TUGAS TUTORIAL 3
Pengembangan Kecerdasan Majemuk
Fakultas : Fakultas Ilmu Pendidikan
Nama : Siti Ma’awiah
Nim 859184551
Program Studi : PG PAUD
Kode/Nama Mata Kuliah : PAUD4404
Pengembangan Kecerdasan Majemuk
1. Hakikat Kecerdasan Naturalis
a. Kecerdasan Naturalis
didefinisikan sebagai keahlian mengenali dan mengkategorikan spesies, baik flora
maupun fauna, di lingkungan sekitar ( Amstrong,1999),dan kemampuan mengolah
dan memanfaatkan alam, serta melestarikanya. Serta berkaitan dengan kemampuan
untuk memahami dan menghargai alam sekitar, ttermaksud lingkungan fisik dan
ekosistem.
b. Kecerdasan intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal dapat didefinisikan sebagai kemampuan memahami diri
sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut ( Amstrong,
2003).kecerdasan intrapersonal merupakan merupakan akses menuju kehidupan
seseorang dan kemapuan membedakan emosi, pengetahuan akan kekuatan dan
kelemahannya. Sendiri ( Amstrong, 1999).serta berkaitan dengan pemahaman diri
sendiri dan kemampuan untuk berinteraksi dengan diri sendiri.
c. Kecerdasan eksistensial
Kecerdasan eksistensial didefinisikan sebagai kemampuan menempatkan diri sendiri
mulai dari wilayah yang terbesar hingga wilayah yang amat kecil, dan dalam ciri
manusiawi yang paling eksistensial, dengan makna hidup, makna kematian, Nasib
dunia jasmani maupun kejiwaan, dan dengan makna pengalaman mendalam
( Amstrong 1999 ). Kecerdasan eksistensial juga berkaitan dengan kemam[uan
merasakan, memimpikan, dan menjadi pemimpin yang menyangkut hal -hal yang
besar ( menjadi pemimpin ) Theacorn,2003 )
2. Karena pada tahap ini mereka memulai mengembangkan pemahaman tentang dunia dan
tempat mereka didalamnya. Mereka mulai merasa curious tentang makna hidup dan
pertanyaan – pertanyaan mendasar tentang esksitensi manusia. Dengan memperkenalkan
konsep kecerdasan eksitensi pada anak usia dini, mereka dapat membangun pemahaman
yang lebih mendalam tentang nilai- nilai spriritual , moral dan etika, yang akan membantu
mereka tumbuh menjadi indifidu yang bertanggung jawab. Serta dapat melatih kemapuan
penempatan diri di wilayah kosmos dilakukan dengan sendiri di alam terbuka dan bercakap
– cakap, melatih kepekaan memaknai hidup di lakukan dengan bercakap -cakap, tulis buku
harian, melatih film, dan cerita interaktif; membimbing anak memahami kematian di
lakukan dengan bercakap – cakap memahami nilai ibadah di lakukan dengan pembiasaan
dan dialog dan melatih pengalaman mendalam di lakukan dengan mengambar, melatih
diam, dan cerita interaktif .
3. Adapun strategi yang di lakukan di antaranya
a. Menggunakan pendekatan individual :
Setiap anak memiliki kebutuhan belajar yang unik, jadi penting untuk memahami
dan menghargai perbedaan mereka. Guru dapat melakukannya dengan melakukan
asesmenawal untuk mengetahui kebutuhan belajar ssetaip anak dan memilih
strategi pengajaran yang paling sesuai.
b. Memberikan motivasi :
Anak -anak usia 5-6 tahiun sangat di pengaruhi ole motivasi eksternal dan
internal. Guru fapat memberikan motivasi dengan memberikan pujian,
penghargaan lainnya saat mereka berhasil belajar sesuatu.
c. Membuat pembelajaran menyenangkan
Anak -anak ini lebih suka bermain dari pada belajar, jadi guru harus menciptakan
lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif. Contohnya, menggunakan
permainan, cerita atau aktivitas praktis dapat membantu anak -anak ini lebih
mudah memahami materi Pelajaran.
d. Menggunakan Bahasa yang sederhana
Anak -anak usia 5-6 Tahun belum memiliki pengetahuan yang luas, jadi penting
untuk menggunakan Bahasa yang sederhana dan mudah dan mudah di mengerti
saat menjelaskan konsep baru kepada mereka.
e. Membangun hubungan yang positif :
Hubungan positif antara guru dan murid sangat penting dalam proses
pembelajaran. Guru harus menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung
Dimana murid merasa nyaman bertanya dan berbagi pikiran mereka.
Dengan menerapkan strategi ini secara konsisten guru dapat merangsang
pembelajaran pada anak usi 5-6 Tahun dengan karakteristik dan kecerdasan yang
berbeda -beda.
4. Terlebih dahulu kita menjelaskan pengertian kecerdasan majemuk
Seorang ahli Pendidikan lain dari Harvan University Bernama Howard Garder
berpendapat bahwa tidak ada manusia yang tidak cerdas . para digma ini menentang
terori dikotomi cerdas tidak cerdas. Garden juga menentang aggapan cerdas ‘’dari sis IQ (
intellectual quotion ). yang menurutnya hanya mengacu pada tiga jenis kecerdasan, yakni
logika – matematik , linguistic, dan spasial.
- Ada beberapa permasalahan yang terjadi
a. Metode pembelajaran yang momoton
Pembelajaran yang tidak berfariasi dan membuat siswa cepat bosan dan kurang
termotivasi.
b. Kurangnya kegiatan kreatif :
Tidak adanya kegiatan yang mendorong kreativitas dan berpikir kritis.
c. Penggunaan teknologi yang terbatas
Keterbatasan teknologi untuk mendukung pembelajaran.
- Solusi yang di terapkan
a. Menggunakan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan iteraktif.
Misalnya menggunakan platfrom – elearning , aplikasi Pendidikan, dan alat
kolaborasi online.
b. Penerapan pembelajaran aktif seperti, pembelajaran berbasis proyek, diskusi
kelompok dan kegiatan eksperimen.
c. Kegiatan kreatif dan inovatif
Mendorong kegiatan yang mendorong kreativitas dan berpikir kritis seperti
membuat video video yang menarik untuk anak -anak , mengadakan seminar atau
mengikuti kompetisi sains
d. Pelatihan guru
Memberi Latihan kepada guru tentang cara -cara baru dalam mengajar dan
menstimulasi kecerdasan majamuk siswa.
5. Pembelajaran anak usia 5 – 6 harus di rancang sedemikian rupa sehingga mampu sensitif
terhadap lingkungan sekitar dan lebih mudah belajar melaui pengalaman langsung.
Ada beberapa Langkah yang dapat di lakukan
1. Penggunaan media visual :
Gunakan buku berisi gambar - gambar alam yang menarik
Tunjukkan video documenter singkat tentang hewan dan tumbuhan
2. Kegiatan eksternal :
Lakukan kunjugan ke kebun Binatang atau tanaman
Adakan kegiatan memancing atau berjalan – jalan di hutan.
3. Permainan edukatif :
Gunakan permainan yang mengajarkan tentang jenis – jenis hewan dan
tumbuhan
Mainkan permainan teka teki yang berkaitan dengan alam
4. Diskusi dan cerita :
Bacakan cerita – cerita yang berkaitan dengan alam dan hewan
Diskusikan tentang perubahan musim dan bagaimana hal itu mempengaruhi
kehidupan sehari -hari.
5. Proyek kreatif
Dorongan anak untuk membuat kolase atau model dari bahan – bahan alami
6. Kegiatan praktis
Ajak anak -anak untuk menanam tanaman kecil di pot
Lakukan kegitan pengamatan sederhana mengamati jenis -jenis serangga
di sekitar rumah.
7. Penanaman nilai
Ajarkan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan alam.
Diskusi tentang cara sederhan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Sumber Referensi
Buku pengembangan kecerdasan majemuk PAUD4404/Modul 8
Buku pengembangan kecerdasan majemuk PAUD4404/Modul 9