noun copula verb adjective preposition phrase catwalk model.
numeral negative sentence interrogative sentence predicate marker
Subject Predicate Adverb
The predicator may be a simple intransitive verb without any affixes. It may also take the prefix ber-, me-, or ter-. Adverbial is an optional element.
Subject Predicate Adverb Meaning
Ibu saya ada di rumah. My mother is at home. Latihan menari sudah selesai kemarin. The dance rehearsal has concluded yesterday. Uangnya tersimpan dengan baik. His money was kept safely.
Subject Predicate Object Adverb
The predicator may be a simple verb without any affixes. It may also take the affixes me-, -i, mei, memer-i, me-kan, memper-kan. Adverbial is an optional element.
Subject Predicate Object Adverb Meaning
Mereka sudah mengerjakan laporan itu They have done the report yesterday. kemarin. Dia mengalami kesulitan He experienced many difficulties as student. sebagai pelajar. Polisi bekuk pencuri. The police arrested the thief.
Subject Predicate Complement Adverb
The complement may be a noun phrase, an adjective, or a noun phrase preceded by an adjectivelike verb. It may be also a noun preceded by an adjective as predicate. Adverbial is an optional element.
Subject Predicate Complement Adverbial Meaning
Noun
Verb
Noun
Adverb The exam is two days away. lagi. He traded batik in the market. di Pasar. His father becomes a teacher.
Ujian tinggal dua hari Dia berdagang batik Ayahnya menjadi guru.
Subject Predicate Complement Meaning Noun Verb Adjective Bajunya berwarna kuning. Dia merasa beruntung. Subject Noun His shirt is yellow. He felt lucky.
Predicate Complement Meaning Adjective Noun rasanya. buahnya. jalannya. That mango is sweet in taste. This tree has many fruits. That person are slow in walking.
Mangga itu manis Pohon ini banyak Orang itu lambat
Subject Predicate Object Complement
The complement may be a noun phrase, an adjective, a noun phrase or a verb.
Subject Noun Predicate Object Verb Noun Complement Meaning Adjective He felt his body weak. That problem made him angry.
Dia merasa badannya lemah. Masalah itu membuat dia
Subject Predicate Object Complement Meaning Noun Verb Noun Noun Dia mengira saya orang Jawa. He thought me a Javanese/He thought I was a Javanese. Mereka menamai bayi itu Amir. They named the baby Amir. Subject Predicate Noun Verb Object Complement Meaning Noun Verb keluar. menari. He asked me to go out. They taught us dancing.
Dia meyuruh saya Mereka mengajarkan kami
Subject Predicate Object Object
The structure has two objects. The first object is indirect object and the second one is direct object. The indirect object is often called the beneficiary of an action.
Subject Predicate Noun Verb Saya Dia Indirect Object Direct Object Meaning Noun Noun pekerjaan. pekerjaan. I am getting my sister a job. He offered me a job.
sedang mencarikan adik saya menawari saya
Reference: Indonesian Grammar Made Easy by Dr. Liaw Yock Fang, TIMES 1996
Dalam kegiatan komunikasi sehari-hari, kita sering berandai-andai. Kalimat pengandaian tersebut di dalam bahasa Inggris sering disebut conditinional sentence. Ada tiga jenis conditinional sentence, yaitu: 1. Conditinional Sentence Type 1 : True in the present time. Fungsinya adalah untuk mengungkapkan rencana (plan), nasehat (adice) atau suatu kemungkinan (possibility / probability). Contoh : b If you don t have breakfast, you ll be hungry. Jika kamu tidak sarapan, maka kamu akan lapar. b If you go to university, you ll have to prepare everything from now. Jika kamu akan ke universitas, kamu harus mempersiapkan segalanya dari sekarang. b If you have time, will you come to my house? Jika kamu punya waktu, maukah kau ke rumahku? Kesimpulan : y Gunakanlah conditinional sentence type 1, jika ingin mengungkapkan suatu harapan, rencana, nasehat atau suatu kemungkinan yang akan terjadi. y Perhatikan penggunaan kata kerjanya :
! If clause mempergunakan kata kerja bentuk present, baik simple present atau present continuous. ! Expectation clause mempergunakan auxiliary will atau can + verb 1. 2. Continional Sentence Type 2 : Khayalan atau angan-angan (imagination) Contoh : b What would you do if you found $100.00 on the street? Apakah yang akan kamu lakukan jika kamu menemukan $100.00 di jalan? b If I had a racing car now, I would join the competition this month. Jika aku memiliki mobil balap sekarang, aku akan mengikuti kompetisi bulan ini. b If the price of gasoline were only Rp 50, I would be very happy. Jika harga dari bensin hanya rp 50, aku akan sangat senang. Kesimpulan : y Conditinional sentence type 2 digunakan jika ingin mengungkapkan khayalan belaka, mengkhyalkan sesuatu yang sebenarnya berlawanan dengan kenyataan yang sebenarnya. y Perhatikan penggunaan kata kerjanya : ! If clause mempergunakan kata kerja bentuk past tense. ! Expectation clause mempergunakan auxiliary would atau could + verb 1. 3. Conditinional Sentence Type 3 : Penyesalan (regret) masa lalu Contoh : b If it had not rained very hard yesterday, what would you have done? Jika kemarin tidak hujan, apa yang akan (telah dapat) kamu lakukan? b If Liz had come to my house yesterday, I would have served her special fruit juice. Jika kemarin Liz datang ke rumahku, aku akan mempersiapkan jus buah special untuknya. b If my father had given me money, I could have bought a dictionary. Jika ayahku jadi memberikanku uang, maka aku dapat telah membeki sebuah kamus.
Kesimpulan : y Gunakan conditional sentence type 3 jika anda ingin : ! Mengungkapkan ketidakberdayaan anda untuk melakukan sesuatu pada waktu lampau. ! Mengungkapkan sesuatu yang terlanjur terjadi, dan anda mempunyaisedikit rasa menyesal. y Perhatikan pengunaan kata kerjanya : ! If clause mempergunakan kata kerja bentuk past perfect (had + verb 3). ! Expectation clause mempergunakan auxiliary would have atau could have +verb 3. Diposkan oleh C-ZoNe di 02:36 0 komentar: Poskan Komentar
May 22nd, 2009 |
Author: Swara Bhaskara
Pada tulisan sebelumnya anda sebenarnya sudah banyak melihat contoh-contoh kalimat sederhana (simple sentences), kalimat majemuk (compound sentences), dan kalimat kompleks (complex sentences). Tulisan ini hanya mereview sedikit apa perbedaan antara ketiga jenis kalimat tersebut. Jika anda butuh contoh kalimat tambahan, dapat anda baca di topik Connjunctions dan penggunaannya. Are you ready? Lets start from simple sentences.
Simple sentences
Simple sentence (kalimat sederhana), juga disebut independent clause, adalah kalimat yang memiliki satu subject dan satu verb (predicate), dan sudah dapat mengekspresikan suatu kejadian/aktivitas secara utuh. Kalimat yang menggunakan subject majemuk (seperti pada contoh 2) atau verb majemuk (seperti pada contoh 3) juga dikatagorikan sebagai kalimat sederhana. Contoh:
1. I am going to study Japanese next year. 2. Jenny and Joni went to the shopping mall last night. 3. Ronny goes to the library and reads everyday.
Note: Contoh 2 memiliki subject majemuk yaitu Jenny dan Joni, sedangkan Contoh 3 memiliki verb majemuk yaitu goes dan reads.
Compound sentences
Compound sentence (kalimat majemuk) adalah kalimat yang mengandung sekurang-kurangnya dua independent clause yang dihubungkan oleh coordinating conjunctions, correlative conjunctions, atau semicolon (i.e. ; ). Contoh:
1. Some of the campers went into the woods to find dry tree branches for cooking, and the others built the tents. 2. Rini and Rere are chitchatting by the door, John is reading his book, Dodo is flattering Angelina on the class corner, but Didit is sleeping on his desk. (chitchat = ngobrol, flatter = merayu). 3. I had nothing to do last night, so I went out to see a movie by myself. (by myself = alone = sendirian, tanpa teman). 4. Neither my parents nor I heard of my cousin s accident. (Baik orang tua saya maupun saya tidak mendengar tentang kecelakaan (yang dialami) sepupu saya). 5. My parents went to Puncak for their vacation; my brother and I went to Bali for ours. Note: Kalimat ini mengandung dua independent clause yang dihubungkan oleh semicolon. Penggunaan semicolon merupakan alternatif untuk menggabungkan independent clause tanpa menggunakan conjunction. Kalimat ini juga dapat ditulis menjadi: My parents went to Puncak for their vacation, but my brother and I went to Bali for ours. (i.e. semicolon diganti dengan tanda koma dan coordinating conjunction but).
Complex sentences
Complex sentence (kalimat kompleks) adalah kalimat yang memiliki satu main clause/independent clause dan sekurang-kurangnya satu anak kalimat/dependent clause (subordinating clause). Anak kalimat biasanya berupa adverbial clause (i.e. clause yang diawali oleh subordinating conjunction (i.e. although, because, ect.) atau berupa adjective clause (i.e. clause yang diawali oleh relative pronoun (i.e. who, that, which, ect.). Pada kalimat kompleks, jika kalimat pokoknya (main clause) dihilangkan, anak kalimat akan memiliki makna yang belum lengkap. Contoh:
1. Because I didn t go to school last week, I didn t know (that) there would be an exam today. 2. I was studying English when my friend came. (Saya sedang belajar bahasa Inggris ketika temanku datang). 3. I seldom get good grades although I always study hard. (Saya jarang dapat nilai bagus walaupun saya selalu belajar dengan keras). 4. Besides we have to study grammar, we also must know how to speak fluently. (Selain kita harus belajar tatabahasa, kita juga harus tahu bagaimana cara berbicara dengan fasih). 5. I have received the letter that you sent me last week. (Saya telah menerima surat yang kamu kirim minggu lalu). 6. My dad bought this book, which is a hundred pages long, in Jakarta. (Papa saya membeli buku ini, yang tebalnya 100 halaman, di Jakarta). 7. The person whom you met yesterday is my sister. (Orang yang kamu temui kemarin adalah adik (perempuan) saya). 8. Because she is a nice person, she has many friends who are willing to help her. (Karena dia orang yang baik, dia punya banyak teman yang sudi menolongnya). 9. My dad bought this book, which is a hundred pages long, when he was in Jakarta. 10. Even though he is a good looking person, I will never be attracted to him because the girl whom he just dumped is my sister. (dump = campakkan).
Note: a) Contoh 1-4 adalah adverbial clause, contoh 5-7 adalah adjective clause. Contoh 8 -10 masing-masing mengandung 2 anak kalimat. Coba tentukan mana adverbial clause dan mana adjective clausenya. b). Gunakan relative pronoun which jika adjective clausenya hanya merupakan informasi tambahan yang tidak begitu penting (i.e. jika dihilangkan tidak merubah makna kalimat) dan, ingat, tanda koma dibutuhkan sebelum dan sesudah adjective clause tersebut.
Compound-complex sentences
Jika sebuah kalimat mengandung sekurang-kurangnya dua independent clause dan sekurangkurangnya satu dependent clause, kalimat tersebut disebut compound-complex sentence. Please try to make at least 3 compound-complex sentences!
Konstruksi merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam sebuah bidang arsitektur atau teknik sipil, sebuah konstruksi juga dikenal sebagai bangunan atau satuan infrastruktur pada sebuah area atau pada beberapa area. Walaupun kegiatan konstruksi dikenal sebagai satu pekerjaan, tetapi dalam kenyataannya konstruksi merupakan satuan kegiatan yang terdiri dari beberapa pekerjaan lain yang berbeda. Pada umumnya kegiatan konstruksi diawasi oleh manajer proyek, insinyur disain, atau arsitek proyek. Orang-orang ini bekerja di dalam kantor, sedangkan pengawasan lapangan biasanya diserahkan kepada mandor proyek yang mengawasi buruh bangunan, tukang kayu, dan ahli bangunan lainnya untuk menyelesaikan fisik sebuah konstruksi. Dalam melakukan suatu konstruksi biasanya dilakukan sebuah perencanaan terpadu. Hal ini terkait dengan metode penentukan besarnya biaya yang diperlukan, rancang-bangun, dan efek lain yang akan terjadi saat pekerjaan konstruksi dilakukan. Sebuah jadwal perencanaan yang baik akan menentukan suksesnya sebuah pembangunan terkait dengan pendanaan, dampak lingkungan, keamanan lingkungan konstruksi, ketersediaan material bangunan, logistik, ketidaknyamanan publik terkait dengan adanya penundaan pekerjaan konstruksi, persiapan dokumen dan tender, dan lain sebagainya.