0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan7 halaman

Kode Etik Guru: Panduan Profesionalisme

Modul kode etik

Diunggah oleh

siti aisah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
91 tayangan7 halaman

Kode Etik Guru: Panduan Profesionalisme

Modul kode etik

Diunggah oleh

siti aisah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 3 : FILOSOFI PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN NILAI

TOPIK 3

KODE ETIK GURU

DI SUSUN OLEH

NAMA : NOVITA SARI

NIM : 25105462940

NO. UKG : 201699541881

PPG GURU TERTENTU TAHAP 2

TAHUN 2025

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


KODE ETIK GURU, APAKAH PERILAKU GURU SEBAGAI PENDIDIKAN PERLU

PENDIDIKAN PERLU DI ATUR ?

A. Pengertian kode Etik Guru


Kode Etik Guru adalah seperangkat norma,nilai, dan prinsip moral yang mengatur
perilaku profesional seorang guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik,
pembimbing, dan teladan bagi peserta didik. Kode etik ini disusun oleh
organisasi profesi guru, seperti PGRI, dan menjadi pedoman sikap dan perilaku
dalam hubungan dengan peserta didik, dengan sesama pendidik, dengan orang
tua, dengan masyarakat, dengan profesinya, dan dengan pemerintah.

B. Isi Umum Kode Etik Guru


1. Guru menghormati hak asasi peserta didik
2. Guru bersikap adil dan tidak diskriminatif
3. Guru menjaga rahasia jabatan kecuali demi kepentingan hukum
4. Guru menjunjung tinggi kejujuran dan integritas
5. Guru menjadi teladan dalam ucapan dan tindakan
6. Guru mengembangkan kompetensi secara terus menerus

C. Apakah perilaku guru perlu diatur ?


Penilaian guru sebagai pendidik sangat penting untuk diatur karena guru bukan
hanya penyampaian ilmu, tetapi juga panutan bagi peserta didik. Setiap tindakan dan
perkataan guru dapat menjadi teladan yang dituri dan ditanamkan dalam diri peserta
didik. Oleh sebab itu, tanpa aturan yang jelas, dikhawatirkan akan muncul perilaku
yang tidak mencerminkan nilai – nilai pendidikan yang seharusnya diunjung tinggi oleh
seorang guru.
Selain itu pengaturan perilaku guru melalui kode etik merupakan upaya menjaga
profesionalisme dalam dunia pendidikan ini memberikan batasan sekaliguus arahan
yang membantu guru tetap dalam jalur yang benar, menjaga integritas, menjujung etika,
dan membangun relasi positif dengan siswa, rekan kerja, serta orang tua. Kode etik juga
melindungi profesi guru agar tetap dihormati dan tidak mudah di salah gunakan oleh
oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kemudian yang tak kalah penting, pengaturan perilaku guru akan meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendididkan. Masayarakat membutuhkan
jaminan bahwa anak anak mereka dibimbing oleh fuigur yang berkompeten dan
berkarakter. Ketika guru mematuhi kode etik, akan terbentuk iklim pendidikan yang
aman, sehat, dan bermartabat, baik bagi siswa maupun guru itu sendiri.
AKSI NYATA

MENUMBUHKAN KESADARAN DAN IMPLEMENTASI KODE ETIK


GURU DI SEKOLAH

A. Judul Aksi Nyata


Sosialisasi dan refleksi kode Etik Guru untuk meningkatakan profesionalime
dan keteladana.

B. Deskripsi Kegiatan
Saya melaksanakan kegiatan sosialisme internal tentang kode Etik Guru
kepada rekan – rekan sejawat di sekolah. Kegiatan ini berupa diskusi
kelompok, studi kasus, dan refleksi bersama mengenai bagaimana perilaku
guru mempengaruhi karakter dan psikologis peserta didik. Dalam sesi
tersebut, kami membahas 6 butir utama kode etik dan bagaimana
penerapannya dalam kehidupan sehari – hari di lingkungan sekolah.

C. Langkah – langkah Aksi


1. Mengumpulkan referensi kode Etik Guru dari PGRI dan Kemndikbud
2. Menyusun materi dan contoh – contoh pelanggaran serta implementasi
kode etik dalam pembelajaran
3. Melaksanakan presentasi kepada guru – guru di sekolah
4. Membuat refleksi tertulis dari setiap guru tentang nilai kode etik yang
paling mereka perjuangkan dan yang masih menjadi tantangan

D. Hasil yang di capai


1. Guru menjadi lebih sadar akan pentingnya adil, jujur dan menjadi teladan
2. Terciptanya suasana kolaboratif antar guru dalam menjaga
profesionalisme.
3. Ada kesepakatan nilai – nilai yang ingin di jaga bersama oleh seluruh
pendidik di sekolah

E. Relevansi dengan pembelajaran mendalam


1. Berkesadaran : Guru menyadari dampak perilakunya pada siswa
2. Bermakna : kegiatan ini tidak hanya wacana, tapi langsung dikaitan
dengan realita kelas
3. Mengembirakan : guru merasa dihargai dan diperkuat melalui diskusi
sejawat, bukan di hakimi.
DOKUMENTASI KEGIATAN

Kegiatan sosialisasi dengan rekan sejawat dan orang tua tentang pemaparan kode etik guru
dengan menggunakan teknologi visual (proyektor )
UMPAN BALIK REKAN SEJAWAT

Pak Agung [Link]


Guru Produktif

Konten ini sangat bermanfaat dan


menyadarkan saya pentingnya etika
dalam profesi guru. Saya jadi lebih
refleksi terhadap sikap dan
keputusan saya di kelas.

Ibu Indah [Link]


Guru PKN

Setelah ibu novi melakukan


sosialisasi tentang kode etik guru
saya mendapatkan pengetahuan
tambahan ilmu tentang kode etik
guru, dan kami rekan guru akan
lebih mengerti akan kebutuhan
peserta didik.

Ibu Dewi Tyas [Link]


Wakil Kesiswaan

Dari penjelasan ibu novi bahwa


penting halnya memahami dan
memakai 11 kode etik seorang guru
di zaman modern
REFLEKSI

1. Pembelajaran apa saja yang Bapak/ibu dapatkan selama proses merancang dan
melaksanakan promosi kode etik guru ini ?

Pembelajaran yang saya dapatkan selama proses merancang dan melaksanakan promosi
kode etik ini adalah saya mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam
tentang bagaimana bentuk, kegunaan dan kode etik prinsip bagi guru, diri sendiri, dan
rekan sejawat, sehingga kita sebagai pendidik dapat menempatkan diri untuk lebih
menghargai dan memiliki siskap rendah hati, dan saling tukar pikiran mengenai kemajuan
pendidikan di sekolah.

2. Tanatangan apa saja yang Bapak/ ibu hadapi dalam mempromosikan kode etik guru?
bagaimana saya mengatasinya ?

Tanatangan yang saya hadapi dalam mempromosikan kode etik guru yaitu :
 Kurangnya pemahaman guru terhadap kode etik itu sendiri dan cara penerapannya
di sekolah
 Kurangnya dukungan kepada pendidikan baik orang tua, sekolah, dan pemerintah
 Beban adamistrasi yang tidak dapat membuat guru tidak memiliki waktu dan
energi untuk pokus pada penerapan kode etik
 Guru yang tidak memiliki kesejahteraan yang memadai
 Dilema moral, guru dilema untuk menyimbangakan anatar kepentingan peserta
didik

3. Apa langkah selanjutnya yang akan Bapak/ibu lakukan untuk meningkatkan kesadaran
dan kepatuhan terhadap kode etik guru di lingkungan kerja Bapak/ibu?

Langakh selanjutnya yaitu yang akan saya lakukan untuk meningkatkan kesadaran dan
kepatuhan terhadap kode etik guru di lingkungan kerja saya adalah dengan melakukan
sosialisasi dan pelatihn secara rutin tentang kode etik guru, melakukan observasi secara
berkala.

KESIMPULAN
Kode etik profesi meruapakan bagian dari etika profesi. Oleh karena itu, kode etik adalah
sistem norma atau aturan uang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa
yang baik dan tidak baik. Tujuannya adalah memberi pelayanan khusus dalam
masyarakat tanpa mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok.

Anda mungkin juga menyukai