10.
Contoh Cerita Pendek tema Pendidikan
Ada seorang anak bernama Gema, dia merupakan murid
kelas 6 SD yang sangat pintar dan baik hati. Di sekolah sangat
banyak teman yang menyukainya karena sikapnya tersebut.
Tidak jarang, semua ingin berteman dengan Gema. Ada lagi
anak perempuan bernama Nurul, ia berbanding terbalik
dengan Gema. Ia pintar namun sangat sombong. Temannya
hanya dua yaitu Mawar dan Melati, gadis kembar di
sekolahnya.
Suatu hari, Ibu guru mengumumkan bahwa akan ada
perlombaan membaca pidato dua minggu lagi. Bu Yati selaku
wali kelas 6 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa
saja yang ingin ikut seleksi.
Gema dan Nurul jelas ikut berpartisipasi. Setiap hari mereka
selalu latihan membaca pidato agar lolos seleksi. Sampai hari
penyeleksian tiba, keduanya memberikan tampilan yang
memukau lalu dinyatakan lolos.
Saat hari perlombaan tiba, Nurul terus saja membanggakan
dirinya, menyatakan bahwa pasti ia akan juara. Sebab
sebelumnya dia juga pernah menjadi juara waktu kelas 5 SD
di lomba pidato.
Berbeda dengan Gema, ia tidak henti-hentinya berdoa dan
berlatih, mencoba menghafal kembali teks pidato. Ita pun
dipanggil lebih dulu, sang juara kelas 5 SD kini mendadak lupa
teks pidato yang sudah dihafalnya.
Setelah itu, Gema maju dan memberikan penampilan yang
sangat bagus. Semua juri kagum termasuk Bu Yati yang saat
itu datang untuk menemani mereka lomba.
Pengumuman pun tiba, Gema keluar menjadi juara 1
sedangkan Nurul harus menahan air matanya karena dia
tidak menang sama sekali.
11. Contoh Cerpen berjudul Indahnya Berbagi dengan
Sahabat
Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung
bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang
memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar
Ani, lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.
Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya.
Dalam teleponnya Lia mengatakan bahwa ia akan menjemput
Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana
untuk pergi ke sekolah.
Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah
Ani bersama ayahnya menggunakan mobil. Ani pun bergegas
berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk menemui
Lia.
Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku
tersebut pun masuk menuju kelasnya. Istirahat pun tiba,
keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar.
Ketika hendak membayar ternyata Lia lupa membawa
dompet. Sehingga Ani sang sahabat membayarkannya.
12. Contoh Cerpen berjudul Tukang Ramal karya Agus Noor
Kita belum lagi genap tiga belas tahun ketika datang ke pasar
malam itu. Keramaian dan lampu warna-warni seperti mimpi
yang ganjil. Aku pingin gulali, tapi kau mengajakku ke tukang
ramal bermata juling. Kau ingin tahu, bagaimana nanti kita
mati.
Tukang ramal itu menyeringai menatap kita. “Kalian memang
sahabat yang luar biasa,” katanya, “karena menyintai
perempuan yang sama.” Kita masih saling bertatapan, ketika
tukang ramal itu menarik tanganku. “Dan kau, kau akan mati
karena tabrak lari.”
10. Contoh Cerita Pendek tema Pendidikan
Ada seorang anak bernama Gema, dia merupakan murid
kelas 6 SD yang sangat pintar dan baik hati. Di sekolah sangat
banyak teman yang menyukainya karena sikapnya tersebut.
Tidak jarang, semua ingin berteman dengan Gema. Ada lagi
anak perempuan bernama Nurul, ia berbanding terbalik
dengan Gema. Ia pintar namun sangat sombong. Temannya
hanya dua yaitu Mawar dan Melati, gadis kembar di
sekolahnya.
Suatu hari, Ibu guru mengumumkan bahwa akan ada
perlombaan membaca pidato dua minggu lagi. Bu Yati selaku
wali kelas 6 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa
saja yang ingin ikut seleksi.
Gema dan Nurul jelas ikut berpartisipasi. Setiap hari mereka
selalu latihan membaca pidato agar lolos seleksi. Sampai hari
penyeleksian tiba, keduanya memberikan tampilan yang
memukau lalu dinyatakan lolos.
Saat hari perlombaan tiba, Nurul terus saja membanggakan
dirinya, menyatakan bahwa pasti ia akan juara. Sebab
sebelumnya dia juga pernah menjadi juara waktu kelas 5 SD
di lomba pidato.
Berbeda dengan Gema, ia tidak henti-hentinya berdoa dan
berlatih, mencoba menghafal kembali teks pidato. Ita pun
dipanggil lebih dulu, sang juara kelas 5 SD kini mendadak lupa
teks pidato yang sudah dihafalnya.
Setelah itu, Gema maju dan memberikan penampilan yang
sangat bagus. Semua juri kagum termasuk Bu Yati yang saat
itu datang untuk menemani mereka lomba.
Pengumuman pun tiba, Gema keluar menjadi juara 1
sedangkan Nurul harus menahan air matanya karena dia
tidak menang sama sekali.
11. Contoh Cerpen berjudul Indahnya Berbagi dengan
Sahabat
Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung
bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang
memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar
Ani, lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.
Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya.
Dalam teleponnya Lia mengatakan bahwa ia akan menjemput
Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana
untuk pergi ke sekolah.
Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah
Ani bersama ayahnya menggunakan mobil. Ani pun bergegas
berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk menemui
Lia.
Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku
tersebut pun masuk menuju kelasnya. Istirahat pun tiba,
keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar.
Ketika hendak membayar ternyata Lia lupa membawa
dompet. Sehingga Ani sang sahabat membayarkannya.
12. Contoh Cerpen berjudul Tukang Ramal karya Agus Noor
Kita belum lagi genap tiga belas tahun ketika datang ke pasar
malam itu. Keramaian dan lampu warna-warni seperti mimpi
yang ganjil. Aku pingin gulali, tapi kau mengajakku ke tukang
ramal bermata juling. Kau ingin tahu, bagaimana nanti kita
mati.
Tukang ramal itu menyeringai menatap kita. “Kalian memang
sahabat yang luar biasa,” katanya, “karena menyintai
perempuan yang sama.” Kita masih saling bertatapan, ketika
tukang ramal itu menarik tanganku. “Dan kau, kau akan mati
karena tabrak lari.”
10. Contoh Cerita Pendek tema Pendidikan
Ada seorang anak bernama Gema, dia merupakan murid
kelas 6 SD yang sangat pintar dan baik hati. Di sekolah sangat
banyak teman yang menyukainya karena sikapnya tersebut.
Tidak jarang, semua ingin berteman dengan Gema. Ada lagi
anak perempuan bernama Nurul, ia berbanding terbalik
dengan Gema. Ia pintar namun sangat sombong. Temannya
hanya dua yaitu Mawar dan Melati, gadis kembar di
sekolahnya.
Suatu hari, Ibu guru mengumumkan bahwa akan ada
perlombaan membaca pidato dua minggu lagi. Bu Yati selaku
wali kelas 6 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa
saja yang ingin ikut seleksi.
Gema dan Nurul jelas ikut berpartisipasi. Setiap hari mereka
selalu latihan membaca pidato agar lolos seleksi. Sampai hari
penyeleksian tiba, keduanya memberikan tampilan yang
memukau lalu dinyatakan lolos.
Saat hari perlombaan tiba, Nurul terus saja membanggakan
dirinya, menyatakan bahwa pasti ia akan juara. Sebab
sebelumnya dia juga pernah menjadi juara waktu kelas 5 SD
di lomba pidato.
Berbeda dengan Gema, ia tidak henti-hentinya berdoa dan
berlatih, mencoba menghafal kembali teks pidato. Ita pun
dipanggil lebih dulu, sang juara kelas 5 SD kini mendadak lupa
teks pidato yang sudah dihafalnya.
Setelah itu, Gema maju dan memberikan penampilan yang
sangat bagus. Semua juri kagum termasuk Bu Yati yang saat
itu datang untuk menemani mereka lomba.
Pengumuman pun tiba, Gema keluar menjadi juara 1
sedangkan Nurul harus menahan air matanya karena dia
tidak menang sama sekali.
11. Contoh Cerpen berjudul Indahnya Berbagi dengan
Sahabat
Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung
bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang
memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar
Ani, lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.
Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya.
Dalam teleponnya Lia mengatakan bahwa ia akan menjemput
Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana
untuk pergi ke sekolah.
Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah
Ani bersama ayahnya menggunakan mobil. Ani pun bergegas
berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk menemui
Lia.
Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku
tersebut pun masuk menuju kelasnya. Istirahat pun tiba,
keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar.
Ketika hendak membayar ternyata Lia lupa membawa
dompet. Sehingga Ani sang sahabat membayarkannya.
12. Contoh Cerpen berjudul Tukang Ramal karya Agus Noor
Kita belum lagi genap tiga belas tahun ketika datang ke pasar
malam itu. Keramaian dan lampu warna-warni seperti mimpi
yang ganjil. Aku pingin gulali, tapi kau mengajakku ke tukang
ramal bermata juling. Kau ingin tahu, bagaimana nanti kita
mati.
Tukang ramal itu menyeringai menatap kita. “Kalian memang
sahabat yang luar biasa,” katanya, “karena menyintai
perempuan yang sama.” Kita masih saling bertatapan, ketika
tukang ramal itu menarik tanganku. “Dan kau, kau akan mati
karena tabrak lari.”
10. Contoh Cerita Pendek tema Pendidikan
Ada seorang anak bernama Gema, dia merupakan murid
kelas 6 SD yang sangat pintar dan baik hati. Di sekolah sangat
banyak teman yang menyukainya karena sikapnya tersebut.
Tidak jarang, semua ingin berteman dengan Gema. Ada lagi
anak perempuan bernama Nurul, ia berbanding terbalik
dengan Gema. Ia pintar namun sangat sombong. Temannya
hanya dua yaitu Mawar dan Melati, gadis kembar di
sekolahnya.
Suatu hari, Ibu guru mengumumkan bahwa akan ada
perlombaan membaca pidato dua minggu lagi. Bu Yati selaku
wali kelas 6 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa
saja yang ingin ikut seleksi.
Gema dan Nurul jelas ikut berpartisipasi. Setiap hari mereka
selalu latihan membaca pidato agar lolos seleksi. Sampai hari
penyeleksian tiba, keduanya memberikan tampilan yang
memukau lalu dinyatakan lolos.
Saat hari perlombaan tiba, Nurul terus saja membanggakan
dirinya, menyatakan bahwa pasti ia akan juara. Sebab
sebelumnya dia juga pernah menjadi juara waktu kelas 5 SD
di lomba pidato.
Berbeda dengan Gema, ia tidak henti-hentinya berdoa dan
berlatih, mencoba menghafal kembali teks pidato. Ita pun
dipanggil lebih dulu, sang juara kelas 5 SD kini mendadak lupa
teks pidato yang sudah dihafalnya.
Setelah itu, Gema maju dan memberikan penampilan yang
sangat bagus. Semua juri kagum termasuk Bu Yati yang saat
itu datang untuk menemani mereka lomba.
Pengumuman pun tiba, Gema keluar menjadi juara 1
sedangkan Nurul harus menahan air matanya karena dia
tidak menang sama sekali.
11. Contoh Cerpen berjudul Indahnya Berbagi dengan
Sahabat
Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung
bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang
memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar
Ani, lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.
Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya.
Dalam teleponnya Lia mengatakan bahwa ia akan menjemput
Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana
untuk pergi ke sekolah.
Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah
Ani bersama ayahnya menggunakan mobil. Ani pun bergegas
berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk menemui
Lia.
Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku
tersebut pun masuk menuju kelasnya. Istirahat pun tiba,
keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar.
Ketika hendak membayar ternyata Lia lupa membawa
dompet. Sehingga Ani sang sahabat membayarkannya.
12. Contoh Cerpen berjudul Tukang Ramal karya Agus Noor
Kita belum lagi genap tiga belas tahun ketika datang ke pasar
malam itu. Keramaian dan lampu warna-warni seperti mimpi
yang ganjil. Aku pingin gulali, tapi kau mengajakku ke tukang
ramal bermata juling. Kau ingin tahu, bagaimana nanti kita
mati.
Tukang ramal itu menyeringai menatap kita. “Kalian memang
sahabat yang luar biasa,” katanya, “karena menyintai
perempuan yang sama.” Kita masih saling bertatapan, ketika
tukang ramal itu menarik tanganku. “Dan kau, kau akan mati
karena tabrak lari.”