Rencana Pengembangan Sekolah Ideal
Rencana Pengembangan Sekolah Ideal
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh berbagai komponen yang saling
berkaitan. Komponen-komponen tersebut antara lain, pendidik, peserta didik, kurikulum,
sumber belajar, media pembelajaran, sarana prasarana. Komponen-komponen tersebut
merupakan suatu sistem, artinya antara komponen yang satu dengan komponen lainnya
saling mendukung, saling ketergantungan. Jika komponen yang satu terpenuhi tetapi
komponen yang lainnya tidak, maka keberhasilan pendidikan tidak akan tercapai.
Kondisi pendidikan saat ini masih jauh dari yang diharapkan karena komponen
pendukungnya masih kekurangan. Oleh karena itu harus ada upaya konkrit dari berbagai
pihak untuk mengatasinya. Pihak-pihak yang terkait dan bertanggung jawab terhadap
pendidikan menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan
nasional meliputi pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Ketiga pihak penanggung jawab
pendidikan tersebut harus mampu membuat inovasi pendidikan yang saat ini cenderung
masih banyak kekurangan mwenjadi sekolah maju dan ideal.
Pemerintah sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab terhadap pendidikan
sedang berusaha membuat inovasi pendidikan dengan lahirnya Peraturan Pemerintah
Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lingkup standar nasional
pendidikan mencakup (1) stndar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4)
standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana prasarana, (6) standar
pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.
Sekolah sebagai bagian dari pemerintah berkewajiban untuk mendukung dan
merealisasikan PP Nomor 19 tahun 2005 tersebut. Untuk mewujudkan harapan tersebut
kini SD Negeri Margamulya menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) sebagai
upaya nyata menuju sekolah masa mendatang yang ideal sebagaimana yang diharapkan.
B. Landasan Hukum
1. UU RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan nasional.
2. PPRI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendiknas Nomor 13 tentang Tugas pokok dan fungsi Kepala Sekolah.
4. Keputusan Rapat Komite Sekolah.
C. Tujuan Penulisan
Tujuan dari penyusunan Rencana Pengembangan Madrasah ini antara lain senagai berikut:
1. Sebagai upaya untuk mendeskripsikan keadaan MTs. Taswirul Afkar saat ini
2. Sebagai upaya untuk mendeskripsikan madrasah masa mendatang yang ideal.
Sebagai pedoman untuk mengembangkan madrasah sesuai dengan visi dan misi.
3. Sebagai pemberi arah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
D. Tahapan Penyusunan
BAB II
TUJUAN SEKOLAH
A. Visi
Visi MTs. Taswirul Akar Surabaya :
” Terwujudnya peserta didik yang berakhlakul karimah dan unggul dalam
prestasi ”
B. MISI
Misi SD Negeri Margamulya :
1. Menumbuhkan kesadaran dan penghayatan terhadap pengamalan Agama
2. Mendorong dan menumbuhkembangkan semangat berprestasi
3. Optimalisasi pembelajaran yang aktif, inopatif, kreatif, efektif dan
menyenangkan
4. Optimalisasi kegiatan ekstarkurikuler sesuai minat dan bakat siswa
5. Menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sebagai komunitas pembelajaran
6. Menciptakan managemen sekolah yang terbuka dan demokratis
C. Tujuan
Tujuan SD Negeri Margamulya :
1. Semua warga sekolah bertanggung jawab atas tugas pokok dan fungsinya.
2. Kualitas akademis menunjukkan prestasi yang memuaskan.
3. Kualitas nonakademis dimiliki siswa sebagai life skill.
4. Kualitas keimanan warga sekolah dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
5. Lingkungan sekolah tertata rapih, sehingga warga sekolah merasa aman dan nyaman.
D. Sasaran
1. Meningkatnya kesadaran rasa tanggung jawab warga sekolah sesuai dengan tugas pokok
dan fungsinya.
2. Meningkatnya profesionalisme guru sehingga kualitas akademik menunjukkan prestasi yang
memuaskan.
3. Meningkatnya prestasi nonakademis selaras dengan minat dan bakat siswa.
4. Meningkatnya pembentukan karakter siswa sehingga memiliki budi pekerti, sikap dan
prilaku yang terpuji.
5. Meningkatnya penataan lingkungan sekolah yang asri, nyaman serta bermanfaat multi
fungsi bagi warga sekolah.
E. Program Strategis
1. Seluruh warga sekolah wajib melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
2. Peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran.
3. Pengembangan bakat minat siswa dijadikan life skill dan prestasi.
4. Membudayakan nuansa Islami selama di sekolah, keluarga dan masyarakat.
5. Menciptakan suasana lingkungan yang nyaman dan asri
b. Fungsi Kelembagaan
1) Faktor Internal a) Ada
a) Team sekolah b) Dibuat a) Ada
b) Job Description c) Dilaksanakan b) Ada
c) Sosialisasi d) Dilaksanakan c) Dilaksanakan
d) Pertemuan stakeholder periodik d) Belum Periodik
e) Penyusunan Renta dan e) Dilaksanakan e) Dijadwalkan
Renop f) Terlaksana f) terlaksana
f) Pengendalian program periodik g) Dibuat periodic
a. Pelaporan g) Dibuat periodik
a) siap
2) Faktor Eksternal a) siap
a) Kesiapan Komite
Sekolah dan a) Tersedia
stakeholder b) Belum
c. Fungsi Sarana dan a) Tersedia memadai
Prasarana b) Tersedia
1) Faktor Internal : a) Belum
a) Tempat pertemuan memadai
b) ATK a) ada dan memadaib) Belum
d. Fungsi Keuangan b) tersedia dan memadai
1) Faktor Internal : memadai a) Tidak memadai
a) dana b) Tidak
b) Alokasi anggaran a) Ada dan memadai
b) Ada dan memadai
2) Faktor Eksternal
a) Dukungan dari orang tua
siswa
b) Dukungan dari
pemerintah
b. Pemecahan masalah:
Hasil analisis SWOT pada sasaran 1 didapat beberapa masalah sesuai dengan kondisi nyata
tingkat kesiapan faktor, maka alternatif pemecahan masalah untuk sasaran 1 adalah:
1) Penyampaian informasi kepada guru, siswa, dan orang tua siswa tentang rencana
pengembangan sekolah
2) Pengkajian Panduan Penyusunan Rencana Strategis dan Rencana Operasional
3) Menganalisa Rencana Strategis dan Rencana Operasional yang sesuai dengan kebutuhan
yang perlu dikembangkan
4) Inovasi manajemen sekolah dengan berorientasi secara menyeluruh kepada manajemen
berbasis sekolah
5) Pembuatan dan penyusunan monitoring dan evaluasi program
6) Sosialisasi pada seluruh warga sekolah dan orang tua siswa
Sasaran 2 :
Melalui Profesionalitas, kualitas Akademis seluruh mata pelajaran menunjukkan prestasi
yang memuaskan
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
Pendukung PBM
1. Faktor Internal
a. Penggunaan metoda Bervariasi Cukup Siap
pembelajaran bervariasi
Guru mampu
b. Pemberdayaan siswa memberdayakan Guru cukup
siswa mampu
Tidak memadai
a) Memadai
b) Memadai
b. Pemecahan masalah:
Agar fakor-faktor yang tidak siap sesuai kondisi nyata maka alternatif pemecahan persoalan
pada sasaran 2 adalah sebagai berikut :
1) Pengadaan fasilitas pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2004
2) Peningkatan metoda pembelajaran yang mengarah pada kompetensi
3) Penataan ruang belajar sesuai standar kelayakan
4) Pemberdayaan perpustakaan sekolah
5) Pengadaan sarana prasarana
6) Monitoring dan evaluasi
Sasaran 3 :
Prestasi di bidang non akademis meningkat selaras dengan minat dan bakat siswa
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
a. Fungsi Siswa
1) Faktor Internal
a) Jumlah siswa tiap a) merata a) Kurang
ekstrakulikuler b) Tinggi b) Tinggi
b) Motivasi siswa c) Tinggi c) Kurang
c) Latar belakang/ minat siswa tiap
ekstrakulikuler d) Sesuai d) Kurang
d) Bakat e) Sesuai e) Kurang
e) Postur tubuh
2) Faktor Eksternal a) Tinggi a) Cukup tinggi
a) Dukungan orang tua b) Tinggi b) Kurang
b) Dukungan Lingkungan c) Tinggi c) Kurang
c) Dukungan instansi terkait
b. Fungsi Pendukung :
Ketenagaan a) Memadai a) cukup
1) Faktor Internal memadai
a. Jumlah pelatih b) 80 % dan b) 50 %
sesuai c) ada/ kurang
b. Kualifikasi pelatih c) ada dan kurang
c. Relepansi pelatih a) Pengalaman
2) Faktor Eksternal a) Pengalaman > >5 th
a. Pengalaman pelatih 3 th b) Tinggi
d. Fungsi Pendukung
Sarana Prasarana
1) Faktor Internal
a. Alat Olahraga a) Cukup & a) cukup
b. Alat Kesenian lengkap b) Kurang
c. [Link] olahraga b) Cukup & c) Cukup
d. [Link] kesenian lengkap d) Kurang
2) Faktor Eksternal c) Cukup &
a. Dukungan orang tua dlm lengkap a) Kurang
melengkapi kebutuhan d) Cukup &
lengkap
a) Tinggi
b. Pemecahan masalah:
Dari hasil analisis yang telah dilakukan ada beberapa factor yang belum siap. Untuk
mengatasi factor yang belum siap maka dilaksanakan alternatif pemecahan masalah
1) Penjaringan siswa yang tepat dalam memilih ekstrakulikuler selain menurut bakat dan minat
siswa, juga disesuaikan dengan kebutuhan dari cabang ekstrakulikuler yang dipilih
2) Sosialisasi dengan orang tua tentang Ekstrakulikuler yang ada di Sekolah Dasar Negeri
Margamulya pada waktu tahun ajaran baru dan pembagian raport
3) Mengirimkan pembina pada pelatihan sesuai bidangnya
4) Jadwal latihan diperbanyak disesuaikan dengan kebutuhan tiapekstrakulikuler
5) Try out dengan lingkungan luar sekolah untuk mengevaluasi hasil dari latihan
6) Melengkapi sarana Prasarana yang dibutuhkan oleh tiap ekstrakulikuler
7) Mengikuti even-even yang ada didalam dan luar kecamatan sebagai ajang
prestasi
Sasaran 4:
Meningkatnya pembentukan karakter siswa sehingga memiliki budi pekerti, sikap dan prilaku
yang terpuji.
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
a. Fungsi Ketenagaan
1) Faktor Internal
a. Guru agama a) 1 orang a) 1 orang
b. Jenis guru PAI b) 100% layak b) 100% layak
c. Pengalamanmengajar c) > 5 thn. c) > 5 thn.
2) Faktor Eksternal
a. Kepedulian guru lain 100 % mendukung
b. Kepedulian DKM mendukung mendukung
c. Kepedulian guru BK 100 % mendukung
d. Partisipasi masyarakat sekitar mendukung mendukung
sekolah 100 %
mendukung
Aktif
b. Fungsi Kurikulum
1. Faktor internal:
a) Jumlah jampel PAI a) 3 jam/minggu 3 jam/minggu
b) Kurikulum yang digunakan b) KTSP KTSP
c) KKG PAI c) 2x/bulan 1 kali/bulan
d) Evaluasi d. dilaksanakan dilaksanakan
2. Faktor eksternal:
a) Kegiatan eskul BTQ a) Ada belum
b) Tadarusan sebelum PBM b) dilaksanakan belum
c) Sholat berjamaan di c) Istirahat ke-2 belum
sekolah d) dilaksanakan tidak mungkin
d) Solat Jumat di sekolah e) 3 kali /tahun 3 kali/tahun
e) PHBI f) 1 kali/tahun 1 kali/tahun
f) Pesantren
c. Fungsi Kesiswaan
1. Faktor internal a) 100 % siap siap
a) kesiapan siswa b) 100% antusias siap
b) antusias siswa c) 100% Islam 100% Islam
c) status keagamaan siswa d) dibuat dibuat
d) tatatertib siswa e) dibuat dibuat
e) buku masalah siswa f) dibuat dibuat
f) buku kendali siswa
2. Faktor eksternal a) 100% dilibatkan dilibatkan
a) keterlibatan guru b) 100% dilibatkan dilibatkan
b) keterlibatan komite c) mendukung mendukung
c) dukungan orang tua d) mendukung mendukung
d) keterlibatan petugas kantin
d. Fungsi sarana Prasarana
1. Faktor Internal a) ada 1 tidak ada
a) ada mesjid b) ada 8 kamar 3 kamar
b) kamar kecil siswa/guru c) memadai tidak ada
c) lokasi tempat wudu d) 20 x 20 cm tidak ada
d) ukuran mesjid e) 1 alquran: kurang
e) Ada Alquran 1siswa
2. Faktor eksternal belum ada
a) perangkat soalt a) mukena
b) sound system mesjid 30, sarung 30 tidak ada
c) alas solat b) 1 set lengkap tidak ada
d) tenda penggabung mesjid c) 40 lb. (0,6 x1m) tidak ada
e) kipas angin d) 11 x 12m tidak ada
f) pengurus mesjid e) 4 buah tidak ada
g) rak sandal /sepatu f) ada tidak ada
g) 4 buah
e. Fungsi Humas
1. Faktor Internal: a) terprogram
a) adanya pembiasaan a) terprogram b) dilaksanakan
b) sosialisasi kepada orang tua b) dilaksanakan 3 c) dilaksanakan
c) zakat di sekolah x
2. Faktor eksternal: c) dilaksanakan 1 a) mendukung
a) dukungan orang tua x b) mendukung
b) dukungan masyarakat
a) mendukung
b) mendukung
b. Pemecahan masalah:
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan untuk sasaran pertama, maka ada beberapa
factor yang tidak siap. Untuk mengatasi factor-faktor yang tidak siap maka dilaksanakan
alternatif pemecahan masalah sebagai berikut :
1) Untuk pemenuhan kekurangan guru pembimbing yang professional, dengan kebijakan kepala
sekolah menugaskan guru matapelajaran yang senior untuk bertugas menjadi guru
pembimbing dengan syarat minimal harus atau pernah ikut pelatihan dan penataran tentang
pengembangan potensi anak
2) Untuk memfasilitasi terlaksanakannya tadarusan harus ditunjang oleh jumlah Al-Quran yang
cukup memadai dan guru jam pertama atau wali kelas sebagai pengawas kegiatan tersebut
agar lebih ditingkatkan (setiap anak satu Al-Quran)
3) Untuk memfasilitasi terlaksananya sholat jumatan di sekolah antara lain perlu dibangun
mesjid yang memenuhi syarat
4) Pembinaan terhadap anak dan guru-guru dalam rangka kaitan dengan program
pembiasaan dalam waktu 1 x 1 semester
5) Untuk pemenuhan kesiapan dan antusias siswa terhadap program sekolah
pada umumnya kesiswaan berupaya untuk :
a) Mengadakan pembinaan secara langsung 2 kali dalam satu tahun
b) Siswa diberi buku acuan tentang program sekolah
c) Adanya pembagian tugas yang jelas bagi siswa yang menjadi pengurus kelas
d) Memotivasi siswa agar tumbuh pada dirinya rasa memiliki apa yang ada di sekolah
e) Memotivasi siswa pentingnya kesadaran dalam pelaksanaan pembiasaan di sekolah
6) Untuk memfasilitasi kantin-kantin yang ada di sekolah agar tempatnya terbuka dan
sehat antara lain :
a) Penyediaan lokasi untuk kantin disediakan oleh sekolah secara Cuma-Cuma dan bisa
ditambah ayu diperbaiki oleh pengguna
b) Memotivasi pengguna kantin agar bisa mendukung kepada program sekolah dengan
penuh tanggung jawab
7) Memotivasi siswa dan warga sekolah untuk menumbuhkan antusias terhadap sodakoh
atau infak untuk perbaikan mesjid. Dan memotivasi para mantan atau alumni agar
bisa menyisihkan dari penghasilan melalui kotak amal yang disediakan ditempat tertentu
8) Memotivasi siswa tentang pentingnya membaca Al-Quran serta pelaksanaan sholat yang
dilaksanakan disekolah minimal setiap siswa memiliki satu Al-Quran, mukena dan sarung.
Sasaran 5 :
Penataan lingkungan yang asri dan nyaman serta bermanfaat multi fungsi bagi warga sekolah
a. Analisis SWOT
Tingkat
Kesiapan
Fungsi dan faktornya Kriteria kesiapan Kondisi nyata
Faktor
Siap Tidak
1 2 3 4 5
1. Fungsi Ketenagaan
a. Faktor Internal
Kesiapan guru pengajar 100% guru 100% guru
memeriksa memeriksa
kebersihan kelas kebersihan kelas
Jumlah pesuruh 1 orang 1 orang
b. Faktor Eksternal
Kerja sama dengan siswa 100 % 60 % mendukung
Kerja sama dengan mendukung 60 % mendukung
kantin sekolah 100 %
2. Fungsi Kurikulum mendukung
a. Faktor Internal 80%dimanfaatkan
Pemanfaatan taman untuk
Pembelajaran 100%
Pembelajaran di luar kelas dimanfaatkan 50%
IPA dilaksanakan
Matematika
50%
Seni
dilaksanakan
IPS
b. Faktor Eksternal
Kurikulum yang
mendukung pembelajaran Ada tidak lengkap
3. Fungsi kesiswaan
a. Faktor Internal
Pembuatan jadwal piket Ada lengkap
harian dan mingguan
Melaksanakan jumat Ada
Bersih
c. Faktor Eksternal Setiap Jumat
Dukungan orang tua Ada
terhadap kebersihan
Dukungan masyarakat sekitar Setiap Jumat 50 % mendukung
sekolah
4. Fungsi sarana 50 % mendukung
a. Faktor Internal 100 %
Sarana kebersihan mendukung
o Tempat sampah
o Sapu lidi dan sapu ijuk 100 % Tersedia blm.
o Mesin rumput mendukung Lengkap
o Instalasi air untuk
Tanaman
Sarana kenyamanan ruang
Pembelajaran Tersedia lengkap Ada belum
Memiliki pentilasi udara lengkap
Ada lengkap
5. Fungsi
Humas
b. Pemecahan Masalah
Berdasarkan analisis yang dilakukan sasaran kelima, maka ada factor yang tidak siap.
Untuk mengatasi faktor-faktor yang tidak siap maka dilaksanakan alternatif pemecahan
sebagai berikut:
1) Melakukan kerja sama dengan siswa untuk menciptakan lingkungan bersih dengan
menempatkan tong sampah di depan setiap kelas
2) Memberikan pengarahan kepada pengelola kantin sekolah untuk
melaksanakan kebersihan lingkungan sekolah
3) Melaksanakan lintas pembelajaran antar matapelajaran
4) Memberikan himbauan kepada orang tua siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan
sekitar
5) Melakukan bakti social dengan masyarakat sekitar lingkungan sekolah
6) Menginventarisir kelengkapan kebersihan lingkungan sekolah
7) Melengkapi ventilasi ruangan kelas yang belum sempurna/ belum memenuhi
syarat kesehatan
8) Menambah tanaman-tanaman perindang lingkungan sekolah
9) Mengajak masyarakat sekitar untuk bekerja sama menciptakan lingkungan sekitar menjadi
bersih
3. Rencana Kerja 3
a. Membentuk Struktur Organisasi:
1) Membentuk koordinator Ekstrakurikuler
2) Membentuk Pengurus setiap jenis ekstrakurikuler
b. Membuat Tatatertib:
1) Menyusun tatib ekstrakurikuler
2) Mensosialisasikan tatatertibib ekstrakurikuler
c. Sosialisasi ekstrakurikuler
1) Sosialisasi saat PSB
2) Sosialisasi saat upacara
3) Sosialisasi saat rapat dengan komite
4) Soaialisasi pada kenaikan kelas
d. Menginventarisasi siswa:
1) Perngumuman kegiatan Ekstrakurikuler
2) Mendaftar peserta ekstrakurikuler
3) Klasifikasi bakat minat siswa
e. Jadwal pelaksanaan ekstrakurikuler:
1) Rapat pembimbing
2) Sosialisasi dengan warga
3) Menyusun jadwal kegiatan
f. Evaluasi dan pelaporan:
1) Porseni tingkat sekolah
2) Mengadakan kegiatan persahabatan
3) Laporan daftar hadir
4. Rencana Kerja 4
a. Membuat Struktur organisasi peningkatan Imtaq:
1) Sosialisasi terhadap warga & orang tua
2) Menyusun struktur organisasi
3) Menyusun tugas dan fungsi
b. Membuat acuan nuansa Islami:
1) Membuat buku pembiasaan
2) Pengisian biodata peserta
3) Menganalisis buku pembinaan
c. Melaksanakan nuansa Islami:
1) Membudayakan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun)
2) Tadarusan sebelum PBM
3) Kuliah tujuh menit
4) Sholat dhuhur berjamaah
5) Sholat Jumatan
6) Santapan rohani bagi guru
7) Melaksanakan PHBI
8) Melaks pesantren bulan Romadon
9) Kegiatan keputrian
10) Berbusana muslim
d. Monitoring dan Evaluasi
1) Pelaporan dan evaluasi
2) Monitoring dan evaluasi
5. Rencana Kerja 5
2) Membuat absensi
1) Monitoring
2) Evaluasi
C. Pelaksanaan Program
Pelaksanaan Program dapat dilihat pada Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program
Pengembangan Sekolah Tahun Pelajaran 2011/2012. (Terlampir)
BAB IV
A. Alokasi Program
1. Program Strategis
1. Seluruh warga sekolah wajib melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
2. Peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran.
a. Prioritas Program
1 Kinerja Personal 4 4 4 12
2 Kualitas pembelajaran 5 5 5 15
4 Budaya Sekolah 3 2 3 8
5 Basis lingkungan 2 2 2 6
Jumlah 50
Berdasarkan analisis USG tersebut maka diperoleh prioritas program dengan urutan
sebagai berikut:
1) Kualiatas pembelajaran
2) Kinerja personal
4) Budaya sekolah
5) Basis lingkungan.
b. Prioritas Anggaran
Berdasarkan analisis USG seperti tampak pada tabel di atas maka Rasio anggaran
dapat kita buat sekala prioritasnya sebagai berikut:
4) Budaya sekolah 8: 50
5) Basis lingkungan 6 : 50
RN = P x R
P = nilai prioritas
N= kumulatif rentang
RN = 100%.
Total anggaran =
Rp ………………
BAB V
PENUTUP
Kita semua berharap agar satuan pendidikan yang kita kelola dapat mencapai
sekolah yang diharapkan yaitu sekolah yang ideal. Sekolah yang terpenuhinya berbagai
komponen yang diperlukan antara lain personal, sarana prasarana, dan proses
pendidikannya itu sendiri. Tentu saja hal ini tidak akan tercapai sekaligus dan tanpa upaya
nyata, tetapi harus bertahap untuk meraihnya.
Kehadiran Rencana Pengembangan Sekolah ini, tentu saja diharapkan agar semua
cita-cita dan harapan menuju sekolah masa depan yang ideal dapat tercapai. Hal ini
diperlukan adanya kekompakkan berbagai komponen yang bertanggung jawab terhadap
pendidikan, yakni pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Tidak mungkin proses pendidikan
akan berhasil dengan baik kalau hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa ada peran
serta orang tua dan masyarakat.
Akhirnya semoga visi, misi, tujuan, dan program-program yang tertuang dan tidak
tertuang dalam RPS SD Negeri Margamulya ini dapat tercapai dengan baik.
Kepala Sekolah,
Dra. SUHENAH