0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
140 tayangan3 halaman

Pembelajaran Kontekstual dan Kolaboratif

Dokumen ini membahas tentang proses pembelajaran di kelas yang sudah berjalan dengan baik dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi peserta didik. Guru dan sekolah aktif melibatkan orang tua murid dan masyarakat sekitar dalam proses pembelajaran, seperti memberikan sosialisasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
140 tayangan3 halaman

Pembelajaran Kontekstual dan Kolaboratif

Dokumen ini membahas tentang proses pembelajaran di kelas yang sudah berjalan dengan baik dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi peserta didik. Guru dan sekolah aktif melibatkan orang tua murid dan masyarakat sekitar dalam proses pembelajaran, seperti memberikan sosialisasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Arya Aqshal Prasetya

Nim : A9123239

TOPIK 4 – DEMONSTRASI KONTEKSTUAL

1. Bagaimana berlangsungnya proses pembelajaran di dalam kelas? Apakah sudah memenuhi kebutuhan
peserta didik akan lingkungan belajar yang aman dan nyaman? Jelaskan.
Proses pembelajaran di dalam kelas sudah berlangsung dengan tertib, guru sudah menyesuaikan kegiatan
pembelajaran disesuaikan dengan perkembangan usia peserta didik. Selain itu, peserta didik juga mampu
mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan antusias bisa dilihat dari adanya proses timbal balik
antara guru dengan peserta didik maupun antar peserta didik lainnya sehingga proses pembelajaran di
kelas sudah memenuhi kebutuhan peserta didik akan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

2. Seberapa besar peran guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman ketika proses
pembelajaran berlangsung? Berikan contohnya!
Peran guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sudah terlihat ketika proses
pembelajaran berlangsung. Guru memberikan pembiasaan kepada peserta didik untuk peduli terhadap
lingkungan dilihat dari : membuang sampah pada tempatnya, merapikan meja dan kursi sebelum
pembelajaran berlangsung, menyirami tanaman disekitar sekolah. Setelah proses pembelajaran selesai,
peserta didik yang mempunyai tugas untuk piket kelas selalu membersihkan kelas mulai dari menyapu
sampai menata meja dan kursinya. Karena ketika ruang kelas bersih dan rapi akan menciptakan proses
belajar mengajar yang aman dan nyaman bagi guru maupun peserta didik.

3. Apakah guru mengkomunikasikan kepada orang tua hal-hal apa saja yang terjadi selama proses
pembelajaran di dalam kelas? Bagaimana cara mengkomunikasikannya?
Guru sudah mengkomunikasikan hal-hal yang terjadi selama proses pembelajaran di dalam kelas kepada
orang tua, baik secara langsung maupun via chat atau telepon. Guru biasanya memberikan kabar melalui
pesan WhatsApp, lalu jika diperlukan tindak lanjut guru akan mengajak orang tua berdiskusi secara
langsung. Selain itu sekolah juga memfasilitasi dengan adanya pertemuan ketika pengambilan raport,
rapat pleno, dan pertemuan antar wali kelas dengan wali murid.

4. Apakah guru atau pihak sekolah melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitar selama proses
pembelajaran? Jika ya, apakah peran masyarakat dalam proses pembelajaran tersebut? Jika tidak, apakah
yang menjadi alasan guru atau pihak sekolah tidak melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitar?
Guru dan pihak sekolah sudah melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitar selama
proses pembelajaran, pihak sekolah melibatkan masyarakat dalam proses pembelajaran
seperti saat kegiatan menjelang idul fitri. Anak-anak memberikan zakat fitrah untuk
masyarakat sekitar yang kurang mampu. Pada kegiatan proyek P5 guru dan masyarakat
berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan seperti gelar karya dan pentas seni.
Masyarakat bisa melihat hiburan dari peserta didik, dan juga bisa berwirausaha pada
kegiatan tersebut. Terkadang juga berkolaborasi dengan kepolisian untuk memberikan
pemahamankepada peserta didik tentang tata tertib berlalu lintas dan stop bulliying.

5. Buatlah skenario pembelajaran secara singkat dengan melibatkan keikutsertaan keluarga


dan masyarakatdalam membentuk karakter disiplin positif dan menciptakan lingkungan
belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
- Skenario pembelajaran : Membentuk karakter disiplin positif dan menciptakan
lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
- Tujuan pembelajaran :
1. Membentuk karakter disiplin positif kepada peserta didik
2. Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman
- Langkah kegiatan :
1. Kegiatan pembuka :
➢ Membentuk kesadaran
a. Melakukan pertemuan dengan wali murid
b. Memberikan sosialisasi tentang pentingnya penanaman karakter
kepada peserta didik,khususnya karakter disiplin
c. Memberikan pemahaman tentang lingkungan belajar yang aman dan
nyaman
➢ Penanaman karakter
a. Guru berkolaborasi dengan orang tua peserta didik untuk menanamkan
karakter disiplinkepada anak
b. Guru, wali murid, masyarakat menciptakan lingkungan belajar yang
aman dan nyaman
2. Kegiatan inti :
➢ Penguatan kolaborasi antara guru, keluarga peserta didik, dan masyarakat
a. Menyelenggarakan pertemuan rutin dengan orang tua dan guru
untuk memantauperkembangan karakter peserta didik.
b. Melakukan pencegahan seperti sosialisasi anti bulliying.
3. Kegiatan penutup :
➢ Evaluasi dan umpan balik
a. Menilai keberhasilan penanaman karakter disiplin kepada peserta didik
b. Melakukan evaluasi tentang keefektifan program penanaman
karakter dan penciptaanlingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Anda mungkin juga menyukai