sudah satu minggu
teman mereka Andi tidak kunjung masuk.
Kabarnya Andi sedang sakit dan dirawat. Indra yang merupakan tetangga sebelah rumah
Andi pun sering ditanyakan bagaimana kabar Andi. Ali pun ikut menanyakan pada Indra,
“Ndra, keadaan Andi bagaimana? Sudah kembali dari rumah sakit belum?” Indra yang sudah
sering mendapatkan pertanyaan ini pun menjawab dengan nada lemas dan malas.
“Indra sudah meninggal, Li” kira-kira seperti itulah bunyi jawaban yang didengar oleh Ali.
Karena suara di pinggir lapangan terlalu kencang ternyata Ali salah mendengar.
“Apa Andi sudah meninggal Ndra?”
Lalu Indra menjawab dengan suara yang lebih kencang, “Sembarang kamu Ali. Maksud aku
Andi sudah mendingan bukan meninggal.”
“Oh.” Jawab Ali sambil tertawa karena terkejut setelah salah mendengar kabar kondisi Andi.
Si Gareng dan si Semar pergi ke pasar baru, senang membeli sepatu futsal dipasar tersebut. si
Gareng senang beli sepatu membuat dia skalian senang bayarin spatu termasuk membuat si
Semar. Setelah keliling2 di seputar pasar tersebut selanjutnya mereka berhenti di suatu toko
yang menjajakan sepatu futsal dan mereka mendapatkan sepatu yang diinginkan di toko
tersebut.
Merekapun telah sepakat dan deal tentang harga bersama si penjaja sepatu tersebut, untuk 2
gunakan sepatu dihargai Rp300.000,namun sesudah senang membayar ternyata duit cash
yang Gareng bawa hanya Rp 100 ribu. Kemudian si Gareng menyita inisiatif menyuruh
Semar ke ATM untuk ambil uangnya di atm. maka dikasihlah dompet si Gareng ke si Semar.
Gareng: “Mar!”
Semar: “Iya Reng, jadi gimana nih?”
Gareng: “Lo ke atm, terus ambilin duit 200 ribu aja di mesin itu pake kartu atm gue, lo tau
kan cara ambil duit di atm?”
Semar: “Ya bisalah, lo kira gue orang cupu, ngambil duit di atm aja gak tau huh! Jangan
ngeremehin gitulah.”
Gareng: “Yaudah nih bawa dompet gue, nanti ambil duitnya pake kartu gue. Terus kalo ada
apa-apa lo telpon gue. Buruan sana, gue enggak enak mirip abang penjualnya kalo kelamaan,
nanti dikira lagi pura-pura beli tapi enggak punya duit.”
Semar: “Oke gue berangkat, lo standby hp aja. Nanti gue telepon lo kalo duitnya udah gue
ambil ok boss?”
Gareng: “Yaudah sana berangkat, gue tungguin cepet!”
(Setelah 15 menit menunggu, tiba2 si Semar nelpon ke hp si Gareng).
Semar: “Reng, waduh celaka kita.”
Gareng: “Celaka gimana maksud lo?”
Semar: “Duit lo gak bisa diambil, kartu lo di tolak terus sama atm, gue udah nanya ke satpam,
katanya kartu lo tuh enggak bisa, bakalan keluar terus kalo masukin ke atm.
Gareng: “Ah masa sih, padahal kan gue baru aja ganti itu kartu. Masa gak bisa?”
Semar: “Duh gimana nih? Mending batalin aja beli sepatunya dan lo kabur diem-diem dari si
abang itu. Besok lo tanyain ke banknya kenapa kartunya ga bisa dipake.”
Gareng: “Emang kartunya yang mana yang lo masukin?”
Semar: “Itu tadi gue masukin kartu yang ada nama, tanggal lahir, alamat sama agama lo ke
mesin itu.”
Gareng: “Sampe taun jebot dan gajah bisa ngelahirin onta pun kagak bakal bisa, ktp kok buat
ambil duit di atm.”
Contoh Cerpen Singkat Tentang Pendidikan

Gunakan Waktumu untuk Belajar


Malam begitu cerah, bagi anak muda tentunya akan menghabiskan waktu untuk pergi keluar.
Namun tidak dengan Ani, ia menghabiskan malam minggu yang cerah untuk belajar, karena
keesokan harinya ada UAS.
Tak selang berapa lama terdengar suara telepon, ternyata dari Lia, ia ingin mengajak Ani
untuk bermain di luar. Namun Ani menolak untuk diajak, sebab ia lebih memilih untuk
belajar di rumah.
Keesokan harinya Ani bertemu Lia di sekolah. Lia mengatakan bahwa Ani pasti akan
menyesal karena ia tak ikut tadi malam untuk melihat konser.
UAS pun dimulai, ketika Ani dengan penuh semangat mengerjakan, Lia di pojokan
kebingungan menoleh sana-sini untuk mencari jawaban. Sebab ia tidak belajar sama sekali.
Contoh Cerpen Singkat Anak
Sore itu Dina dan Putri sedang bermain boneka bersama di taman bermain. Tak selang berapa
lama, Doni datang bersama Hari. Kedatangan keduanya pun ternyata hanya ingin menganggu
Dina dan Putri bermain. Tentunya saja kedanya marah dan meninggalkan Doni dan Hari.
Contoh Cerpen Singkat Yang Romantis

Malam minggu yang sangat cerah Ani datang ke sebuah restorant untuk memnuhi undangan
dari sang pancar yaitu Andi. Ternyata ketika sampai di tempat, Andi belum datang.
Dalam suasana yang romantis, di balik seorang yang bergitar ada seseorang yang bernyanyi.
Ternyata yang bernyanyi adalah Andi. Dengan suara halus dan lantang, Andi pun
menyatakan bahwa lagu romantis tersebut adalah untuk Ani sang kekasihnya.
Contoh Cerpen Singkat Tentang Agama
Sore itu menjelang maghrib hujan begitu deras. Hingga akhirnya adzan maghrib pun
terdengar. Pak Mamat tentu saja merasa bingung, sebab bagaimana cara ia pergi ke masjid
sedangkan ia tak punya payung.
Akhirnya pun ia nekat untuk menerobos hujan yang sangat deras demi mengikuti solat
maghrib berjamaah. Namun atas izin Allah, baru saja ia keluar dari pintu, ada pak Wawan
yang berjalan melewati rumahnya menggunakan payung hendak pergi ke masjid.
Pak Wawan pun tentu saja mengajak pak  mamat pergi bersama ke masjid untuk solat
berjamaah.
Contoh Cerpen Singkat Tentang Cinta

Siang itu Ani sedang mendengarkan musik di kamar. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu.
Tentu saja ia bergegas untuk membukakan pintu. Namun ternyata tak ada orang di luar.
Namun ia melihat ada kotak di depan pintu. Dengan penuh heran ia pun mengambil dan
masuk ke dalam rumah.
Ketika di buka ternyata isinya adalah boneka dan surat yang berisi “Aku tunggu kamu di
taman pinggir kota, sekarang juga”
Karena rasa penasaran, Ani pun datang ke taman kota. Ternyata yang mengundangnya adalah
Anton. Tak disangka, Anton pun bermaksud menembak Ani. Tentu saja Ani menerika
cintanya, sebab Anton merupakan pria yang ia sukai sejak SMA.
Contoh Cerpen Singkat Tentang Kehidupan
Tolong Menolong Sesama Tetangga
Pagi hari yang cerah Pak Mamat membaca koran di teras dan sang istri di dapur sedang
memasak. Kemudian datanglah Pak Hendri meminta bantuan Pak Mamat untuk
memasangkan televisi. Tentu saja pak mamat membatu pak Hendri dengan sepenuh hati
sebagai tetangganya.
Keesokan harinya pak mamat keluar menuju halaman. Ia sangat terkejut ternyata pohon di
depan rumahnya tumbang.  Karena ia tak bisa membersihkan sendiri, maka ia meminta
tolong pada Pak Hendri. Dan tentu saja pak Hendri dengan senang hati menolong pak Mamat.
Contoh Cerpen Singkat Tentang Alam

Pagi begitu cerah, burung-burung berterbangan di depan rumah Ani dengan kicauan yang
sangat merdu. Melihat taman bunga yang begitu indah, tergerak hati ani untuk menyiram
bunga. Dengan penuh semangat, Ani menyiram bunga sambil bernyanyi.
Tak selang berapa lama, ayah Ani pulang dari pasar. Ternyata sang ayah membawakan bunga
matahari kepada Ani. Tentu saja Ani merasa bahagia,, karena koleksi bunganya bertambah
satu. Ia pun menempatkan bunga matahari di deretan bunga paling depan.
Contoh Cerpen Singkat Motivasi Terbaik
Seperti Bunga dan Lebah
“Rif, berikan aku sebuah kisah untuk kujadikan pelajaran” ujar Risa tiba-tiba di sore hari
yang sejuk itu.
“Hmm, kisah apa ya? Aku bacakan sepenggal kisah tentang analogi Bunga dan Lebah, mau?”
jawabku yang berbalas anggukan penuh semangat dari Risa.
Seperti bunga dan lebah.
Ya, aku lebah dan ia bunganya. Atau mungkin sebaliknya. Aku tak peduli.
Simbiosis mutualisme, pikirku. Karena kami saling memberi, dan tanpa sadar saling
menerima.
Lalu aku mulai meminta lebih banyak. Dan otomatis ia memberi lebih banyak.
Begitu yang kami lakukan sebagai bunga dan lebah.
Tapi aku sadar.
Mungkin aku bunganya.
Objek yang tidak akan pernah bisa berpindah tempat, hanya menunggu untuk disinggahi
sesaat.
Ia lebahnya.
Hadir kala memang saatnya hadir. Pergi kala memang saatnya pergi.
Kala sang bunga menutup diri, berhenti untuk meminta, maka sunyi akan segera tercipta.
Sang lebah boleh pergi, mencari keindahan bunga yang lain.
Lalu sepi.
Risa menatapku dengan nanar, seraya berkata “Tuan Rifazi, sejak kapan kamu pandai
bercerita seperti ini?”.
“Sejak aku sadar, bahwa aku dan kamu hanya bisa sekedar menjadi teman, Nyonya Risa.
Aku-lah bunganya, dan tentu, kau lebahnya” ujarku, tentu saja hanya berani kusampaikan
dalam hati.

Anda mungkin juga menyukai