XIII.
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN GEOGRAFI SMA
A. Rasional Mata Pelajaran Geografi SMA
Sains membantu peserta didik menumbuhkan keingintahuannya
terhadap fenomena alam semesta yang terjadi. Keingintahuan ini dapat
memacu peserta didik untuk memahami bagaimana alam semesta
bekerja melalui pendekatan-pendekatan empiris yang dapat
dipertanggung jawabkan. Pemahaman ini dapat dimanfaatkan untuk
melakukan rekayasa sehingga tercipta teknologi yang dapat
menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat
dunia secara berkelanjutan. Prinsip-prinsip dasar metodologi ilmiah
dalam pembelajaran sains akan melatih sikap ilmiah yang melahirkan
kebijakan dalam diri peserta didik. Hal ini sesuai dengan konsep
Pelajar Pancasila tentang Bernalar kritis.
Geografi adalah salah satu cabang dari sains, yang mempelajari
hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-
peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secara fisik maupun
yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannya melalui
pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentingan
program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
Sementara Seminar dan lokakarya peningkatan kualitas pengajaran
geografi pada tahun 1988, mendefinisikan geografi sebagai ilmu yang
mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut
pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan.
Belajar ilmu geografi pada dasarnya dituntut untuk dapat meneliti,
menganalisis, menjelaskan, dan melukiskan tentang berbagai relasi
antara manusia dengan alam sekitarnya.
Gambar 1. Objek Studi Geografi, Peter Hagget (2001)
1
Elemen Deskripsi
interpretasi, dan triangulasi informasi.
5. Menarik Kesimpulan : Peserta didik
menjawab, mengukur dan mendeskripsikan
serta menjelaskan permasalahan yang ada
dengan memenuhi prosedur dan tahapan yang
ditetapkan.
6. Mengomunikasikan : Peserta didik
mengungkapkan seluruh hasil tahapan di atas
secara lisan dan tulisan dalam bentuk media
digital dan non-digital. Peserta didik lalu
mengomunikasikan hasil temuannya dengan
mempublikasikan hasil laporan dalam bentuk
presentasi digital dan atau non digital, dan
sebagainya.
7. Merefleksikan dan Merencanakan Proyek
Lanjutan Secara Kolaboratif : Peserta didik
mampu mengevaluasi pengalaman belajar yang
telah dilalui dan diharapkan dapat
merencanakan project lanjutan dengan
melibatkan lintas mata pelajaran secara
kolaboratif.
Pemahaman Geografi Elemen pemahaman konsep adalah elemen dimana
peserta didik mampu untuk mengidentifikasi,
memahami, mendeskripsikan, memanfaatkan dan
memaparkan konsep atau teori geografi sesuai
jenjang. Elemen pemahaman konten terdiri atas 5
komponen, yaitu:
1. Kewilayahan Negara Kesatuan Republik
Indonesia yaitu untuk mengetahui apa dan
bagaimana konsep atau pengetahuan geografi
baik geografi fisik maupun nonfisik.
2. Kebhinekaan yaitu bagaimana
mengembangkan kesadaran diri dan kesadaran
hidup di dunia yang beragam
3. Keterampilan melakukan penelitian atau
menggunakan alat bantu teknologi yaitu untuk
penguatan keterampilan geografi.
4. Berpikir kritis yaitu bagaimana menyusun
informasi dan pengetahuan menjadi sebuah
pengetahuan utuh (ideal).
5. Analisa keruangan, yaitu kemampuan
mentransfer ke dalam situasi atau konteks
yang berbeda
D. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Geografi Setiap Fase
1. Fase E (Umumnya untuk kelas X SMA)
Di Akhir kelas X atau fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi
dan memahami tentang Konsep Dasar Ilmu Geografi, Peta,
Penelitian Geografi dan Fenomena Geosfer, serta mampu membuat
265
pertanyaan tentang karakteristik wilayah Indonesia secara
fisik/sosial dan manfaatnya bagi kehidupan manusia,
mengidentifikasi dan mendeskripsikan serta mampu
mencari/mengolah informasi tentang keberagaman wilayah secara
fisik dan sosial, mampu membuat dan memanfaatkan peta serta
memaparkan fenomena alam dan sosial, mampu mendeskripsikan
dan menganalisa wilayah berdasarkan ilmu pengetahuan dasar
geografi, karakter fisik dan sosial wilayah (lokasi, keunikan,
distribusi, persamaan dan perbedaan, dan lain-lain)
Elemen Capaian Pembelajaran
Keterampilan Proses Pada akhir fase, peserta didik trampil dalam
membaca dan menuliskan tentang Konsep
Dasar Ilmu Geografi, Peta, Penelitian Geografi
dan Fenomena Geosfer. Peserta didik mampu
menyampaikan, mengomunikasikan ide antar
mereka, dan mampu bekerja secara kelompok
atau pun mandiri dengan alat bantu hasil
produk sendiri berupa peta atau alat
pembelajaran lainnya.
Pemahaman Konsep Pada akhir fase, peserta didik mampu
mengidentifikasi, memahami, berpikir kritis dan
menganalisa secara keruangan tentang Konsep
Dasar Ilmu Geografi, Peta, Penelitian Geografi
dan Lingkungan Geosfer, memaparkan ide, dan
mempublikasikannya di kelas atau pun media
lain.
2. Fase F (Umumnya untuk kelas XI dan XII SMA)
Pada akhir kelas XII, peserta didik mampu mengembangkan dan
menganalisis pertanyaan tentang karakteristik wilayah dengan
aktivitas tertentu akibat perubahan fisik dan sosial, berupa posisi
strategis, sumberdaya alam atau pun kebencanaan wilayah di
Indonesia, mencari, memahami dan mengolah informasi
karakteristik wilayah serta menganalisisnya terhadap aktivitas
tertentu akibat perubahan fisik dan sosial berdasarkan pengamatan
terencana dan penggunaan peta, melalui pengamatan, kegiatan
penelitian sederhana, mampu menganalisa dan memprediksi
perubahan kondisi alam dan sosial serta membuat produk dan
memaparkannya tentang wilayah berupa keunggulan posisi
strategis, sumberdaya alam atau pun kebencanaan wilayah di
Indonesia dengan memanfaatkan peta (tabel, data dan lain-lain)
dan pemanfaatan teknologi SIG, mampu menganalisa dan
memprediksi ide solusi perkembangan wilayah, posisi strategis,
266
sumberdaya dan kebencanaan di Indonesia, mampu
menganalisa data spasial dan numerik yang diperoleh
dari berbagai metode, menjelaskan pengaruh letak
astronomis, geologis, dan geografis Indonesia,
pemanfaatan sumberdaya dan kebencanaan serta
mempublikasikannya. Peserta didik mampu
menganalis perkembangan desa kota dalam konteks
perkembangan wilayah dan kerjasama antar wilayah
dalam bentuk projek terencana, mampu menganalisa
data spasial dan numerik yang diperoleh dari berbagai
metode, menjelaskan pengaruh pengembangan
wilayah Indonesia dan kerjasama dengan negara-
negara di sekitar atau dunia
Elemen Capaian Pembelajaran
Keterampilan Proses Pada akhir fase, peserta didik terampil dalam membaca
dan menuliskan tentang Posisi Strategis, Pola
Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia,
Kebencanaan dan Lingkungan Hidup, Kewilayahan dan
Pembangunan, serta Kerjasama antar Wilayah. Peserta
didik mampu menyampaikan mengkomunikasikan ide
antar mereka, dan mampu bekerja secara kelompok
atau pun mandiri dengan alat bantu hasil produk
sendiri berupa peta atau alat pembelajaran.
Pemahaman Konsep Pada akhir fase, peserta didik mampu mengidentifikasi,
memahami, berpikir kritis dan menganalisis secara
keruangan tentang Posisi Strategis, Pola
Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia,
Kebencanaan dan Lingkungan Hidup, Kewilayahan dan
Pembangunan, serta Kerjasama antar Wilayah,
memaparkan ide, dan mempublikasikannya
267