TUGAS TUTORIAL KE-1
Fakultas : Fakultas Ilmu Pendidikan Sumber Soal
Program Studi : PG PAUD
Kode/Nama : PAUD4404 Kode MK & Nomor
Mata Kuliah Pengembangan Kecerdasan Nomor Modul KB
Majemuk
Penulis : Reni Sulistina, M. Pd. / IAIN PAUD4404 KB 1
Soal/Institusi Tulungagung Modul 1, 2,3,4 modul 1
Penelaah : Dra. Aini Indriasih, M. Pd. / Modul 1,2,
Soal/Institusi Universitas Terbuka Modul 1 dan 3
Tahun : 2021 Modul 1 dan 4
Penulisan Modul 1, 2, 3, dan 4
Butir Soal No. : 1-5
Skor Maks : 100
Capaian Pembelajaran:
1. Menjelaskan kecerdasan linguistik-verbal, matematis-logis, dan visual-spasial pada
AUD
2. Mencontohkan pengembangan kecerdasan linguistik-verbal pada AUD
3. Mencontohkan pengembangan kecerdasan matematis-logis pada AUD
4. Menemukan kendala dan solusi menstimulasi kecerdasan visual-spasial pada AUD
5. Merancang pengembangan kecerdasan linguistik-verbal, matematis-logis, dan visual-
spasial pada AUD
Indikator :
1. Mahasiswa mampu menjelaskan kecerdasan linguistik-verbal, matematis-logis, dan
visual-spasial pada AUD
2. Mahasiswa mampu mencontohkan cara mengembangkan kecerdasan linguistik-
verbal pada AUD
3. Mahasiswa mampu mencontohkan cara mengembangkan kecerdasan matematis-
logis pada AUD
4. Mahasiswa mampu menemukan kendala dalam menstimulasi kecerdasan visual-
spasial pada AUD
5. Mahasiswa mampu menemukan solusi untuk menstimulasi kecerdasan visual-
spasial pada AUD
6. Mahasiswa mampu merancang kegiatan pengembangan kecerdasan linguistik-
verbal pada AUD
7. Mahasiswa mampu merancang kegiatan pengembangan kecerdasan matematis-logis
pada AUD
8. Mahasiswa mampu merancang kegiatan pengembangan kecerdasan visual-spasial
pada AUD
1. Jelaskan pengertian dari kecerdasan linguistik-verbal, matematis-logis, dan visual-
spasial!
2. Bagaimanakah cara Anda sebagai pendidik PAUD dalam mengembangkan kecerdasan
linguistik-verbal terhadap anak yang cenderung pemalu!
3. Bagaimanakah cara Anda sebagai pendidik PAUD menciptakan suasana bermai yang
menyenangkan dan menarik dalam menstimulasi kecerdasan matematis-logis untuk
anak PAUD?
4. Bagaimana cara Anda sebagai pendidik PAUD menemukan kendala kecerdasan
visual-spasial di kelas dan jelaskan solusi terhadap kendala tersebut?
5. Buatlah rancangan kegiatan pembelajaran pada anak usia 4-5 tahun untuk
menstimulasi kecerdasan visual-spasial !
JAWABAN:
1. Kecerdasan majemuk linguistic-verbal melibatkan kemampuan berbahasa melalui membaca,
menulis, berbicara, memahami urutan dan makna dari kata-kata, serta menggunakan bahasa dengan
benar. Anak yang memiliki kecerdasan ini kuat dalam bidang bahasa, mudah mengingat informasi
verbal dan tertulis, suka menulis dan membaca, jago debat dan pidato, suka melontarkan humor, dan
bisa menjelaskan sesuatu dengan baik.
-Kecerdasan majemuk Matematis-Logis Kecerdasan dalam mengolah angka, matematika dan logika
untuk menemukan dan memahami berbagai pola, seperti pola pikir, pola visual, pola jumlah, atau
pola warna..
-Kecerdasan majemuk visual-spasial. Anak dengan tipe kecerdasan majemuk ini mengandalkan
imajinasi dan senang dengan bentuk, gambar, pola, desain, serta tekstur. Kemampuan spasial-visual
Si Kecil dapat diasah dengan menggambar, melukis, membangun sesuatu, bermain warna, bermain
puzzle, dan bermain lilin- lilinan. Kemampuan spasial-visual dimiliki oleh arsitek, pelukis, seniman,
dan
desainer. Penelitian menunjukkan bahwa, anak yang dilatih untuk mengembangkan spasial-visual
memiliki kemampuan mengingat (memori) dan penalaran logika yang baik. 2 Bagaimanaka
2. Stimulus dari lingkungan sangatlah berpengaruh besar pada kemampuan otak anak yang
pada akhirnya, akan mempengaruhi keterampilan anak dalam mengolah kata- kata dan
berbicara. Anak yang cenderung pendiam biasanya karena Kurangnya ajakan komunikasi dari
kecil sehingga berdampak pada kurangnya kemampuan berbahasa seorang anak untuk itu
guru dapat melakukan suatu kegiatan yang dapat memicu anak untuk berkomunikasi seperti
pada kegiatan bercerita atau Tanya jawab dengan teman sebaya.
3. Untuk memicu kecerdasan logis-matematis pada anak, dapat
dilakukan dengan permainan analisis, berhitung, pergi ke museum ilmu
pengetahuan dan sains, misalnya planetarium
4. Yang menjadi kendala adalah minat anak. Hal ini biasa sterjadi pada
anak yang kurang memiliki bakat dalam imajinasi untuk itu guru dapat
melakukan serangkaian kegiatan yang dapat memicu anak untuk
berpartisipasi aktif dan mengembangkan daya pikirnya melalui visual