LEMBAR JAWABAN TUGAS TTM
TUGAS : 1
MATA KULIAH : PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI SD
Nama Mahasiswa : Abdurahman Alwana
NIM : 857333701
Kode/Nama MK : PDGK4204/Pendidikan Bahasa Indonesia di SD Smt : 7A
1. Bahasa adalah salah satu dari sejumlah sistem makna yang secara bersama-sama
membentuk budaya manusia (Halliday dan Hasan,1991), apapun rumusan yang telah
dibuat oleh para ahli mengenai pengertian konsep bahasa, pada dasarnya konsep bahasa
memiliki karakteristik. Jelaskan karakteritik bahasa tersebut!
Jawaban :
Konsep bahasa memiliki karakteristik penting yang menjadikannya sebagai alat
komunikasi utama manusia. Berikut adalah beberapa karakteristik utama konsep
bahasa:
- Arbitrer: Bahasa bersifat arbitrer, yang berarti bahwa hubungan antara bunyi atau
bentuk kata dengan makna yang diwakilinya bersifat sewenang-wenang. Misalnya,
kata "meja" dalam bahasa Indonesia merujuk pada benda tertentu, tetapi dalam bahasa
lain mungkin disebut dengan kata yang berbeda.
- Konvensional: Bahasa didasarkan pada kesepakatan bersama atau konvensi dalam
suatu komunitas bahasa. Makna kata atau aturan tata bahasa yang digunakan diterima
dan dipahami oleh kelompok pengguna bahasa tersebut, sehingga komunikasi dapat
berjalan lancar.
- Dinamis: Bahasa selalu berkembang dan berubah seiring waktu. Perkembangan
budaya, teknologi, dan interaksi sosial mendorong munculnya kata-kata baru atau
perubahan makna pada kata lama. Misalnya, banyak kata baru muncul dalam bahasa
Indonesia untuk menyesuaikan perkembangan teknologi seperti "unduh" atau
"swafoto."
- Produktif: Bahasa memungkinkan pembentukan kalimat atau pernyataan baru tanpa
batas. Dengan menggunakan aturan tata bahasa dan kosakata yang ada, pengguna
bahasa dapat menghasilkan kalimat-kalimat baru yang belum pernah mereka ucapkan
sebelumnya.
- Sistematis: Bahasa memiliki struktur dan sistem yang terorganisasi, terdiri dari aturan
tata bahasa yang mengatur cara menyusun kata menjadi frasa, kalimat, dan wacana.
Hal ini membuat bahasa dapat dipelajari dan digunakan dengan pola-pola tertentu.
- Unik: Setiap bahasa memiliki ciri khas atau keunikan tersendiri, baik dalam hal bunyi,
kosakata, maupun tata bahasa. Misalnya, beberapa bahasa memiliki bunyi atau struktur
gramatikal yang tidak terdapat dalam bahasa lain.
- Bersifat Simbolik: Bahasa menggunakan simbol, baik dalam bentuk bunyi maupun
tulisan, untuk mewakili gagasan, objek, atau perasaan. Simbol-simbol ini memiliki
makna tertentu yang dimengerti oleh pengguna bahasa tersebut.
2. Pemerolehan bahasa setiap anak berbeda-beda, jelaskan teori tentang pemerolehan
bahasa pertama dan kedua!
Jawaban :
Teori Pemerolehan Bahasa Pertama (First Language Acquisition)
Pemerolehan bahasa pertama adalah proses di mana anak-anak belajar bahasa pertama
mereka, biasanya bahasa yang digunakan di lingkungan mereka. Beberapa teori utama
dalam pemerolehan bahasa pertama adalah:
- Teori Nativisme:
o Dipelopori oleh Noam Chomsky, teori ini menyatakan bahwa manusia
dilahirkan dengan kemampuan bawaan untuk belajar bahasa. Chomsky
memperkenalkan konsep Language Acquisition Device (LAD), yaitu
mekanisme mental yang membantu anak-anak memahami dan
menghasilkan bahasa.
- Teori Behaviorisme:
o Diperkenalkan oleh B.F. Skinner, teori ini berpendapat bahwa anak-anak
belajar bahasa melalui proses pembelajaran yang melibatkan penguatan
(reinforcement). Mereka meniru dan mendapatkan umpan balik dari orang
dewasa di sekitar mereka.
- Teori Konstruktivisme:
o Teori ini menekankan peran aktif anak dalam proses belajar. Anak-anak
tidak hanya meniru tetapi juga membangun pemahaman mereka sendiri
tentang bahasa melalui interaksi sosial dan pengalaman.
- Teori Interaksionisme:
o Teori ini, yang dipromosikan oleh peneliti seperti Lev Vygotsky, menyoroti
pentingnya interaksi sosial dalam pemerolehan bahasa. Bahasa dipelajari
melalui komunikasi dengan orang lain, dan konteks sosial sangat
berpengaruh.
Teori Pemerolehan Bahasa Kedua (Second Language Acquisition)
Pemerolehan bahasa kedua merujuk pada proses di mana seseorang belajar bahasa
selain bahasa ibu mereka. Beberapa teori utama dalam pemerolehan bahasa kedua
meliputi:
- Teori Input:
o Dikenalkan oleh Stephen Krashen, teori ini menyatakan bahwa seseorang
belajar bahasa kedua melalui input yang dapat dipahami (comprehensible
input), yaitu bahasa yang sedikit lebih sulit dari tingkat kemampuan mereka
saat ini.
- Teori Pengolahan:
o Teori ini berfokus pada bagaimana individu memproses informasi bahasa.
Ini mencakup perhatian, memori, dan strategi belajar yang digunakan saat
menghadapi bahasa kedua.
- Teori Interlanguage:
o Diperkenalkan oleh Larry Selinker, konsep ini menjelaskan bahwa selama
proses pemerolehan bahasa kedua, pelajar mengembangkan sistem bahasa
sementara yang disebut interlanguage, yang mencerminkan kemajuan dan
kesalahan dalam penggunaan bahasa.
- Teori Akomodasi:
o Teori ini menyoroti pentingnya penyesuaian yang dilakukan pelajar dalam
komunikasi, baik dengan menyesuaikan gaya berbicara mereka atau
mengadaptasi struktur bahasa agar lebih sesuai dengan konteks dan lawan
bicara.
3. Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal, maka guru dituntut untuk memilih
dan melakukan teknik pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan
kondisi psikologis peserta didik. Pada pembelajaran bahasa pun, guru dapat melakukan
berbagai macam teknik pembelajaran. Jelaskan hakikat teknik dalam pembelajaran
bahasa!
Jawaban :
Teknik dalam pembelajaran bahasa merujuk pada metode dan strategi yang digunakan
untuk mengajarkan bahasa secara efektif. Hakikat teknik ini meliputi beberapa aspek
penting:
- Pendekatan Praktis:
o Teknik pembelajaran bahasa harus praktis dan aplikatif, memungkinkan
siswa untuk langsung menggunakan bahasa dalam konteks nyata. Ini dapat
mencakup simulasi, permainan peran, dan aktivitas interaktif lainnya.
- Fokus pada Keterampilan Berbahasa:
o Teknik yang baik harus memperhatikan empat keterampilan berbahasa:
mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Penggunaan teknik yang
bervariasi dapat membantu siswa mengembangkan semua keterampilan ini
secara seimbang.
- Adaptasi terhadap Kebutuhan Siswa:
o Setiap siswa memiliki gaya belajar dan kebutuhan yang berbeda. Teknik
yang digunakan harus fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakteristik
dan kemampuan siswa, baik itu di kelas formal maupun informal.
- Interaksi dan Kolaborasi:
o Pembelajaran bahasa seringkali lebih efektif ketika melibatkan interaksi
antara siswa. Teknik yang mendorong kolaborasi, seperti diskusi kelompok
atau proyek bersama, dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa.
- Penggunaan Teknologi:
o Dalam era digital, teknik pembelajaran bahasa juga melibatkan penggunaan
teknologi, seperti aplikasi pembelajaran, video, dan platform online. Ini
memberikan akses yang lebih luas dan sumber daya yang beragam bagi
siswa.
- Pemberian Umpan Balik:
o Teknik yang baik juga mencakup cara memberikan umpan balik yang
konstruktif. Umpan balik ini penting untuk membantu siswa memahami
kesalahan mereka dan memperbaiki penggunaan bahasa mereka.
- Motivasi dan Keterlibatan:
o Teknik yang menarik dan menyenangkan dapat meningkatkan motivasi
siswa. Penggunaan permainan, aktivitas kreatif, dan tema yang relevan
dapat membuat proses pembelajaran lebih menarik.
- Pembelajaran Kontekstual:
o Teknik yang efektif biasanya mengaitkan pembelajaran bahasa dengan
konteks budaya dan sosial. Memahami konteks penggunaan bahasa
membantu siswa untuk lebih menghargai dan menggunakan bahasa secara
tepat.
4. Pembelajaran bahasa Indonesia dapat dilaksanakan secara terpadu lintas materi dan
terpadu lintas kurikulum. Jelaskan yang dimaksud dengan pernyataan tersebut!
Jawaban :
Pembelajaran Bahasa Indonesia Terpadu Lintas Materi
Pembelajaran terpadu lintas materi adalah pendekatan di mana pengajaran bahasa
Indonesia dikaitkan dengan mata pelajaran lain. Ini memungkinkan siswa untuk
mengaitkan pengetahuan dan keterampilan bahasa dengan konteks yang lebih luas.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Terpadu Lintas Kurikulum
Pembelajaran terpadu lintas kurikulum adalah pendekatan yang mengintegrasikan
bahasa Indonesia dengan berbagai kurikulum pendidikan yang ada. Ini berarti bahasa
Indonesia tidak hanya diajarkan sebagai mata pelajaran terpisah, tetapi juga dilibatkan
dalam kurikulum yang lebih luas.
5. Empat aspek keterampilan berbahasa Indonesia haruslah dapat diterapkan pada setiap
pembelajaran bahasa Indonesia. Dapatkah aspek membaca, menulis dipadukan dengan
aspek sastra? Coba anda beri contoh materi pokok pembelajarannya berikut hasil
belajar yang diharapkan!
Jawaban :
Pemaduan Aspek Membaca dan Menulis dengan Aspek Sastra
Pemaduan aspek membaca dan menulis dengan aspek sastra berarti mengintegrasikan
keterampilan membaca dan menulis dengan pengajaran sastra. Ini melibatkan
penggunaan teks sastra sebagai bahan bacaan dan penulisan untuk mengembangkan
keterampilan bahasa siswa, sekaligus memperkenalkan mereka pada karya sastra.
Contoh Materi Pokok Pembelajaran
1. Membaca Cerita Pendek
o Materi: Memahami tema, karakter, dan alur cerita dari sebuah cerita pendek
karya pengarang Indonesia.
o Aktivitas: Diskusi kelompok tentang karakter dan konflik dalam cerita;
analisis tema yang diangkat.
o Hasil Belajar yang Diharapkan: Siswa mampu mengidentifikasi dan
menjelaskan tema, karakter, dan alur dalam cerita pendek yang dibaca.