0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan14 halaman

Pembelajaran Teks Prosedur di SMA

Dokumen ini adalah perangkat ajar untuk kelas XI SMA tentang struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur, disusun oleh Dian Aristia. Pembelajaran mencakup metode ceramah, diskusi, dan presentasi dengan alokasi waktu 80 menit, bertujuan agar siswa dapat menulis teks prosedur yang kompleks. Selain itu, terdapat penilaian individu dan kelompok serta materi pendukung untuk membantu siswa memahami konsep yang diajarkan.

Diunggah oleh

Dian Aristia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan14 halaman

Pembelajaran Teks Prosedur di SMA

Dokumen ini adalah perangkat ajar untuk kelas XI SMA tentang struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur, disusun oleh Dian Aristia. Pembelajaran mencakup metode ceramah, diskusi, dan presentasi dengan alokasi waktu 80 menit, bertujuan agar siswa dapat menulis teks prosedur yang kompleks. Selain itu, terdapat penilaian individu dan kelompok serta materi pendukung untuk membantu siswa memahami konsep yang diajarkan.

Diunggah oleh

Dian Aristia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INFORMASI UMUM PERANGKAT AJAR

1. Nama Penyusun : Dian Aristia


Nama Sekolah : SMA NEGERI 1 Garawangi
Tahun : 2025
2. Jenjang Sekolah : SMA
3. Kelas : XI
4. Fase :F
5. Alokasi Waktu : (2 X 40 Menit)
6. Materi : Struktur dan kaidah kebahasaan Teks Prosedur
7. Elemen : Menyimak
PROFIL PELAJAR PANCASILA
1. Kreatif
2. Gotong royong
3. Bernalar kritis (ditunjukkan melalui kemampuan menulis teks prosedur)
SARANA DAN PRASARANA
1. Ruang Kelas
2. Buku Teks
3. Gawai / Laptop / Hp
4. Jaringan Internet
5. Spidol
6. Papan Tulis
7. Proyektor
8. Speaker/pengeras suara
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik Regular (Jumlah Peserta didik 32 Peserta didik/Kelas)
MODEL PEMBELAJARAN:
Tatap muka
METODE PEMBELAJARAN:
Ceramah, Diskusi kelompok , Tanya jawab, Presentasi
MODA PEMBELAJARAN :
Luring
KOMPONEN INTI
TUJUAN PEMBELAJARAN
 Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, pengetahuan
metakognisi untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Peserta didik
dapat menulis karya sastra dalam berbagai genre. Peserta didik mampu menulis
teks refleksi diri. Peserta didik mampu menulis hasil penelitian, teks fungsional
dunia kerja, dan pengembangan studi lanjut. Peserta didik mampu
memodifikasi/mendekonstruksikan karya sastra untuk tujuan ekonomi kreatif.
Peserta didik mampu menulis teks sastra Nusantara (seperti puisi rakyat, pantun,
syair, hikayat, gurindam) dan satra universal seperti novel, puisi, prosa, drama, film,
dan teks multimedia lisan/cetak atau digital online. Peserta didik mampu
menerbitkan hasil tulisan baik di media cetak maupun digital.
 Tujuan Pembelajaran:
11.8 Pelajar menulis teks prosedur yang lebih kompleks dengan struktur dan
bahasa yang runtut.
1. Melalui kemampuan bernalar kritis dan bergotong royong peserta didik mampu
memahami konsep teks prosedur dari berbagai contoh vidio/gambar dengan
baik.
2. Melalui kemampuan bernalar kritis dan bergotong royong peserta didik mampu
mengonstruksi informasi berupa pertanyaan umum dan tahapan-tahapan
dalam teks prosedur dengan baik dan benar.
3. Melalui kemampuan bernalar kritis peserta didik mampu mengidentifikasi
struktur dan kebahasaan teks prosedur dengan benar.
 Asesmen yang dinilai
Tertulis individu dan kelompok
Pengetahuan/Keterampilan Prasyarat
1. Menulis teks prosedur sederhana pada fase sebelumnya.
2. Membaca bentuk-bentuk tips/petunjuk cara membuat atau melakukan sesuatu
yang terdapat di majalah atau media daring
Ketersediaan Materi
a. Pengayaan untuk siswa berpencapaian tinggi: YA/TIDAK (materi terlampir)
b. Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk siswa yang sulit memahami
konsep: YA/TIDAK
Materi ajar, alat dan bahan
1. Buku teks Bahasa Indonesia yang berkaitan dengan materi teks prosedur.
2. KBBI cetak maupun online
3. PUEBI cetak maupun online untuk panduan menulis
4. Teks prosedur kompleks
5. Gambar-gambar dimedia cetak maupun online yang menunjukkan tentang teks
prosedur
6. Vidio prosedur yang melakukan/membuat sesuatu
Persiapan Pembelajaran
1. Guru membaca buku/PPT mengenai teks prosedur baik dari segi pengertian,
struktur, dan kaidah kebahasaan.
2. Guru mengidentifikasi contoh-contoh teks prosedur baik cetak maupun digital
berdasarkan hasil kegiatan 1.
3. Apabila memungkinkan, guru mencoba membuat satu contoh teks prosedur
dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang sering dijumpai.

AKTIVITAS KEGIATAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal
1. Guru mengucap salam dan menyapa peserta Didik dengan menanyakan kabar.
(5s)
2. Guru meminta seorang peserta didik memimpin doa.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru memberi motivasi kepada peserta didik agar semangat dalam mengikuti
pembelajaran yang akan dilaksanakan.
5. Guru meminta satu atau dua peserta didik untuk menjelaskan materi yang
sebelumnya dipelajari yaitu mengenai pengertian dan ciri-ciri teks prosedur.

Kegiatan inti
1. Guru memutarkan vidio “CARA MEMBUAT HAND SANITIZER LIDAH BUAYA”
[Link]
2. Peserta didik mengamati pemutaran vidio tersebut.
3. Guru menyampaikan materi mengenai struktur dan kaidah kebahasaan teks
prosedur melalui penayangan PPT dan Vidio.
4. Peserta didik berkumpul sesuai dengan kelompok pada pertemuan 1.
5. Tiap-tiap kelompok dibagi LK.
6. Tiap kelompok diminta mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan dalam
teks prosedur yang telah diamati.
7. Secara bergantian tiap-tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
8. Guru menilai hasil kerja kelompok.
Kelompok dengan nilai tertinggi diberi bintang/reward.
Kegiatan Akhir
1. Peserta didik dengan guru kemudian bersama-sama menyimpulkan struktur dan
kaidah kebahasaan dalam teks prosedur.
2. Guru mempersilahkan kepada peserta didik untuk bertanya terkait hal-hal yang
ingin diketahui.
3. Guru mempersilahkan peserta didik untuk berdoa
4. Salam penutup

REFLEKSI PENDIDIK
1. Peserta didik yang perlu mendapat perhatian khusus dalam menilai sikap Peserta
didik dalam berdiskusi dan keterampilan peserta didik dalam kegiatan presentasi
maka guru akan memperhatikan dengan cermat setiap Peserta didik dan akan
memberikan perhatian khusus pada beberapa Peserta didik yang perlu bantuan.
2. Hal-hal yang menjadi catatan keberhasilan
3. Hal-hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
2. Glosarium
3. Daftar pustaka
BAHAN BACAAN PENDIDIK
Kosasih, E dan Endang Kurniawan. Jenis-Jenis Teks dan Strategi Pembelajarannya di
SMA/SMK. Bandung: Yrama Widya
Mulyadi, Yadi 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK:
Analisis Fungsi, Struktur, dan Kaidah, serta langkah-langkah Penulisannya. Bandung: Yrama
Widya
BAHAN BACAAN PESERTA DIDIK
Kosasih, E dan Endang Kurniawan. Jenis-Jenis Teks dan Strategi Pembelajarannya di
SMA/SMK. Bandung: Yrama Widya
Mulyadi, Yadi 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK:
Analisis Fungsi, Struktur, dan Kaidah, serta langkah-langkah Penulisannya. Bandung: Yrama
Widya
DAFTAR PUSTAKA
Kosasih, E dan Endang Kurniawan. Jenis-Jenis Teks dan Strategi Pembelajarannya di
SMA/SMK. Bandung: Yrama Widya
Mulyadi, Yadi 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK:
Analisis Fungsi, Struktur, dan Kaidah, serta langkah-langkah Penulisannya. Bandung: Yrama
Widya
Suryaman, Maman., Suherlii., dan Istiqomah. 2018. Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK Kelas IX.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan KEBUDAYAAN.
[Link] (diakses pada tanggal 1 Desember
2023)
[Link] pada tanggal 1 Desember
2023)
[Link]
baik/(diakses pada tanggal 1 Desember 2023)
LKPD
Nama Kelompok:
1.

2.

Kelas:

1. Bacalah teks prosedur yang telah disediakan oleh guru!


2. Identifikasi struktur dan kebahasaan teks prosedur sesuai dengan materi yang telah
dipelajari!
3. Tulis hasil pengamatan pada lembar berikut!

Struktur Teks Keterangan/bukti teks


Pernyataan Umum ......................

Tahapan-Tahapan ........................

Kebahasaan Keterangan/bukti dalam teks


Konjungsi

Kalimat Introgatif

Kalimat Deklaratif

Kalimat Imperatif

Verba Material

Verba Tingkah Laku


RUBRIK PENILAIAN
Pertemuan 3

Pertanyaan Indikator Bobot Skor


Identifikasi struktur Jika siswa sangat tepat 25 4
dan kebahasaan menyebutkan struktur dan
dalam teks prosedur menentukan unsur kebahasaan
dalam teks prosedur
Jika siswa tepat menyebutkan 3
struktur dan menentukan unsur
kebahasaan dalam teks prosedur
Jika siswa kurang tepat 2
menyebutkan struktur dan
menentukan unsur kebahasaan
dalam teks prosedur
Jika siswa tidak tepat 1
menyebutkan struktur dan
menentukan unsur kebahasaan
dalam teks prosedur
Skor x Bobot + Jumlah skor siswa

Skor maks. 100

Kuis Individu

1. Teks yang berisi langkah-langkah yang sistematis yang sesuai dengan aturan untuk mencapai
suatu tujuan disebut dengan teks ...
a. Anekdot
b. Negosiasi
c. Prosedur Kompleks
d. Eksposisi
e. Laporan Hasil Observasi

2. Yang merupakan struktur dari teks prosedur kompleks adalah ...


a. Tujuan, langkah-langkah untuk mencapai tujuan
b. Abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, koda
c. Tesis, argumentasi, penegasan ulang pendapat
d. Pembukaan, isi, penutup
e. Klasifikasi, anggota/aspek yang dilaporkan

3. Kalimat yang mengandung perintah disebut kalimat ...


a. Interogatif
b. Imperatif
c. Deklaratif
d. Jamak
e. Tunggal

4. Kalimat yang berfungsi untuk memberikan informasi atau berita tentang sesuatu disebut
kalimat ...
a. Jamak
b. Tunggal
c. Imperatif
d. Interogatif
e. Deklaratif

5. Berikut adalah contoh-contoh kalimat interogatif.


(a) Apakah Anda mengenali petugas?
(b) Apakah Anda memahami kesalahan Anda?
(c) Dapatkah Anda memastikan tuduhan pelanggaran?
(d) Mengapa Anda menyerahkan kendaraan atau STNK begitu saja kepada petugas?
(e) Siapakah yang menerima atau menolak tuduhan?
Manakah kalimat interogatif yang menuntut jawaban berupa informasi?
a. (a), (b), (c)
b. (a), (b), (d)
c. (d), (e)
d. (c), (d)
e. Semua benar

6. Mengapa teks prosedur kompleks dikatakan “kompleks”?

a. Karena teks prosedur kompleks disusun secara sistematis.


b. Karena langkah-langkah yang ada hanya dapat dilakukan dengan memenuhi berbagai syarat.
c. Karena digunakannya konjungsi temporal.
d. Karena langkah-langkah awal untuk mencapai tujuan berkesan kompleks.
e. Karena langkah awal merupakan syarat bagi langkah berikutnya.

7. Tujuan dari teks prosedur kompleks adalah ...


a. Mengelompokkan berbagai hal ke dalam jenis-jenis sesuai dengan ciri-ciri setiap jenis pada
umumnya.
b. Memberi petunjuk tentang cara-cara melakukan sesuatu.
c. Mengungkap kebenaran yang lebih umum.
d. Mengurangi perbedaan posisi setiap pihak.
e. Memaparkan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah.

8. Berikut ini bukan merupakan ciri-ciri kebahasaan yang terdapat dalam teks prosedur
kompleks ...
a. Menggunakan partisipan manusia.
b. Menggunakan verba material dan tingkah laku.
c. Menggunakan kalimat imperatif.
d. Menggunakan konjungsi syarat.
e. Menggunakan kalimat alternatif.

9. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya.


Kalimat tersebut mengandung ...
a. Partisipan manusia.
b. Partisipan bukan manusia.
c. Partisipan pronomina.
d. Partisipan alat.
e. Partisipan kekohesian.

10. Cara-cara yang ditempuh agar tujuan tercapai merupakan bagian dari struktur prosedur yang
disebut ...
a. Langkah-langkah
b. Tujuan
c. Reaksi
d. Orientasi
e. Koda

Kuis Individu

Kunci Jawaban :

1. C 6. B

2. A 7. B

3. B 8. E

4. E 9. A

5. C 10. A

Jumlah perolehan skor

Jawaban benar x 10 =...

Skor maks. 100

Lembar Observasi Sikap

No. Nama Peserta didik Bernalar Kritis Bergotong royong


1.
2.
3.
4
5.

Ket.
4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang

MATERI TEKS PROSEDUR

Teks Prosedur
Teks prosedur adalah suatu teks yang berisi langkah-langkah aktivitas atau kegiatan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan secara sistematis . Teks prosedur ini dibutuhkan sebagai
panduan bagi seseorang dalam membuat atau menyusun sesuatu.
Tujuan Teks Prosedur
Tujuan teks prosedur adalah memberikan petunjuk bagi pembacanya tentang langkah-
langkah secara urut dalam melakukan aktivitas atau menyelesaikan sesuatu. Selain itu, teks
prosedur juga memudahkan pembaca untuk mengetahui cara yang benar dalam melakukan
sesuatu dan memberikan petunjuk jelas agar mendapatkan hasil maksimal.

Ciri-Ciri Teks Prosedur Secara Umum


1. Berisi Langkah-Langkah Kegiatan
Ciri pertama dari paragraf prosedur adalah berisi langkah-langkah dari suatu kegiatan. Entah
itu langkah dalam membuat suatu menu masakan, kerajinan tangan, mencuci baju, mencuci
keramik, mencuci atau membersihkan boneka, dan lain sebagainya.

Umumnya teks ini dibuat karena penulis mengetahui suatu cara dan kemudian ingin berbagi
cara tersebut untuk membantu orang lain yang membutuhkannya. Jadi, semisal penulis
mengetahui cara tepat merawat kain sutra. Penulis sendiri butuh waktu dan proses yang lama
untuk mengetahui cara tersebut.

2. Kebanyakan Dituangkan dalam Bentuk Poin


Umumnya, teks prosedur dituangkan ke dalam bentuk poin-poin atau dibuat penomoran.
Sehingga lebih jelas dalam memaparkan langkah-langkah atau tahapan dari awal sampai
akhir kepada pembaca. Namun, tidak semua penulis memakai teknik ini ada pula yang ditulis
dalam bentuk paragraf.

Sekilas, ketika teks model prosedur dibuat dalam bentuk paragraf akan mirip dengan narasi.
Namun, narasi umumnya dijelaskan begitu saja tanpa urutan. Sehingga jika menjumpai teks
berisi langkah-langkah dan disusul penomoran secara urut maka masuk paragraf prosedur.

3. Memakai Kalimat Saran dan Juga Larangan


Isi di dalam paragraf prosedur biasanya berupa kalimat saran dan juga kalimat larangan.
Kalimat saran diberikan penulis untuk membantu membaca melalui tahapan atau langkah-
langkah membuat sesuatu dengan benar. Sehingga hasilnya juga benar sekaligus sesuai
dengan harapan.

Selain itu, digunakan juga kalimat larangan. Larangan ini disampaikan penulis untuk
membantu pembaca menghindari kesalahan saat mempraktekan cara dan tahapan yang
dipaparkan. Misalnya saja saat berbagi cara menjemur kaos katun, maka penulis kadang
memakai kalimat “Hindari menjemur kaos katun di bawah simat”.

4. Disusun Secara Sistematis Namun Detail


Paragraf prosedur juga disajikan secara sistematis namun tetap detail. Tujuannya tentu saja
untuk membantu pembaca mempraktekan tata cara yang dipaparkan dengan baik dan benar.

Sebab kesalahan dalam praktek akan membuat hasil yang dicapai tidak maksimal atau bahkan
gagal, sehingga perlu dipaparkan dengan sistematis. Agar pembaca bisa praktek dari langkah
awal sampai akhir secara urut agar bisa berhasil.

5. Menyajikan Informasi yang Bersifat Objektif


Teks yang dipaparkan di dalam paragraf prosedur memiliki sifat objektif. Sebab bukan hasil
khayalan atau karangan dari penulis. Melainkan dari pengalaman, analisis, dan percobaan
yang dilakukan penulis. Sehingga pembaca tidak akan merasa melakukan suatu prosedur
yang salah.

6. Berisi Bilangan Urutan atau Angka


Seperti yang sudah dipaparkan di awal, bahwa teks prosedur berisi suatu tahapan yang
dibuat dalam bentuk poin. Maka teks jenis ini kemudian memiliki bilangan urutan atau
angka. Termasuk juga ketika ditulis dalam bentuk paragraf. Sehingga akan ada kata pertama,
kedua, ketiga, dan seterusnya dalam paragraf.
Struktur Teks Prosedur

[Link]
Untuk struktur tujuan yang ada di dalam teks prosedur memang cukup beragam, contoh yang
paling sering kita jumpai ialah pengantar topik. Tak hanya itu saja, bisa saja tujuan tersebut
berisi mengenai kenapa teks prosedur tersebut di buat. Yang artinya, tujuan ini merupakan
hasil akhir jika kita melakukan suatu hal yang mana mengikuti pedoman langkah- langkah
yang ada di dalam teks prosedur tersebut.
2. Langkah-langkah
Untuk bagian yang ke dua ialah bagian langkah- langkah yang mana di dalamnya
menerangkan mengenai proses dari tahapan maupun langkah yang wajib untuk di laksanakan
demi memperoleh hasil yang jauh lebih maksimal dimana sesuai dengan tujuan dari
pembuatan teks prosedur. Pada bagian ini, langkah- langkah wajib di susun dengan cara yang
berurutan sebab nantinya akan membahas dari tahapan nol sampai pembahasan hasil
pencapaian. Misalnya saja, pada saat kita membuat sebuah teks prosedur mengenai memasak
tidak mungkin sekali jika kita akan menulis langsung mengenai menghidangkan masakan
sebelum kita menjelaskan langkah- langkah dari proses penyiapan bahan dan proses
memasaknya.
3. Penegasan ulang Untuk penegasan ulang berupa harapan ataupun manfaat apabila
petunjukpetunjuk itu dijalankan dengan baik

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur


Secara khusus dan unik, teks prosedur juga menggunakan kaidah kebahasaan yang berbeda
dibanding jenis teks atau paragraf lain. Berikut adalah kaidah kebahasaan yang umum
digunakan dalam penulisan teks jenis prosedur:

1. Menggunakan Kata Kerja Imperatif


Kaidah kebahasaan yang pertama dalam paragraf prosedur adalah menggunakan kata kerja
imperatif. Apa itu kata kerja imperatif? Kata kerja jenis ini adalah jenis kata kerja yang
diberi akhiran -an, -i, dan -lah. Misalnya kata: siapkan, masukan, hindari, perhatikanlah,
masukkanlah, panaskanlah, dan lain sebagainya.

2. Menggunakan Kata Teknis


Kaidah kebahasaan berikutnya adalah menggunakan kata teknis yang berhubungan dengan
topik yang diangkat atau dibahas. Misalnya saja saat memaparkan “Manfaat Jamur Tiram
untuk Kesehatan”. Maka penulis akan menggunakan kata teknis seperti nutrisi, kandungan,
protein, sayuran, osteoporosis, dan lain-lain.

3. Menggunakan Konjungsi Temporal


Teks prosedur juga akan atau sangat sering menggunakan konjungsi (kata hubung)
temporal. Yakni jenis kata hubung yang berfungsi untuk menjelaskan suatu urutan atau
dijelaskan secara kronologis. Misalnya menggunakan kata: setelah itu, kemudian,
selanjutnya, lalu, dan lain sebagainya.

4. Menggunakan Kalimat Persuasif


Kaidah kebahasaan berikutnya adalah menggunakan kalimat persuasif, yakni kalimat yang
bertujuan untuk mengajak atau membujuk pembaca untuk melakukan suatu tindakan.
Sehingga kebanyakan paragraf prosedur akan mengungkapkan kalimat persuasif. Misalnya:
Marilah menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga.
5. Menggunakan Verba Material dan Tingkah Laku
Kata kerja atau verba yang digunakan di dalam paragraf prosedur juga umumnya
menggunakan verba material dan verba tingkah laku. Verba material adalah kata kerja yang
mengacu pada tindakan fisik. Misalnya haluskan bumbu, tuangkan tepung, teteskan pewarna,
dan lain-lain.

Selain itu, juga menggunakan verba tingkah laku yakni kata kerja yang mengacu pada
tindakan yang dilakukan dengan ungkapan. Misalnya kata: menerima, yakin, menolak,
menikmati, dan lain sebagainya.
Contoh teks prosedur

Cara Membuat Nasi Goreng Homemade Enak

Nasi goreng adalah menu sederhana dan mudah dibuat namun dijamin
enak. Cocok dibuat saat nasi kemarin masih tersisa dan sayang jika
dibuang begitu saja. Sekaligus bisa dijadikan pilihan untuk menyediakan
menu sarapan yang mudah dan cepat diolah.

Bahan yang digunakan:

 1 piring nasi putih.


 1 buah cabe, diiris tipis.
 1 siung bawang putih, dicincang halus.
 1 siung bawang merah dicincang halus.
 garam secukupnya.
 2 sdm margarin,
 2 sdm kecap manis.
 1 butir telur ayam (opsional).
 1 buah sosis sapi (opsional).

Cara pembuatan:

1. Siapkan cobek atau bisa juga menggunakan blender maupun


chopper. Masukan cabe, bawang merah, dan bawang putih
kemudian dihaluskan. Jika memakai cobek maka diulek.
2. Panaskan wajan dan masukan margarin, tunggu sampai mencair
seluruhnya.
3. Masukan bumbu halus, tumis sebentar sampai tercium aroma yang
harum.
4. Tambahkan garam, dan aduk kembali.
5. Masukan potongan sosis, tumis sebentar.
6. Kemudian masukan telur ayam yang sudah dikocok lepas
sebelumnya, aduk sebentar.
7. Setelah telur ayam matang, maka masukan nasi putih dan aduk
kembali sampai rata.
8. Tambahkan kecap manis, dan aduk kembali sampai rata dan warna
nasi putih menjadi kecoklatan.
9. Koreksi rasa, jika kurang asin bisa ditambahkan garam.
10. Angkat dari wajan dan sajikan.

Iulah langkah langkah membuat nasi goreng,makanan yang hamper digemari


oleh semua kalangan.

Anda mungkin juga menyukai