0% found this document useful (0 votes)
51 views5 pages

Pengaruh Power Point

1. The document discusses a study on the effect of applying the cooperative learning model Number Head Together (NHT) accompanied by PowerPoint media in biology learning for students of class XI at MAN Salido in South Coastal Regency. 2. The study found that students who were taught using the NHT model with PowerPoint slides had higher average scores (76.70) compared to the control class that used lectures and question and answer (70.10). 3. Based on the data analysis, it was found that t count > t table, meaning the research hypothesis H1 is accepted, which is that there is a positive effect of applying the cooperative learning model NHT accompanied by PowerPoint media on student
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
51 views5 pages

Pengaruh Power Point

1. The document discusses a study on the effect of applying the cooperative learning model Number Head Together (NHT) accompanied by PowerPoint media in biology learning for students of class XI at MAN Salido in South Coastal Regency. 2. The study found that students who were taught using the NHT model with PowerPoint slides had higher average scores (76.70) compared to the control class that used lectures and question and answer (70.10). 3. Based on the data analysis, it was found that t count > t table, meaning the research hypothesis H1 is accepted, which is that there is a positive effect of applying the cooperative learning model NHT accompanied by PowerPoint media on student
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DISERTAI MEDIA POWER POINT


DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS XI MAN
SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN

E-JURNAL

Mellya Sandra Pertiwi


NIM. 10010243

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) PGRI SUMBAR
PADANG
2014

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE


NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DISERTAI MEDIA POWER POINT
DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS XI MAN
SALIDO KABUPATEN PESISIR SELATAN
Mellya Sandra Pertiwi, Nursyahra, RPP. Megahati
Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat
Email: mellyasandra17@[Link]

Abstract
Some teachers of subjects not use various learning models, on the other hand the teacher has not been using a
variety of learning media in schools. Students tend to be a lot of silence and fear of being wrong in an opinion or
give an answer to the material being taught. Then the teacher does not know the level of student understanding.
One alternative to overcome the problems that happen is to implement cooperative learning model number that
accompanied the Head Together media power point. This study aims to determine the effect of the application
of cooperative learning model NHT with power point slides on learning outcomes of students of class XI MAN
Salido South Coastal District of the school year 2014/2015. The research was conducted in the first three feet of
the school year 2014/2015. This study is a design experiment with randomized control group posttest-only
design. The study population was all students enrolled in the class XI first semester of 2014/2015 academic year
spread over 3 classes. With purposive sampling, then the sample were students of class XI IPA2 as a class
experiment using learning models NHT type of media with power point and class XI IPA3 as the control class
using lecture and question and answer. From the results of experimental studies have shown that the class
average (76.70) is higher when compared to the control class (70.10). From the analysis of the data obtained t is
1.89 and price TTable is 1.67. Thus t count> t table which means the research hypothesis H1 is accepted at 95%
confidence level ( = 0.05) that there is a positive effect of the application of cooperative learning model
number head together with media power point.
Keywords: Cooperative Learning, Number Head Together (NHT), Power Point Media, and learning outcomes.

Pendahuluan
Biologi merupakan suatu mata pelajaran
yang diajarkan di sekolah, pada setiap jenjang
pendidikan sampai perguruan tinggi. Sebagai
tenaga pendidik, guru merupakan salah satu faktor
penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan.
Sebagian siswa menganggap pelajaran biologi ini
termasuk pelajaran yang sulit untuk di pahami,
salah satunya pada materi sel, karena materinya
bersifat abstrak serta sub bahasan materinya banyak
sehingga banyak siswa yang kurang paham
terhadap materi yang di ajarkan, dan menyebabkan
siswa malas untuk belajar dan bosan dengan
suasana belajar.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru
bidang studi biologi kelas XI MAN Salido, bahwa
sebagian guru mata pelajaran belum meggunakan
metode atau model pembelajaran yang bervariasi,
disisi lain guru juga belum menggunakan media
pembelajaran yang bervariasi di sekolah. Saat
proses pembelajaran, ada beberapa siswa yang
tidak membaca materi yang akan dipelajari, suka

mengobrol dengan teman sebangkunya, dan ada


juga siswa yang melihat tugas atau latihan
temannya yang diberikan. Guru selalu memacu
siswa mengeluarkan ide-ide atau pendapat mereka
terhadap suatu permasalahan yang dikaji. Tetapi
setelah dilihat tidak adanya tanggapan atau umpan
balik dari siswa mengenai masalah yang terjadi.
Siswa hanya menerima penjelasan materi dari guru
saja. Ketika guru bertanya, siswa cenderung banyak
yang diam dan takut salah dalam menjawabnya.
Maka guru tidak mengetahui sejauh mana tingkat
pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan,
sehingga hal yang depmikian mengakibatkan siswa
kurang kreatif, kurang aktif dan tidak berpatisipasi
dalam belajar.
Selain guru jarang menggunakan model
pembelajaran disekolah, sebagian guru juga tidak
memanfaatkan media pembelajaran yang ada di
sekolah seperti ketersediaan infocus di sekolah. Hal
ini akan berdampak juga pada hasil belajar siswa.
Hasil belajar yang diperoleh siswa belum mencapai
kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang dapat
dilihat dari rentangan rata-rata nilai ulangan harian
siswa pada materi sel kelas XI MAN Salido tahun

2013/2014 yaitu 73,60 pada kelas XI.IA1 , 75,54


pada kelas XI. IA2 , dan 75,71 pada kelas XI. IA3 ,
sedangkan KKM yang ditetapkan untuk kelas XI
MAN salido Pesisir Selatan adalah 76.
Untuk menambah pemahaman siswa
dalam belajar, dengan penggunaan model
pembelajaran dan penggunaan media pembelajaran
dapat meningkatkan keinginan siswa dalam belajar.
Dalam pembelajaran, banyak jenis media yang
dimanfaatkan untuk
menyajikan pelajaran.
Kerumitan bahan ajar yang akan disampaikan pada
siswa dapat disederhanakan dengan bantuan media
pembelajaran dalam bentuk media power point.
Media pembelajaran sendiri merupakan segala
sesuatu yang dapat menyalurkan pesan dari
pengirim kepada penerima pesan, dari guru kapada
siswa sehingga terjadi proses pembelajaran
(Faturrohman dan Sutikno 2007). Untuk
mempermudah siswa dalam memahami materi
yang diberikan guru, maka bisa dengan
menggunakan media slide power point dalam
pembelajaran.
Media pembelajaran biologi dalam bentuk
slide power point diharapkan dapat menimbulkan
ketertarikan siswa dalam belajar sehingga siswa
berminat terhadap pelajaran biologi. Ketertarikan
siswa terhadap media slide power point dapat
dijadikan guru sebagai dasar untuk merancang
media pembelajaran yang menarik.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah
yang terjadi, guru harus memilih metode atau
model pembelajaran yang tepat sehingga
memudahkan siswa untuk memahami biologi.
Salah satu model pembelajaran yang digunakan
adalah model belajar kooperatif tipe Number Head
Together. Dalam model pembelajaran ini, siswa
dapat bekerja dalam kelompok kecil untuk
mengembang wawasan pengetahuan dan ide-ide
yang mereka miliki. Adapun tujuan yang ingin di
capai pada model pembelajaran ini adalah untuk
meningkatkan
penguasaan
akademik
serta
mengajarkan unsur kerja sama dalam penguasaan
materi (Rusman, 2011:206).
Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui
pengaruh
penerapan
model
pembelajaran kooperatif tipe NHT disertai slide
power point terhadap hasil belajar siswa dari segi
aspek kognitif kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Pembelajaran kooperatif merupakan salah
satu model pembelajaran yang terstruktur dan
sistematis, dimana kelompok-kelompok kecil
bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Menurut Asma (2008:2) Pembelajaran kooperatif
merupakan strategi pembelajaran yang melibatkan
partisipasi dalam satu kelompok kecil untuk saling

berinteraksi
untuk
memecahakan
masalah,
menyelesaikan suatu tugas atau menyelesaikan
suatu tujuan bersama. Kegiatan siswa dalam belajar
kooperatif antara lain mengikuti penjelasan guru
secara aktif, menyelesaikan tugas-tugas kelompok,
memberikan
penjelasan
kepada
teman
kelompoknya, mendorong teman kelompoknya
untuk berpatisipasi secara aktif, dan berdiskusi.
NHT adalah model pembelajaran yang
didahului dengan penyajian materi pembelajaran
oleh guru dan diakhiri dengan memberikan
sejumlah pertanyaan kepada siswa. Setelah itu
siswa
mendiskusikan
dan
menyelesaikan
pertanyaan-pertanyaan atau masalah-masalah yang
diberikan guru. Tahap permainan NHT ini dapat
berupa pertanyaan-pertanyaan yang ditulis pada
kartu-kartu yang diberi angka. Seorang siswa,
misalnya akan mengambil sebuah kartu yang diberi
angka tadi dan berusaha untuk menjawab
pertanyaan yang sesuai angka tersebut.
Menurut Lie (2010:59) mengemukakan
keuntungan dari tipe NHT yaitu:
1.

2.
3.

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk


saling
membagikan
ide-ide
dan
mempertimbangkan jawaban yang paling tepat.
Mendorong
siswa untuk meningkatkan
semangat kerjasama mereka.
Bisa digunakan dalam semua mata pelajaran
dan semua tingkatan siswa.

Menurut
Sabri
(2008:107)
media
merupakan alat yang digunakan sebagai perantara
menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran,
perasaan dan kemauan audien (peserta didik).
Fathurrohman dan Sutikno (2007) Dalam aktivitas
pembelajaran, media dapat didefenisikan sebagai
sesuatu yang membawa informasi dan pengetahuan
dalam interaksi yang berlangsung antara pendidik
dengan peserta didik. Jadi, media pembelajaran
berfungsi dapat memperjelas penyajian pesan dan
informasi sehingga dapat memperlancar dan
meningkatkan proses hasil belajar.
Dalam pembelajaran banyak media yang
dimanfaatkan untuk menyajikan pelajaran yang
salah satunya adalah slide power point. Usman dan
Asnawir (2002:72) Slide merupakan media gambar
yang diproyeksikan, dapat dilihat dengan mudah
oleh para siswa dikelas serta mudah dioperasikan.
Jadi biologi merupakan salah satu bidang
mata pelajaran, yang dapat menggunakan slide
power point sebagai media pendidikan, karena slide
mampu meningkatkan minat dan perhatian siswa
dalam belajar.
Menurut Anitah (2008:31) kelebihan slide
yaitu:

1.
2.

3.
4.

5.
6.

Gambar yang bersifat individual, memidahkan


guru dalam mengatur urutan penyajian.
Materi pelajaran dapat dibuat sendiri oleh
guru
dengan
menggunakan
prinsip
pemotretan.
Lama penyajian satu gambar dapat diatur oleh
guru sesuai dengan kebutuhan.
Proyektor slide yang bersifat otomatis, dapat
menampilkan sendiri urutan gambar yang
telah diatur.
Proyektor slide sederhana sehingga mudah
menggunakan.
Dapat digunakan untuk pembelajaran
individual maupun kelompok.

Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada bulan
Agustus-September pada semester I Kelas XI MAN
Salido Kabupaten Pesisir Selatan Tahun Pelajaran
2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan
adalah Randomized Control Group Posstest Only
Design. Subjek penelitian ini dikelompokkan
secara random menjadi dua, yaitu kelas eksperimen
dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen
diperlakuan (treatment) dan kelas control tanpa
perlakuan dan kedua kelas dilakukan tes (posstest)
yang sama.
Populasi pada penelitian ini adalah siswa
kelas XI MAN Salido Tahun Pelajaran 2014/2015
dengan jumlah seluruh 92 orang yang terdiri dari
tiga kelas. Teknik yang digunakan dalam
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
purposive sampling dengan penentuan kelompok
sampel yang mendekati nilai yang sama.
Variabel dalam penelitian ini adalah
Variabel Bebas, yaitu model pembelajaran
kooperatif tipe NHT diserta slide power point
dalam pembelajaran biologi. Variabel terikat, yaitu
hasil belajar siswa pada kelas sampel yang
diperoleh setelah tes akhir.
Data pada penelitian ini adalah adalah data
primer berupa hasil belajar biologi siswa pada dua
kelas sampel yang diperoleh dari nilai tes akhir.
Sumber data pada penelitian ini adalah dari siswa
kelas XI MAN Salido Kabupaten Pesisir Selatan
tahun pelajaran 2014/2015 yang menjadi sampel
penelitian.
Secara umum prosedur penelitian dapat
dibagi atas tiga bagian
yang terdiri tahap
persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah tes hasil belajar dengan 4 instrumen yaitu
valiiditas, reliabilitas, daya beda, dan indeks
kesukaran. Adapun teknik analisis data dalam

penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan


skor rata-rata hasil tes antara kelas eksperimen dan
kelas kontrol yang signifikan atau tidak, dengan
menggunakan uji t. Sebelum dilakukan analisis
data, maka dilakukan uji normalitas (lilieford), dan
uji homogenitas dengan uji f.

Hasil dan Pembahasan


Data hasil penelitian yang diperoleh
meliputi ranah kognitif yang didapat hasil belajar
siswa. Sebelum dilakukan tes akhir pada kedua
kelas sampel, terlebih dahulu dilakukan uji coba tes
berbentuk soal objektif sebanyak 68 butir soal yang
diujikan kepada siswa kelas XI MAN Salido
Kabupaten Pesisir Selatan. Setelah dilakukan uji
coba tes, maka didapatkan soal yang valid
sebanyak 32 butir soal yang akan diujikan untuk
soal tes akhir kepada kedua kelas sampel, yaitu
kelas eskperimen yang diikuti oleh 29 orang siswa,
dan pada kelas kontrol diikuti 30 orang siswa kelas
XI MAN Salido Kabupaten Pesisir Selatan.
Dari analisis hasil belajar siswa pada
kegiatan tes akhir, diperoleh data hasil belajar
siswa pada Tabel Homogenitas dibawah ini:
Tabel Homogenitas.
Kelas
Eksperimen
Kontrol

N
29
30

76,70
70,10

S
13,29
14,97

2
176,80
224,32

Berdasarkan tabel homogenitas terlihat


bahwa jumlah seluruh nilai siswa dan jumlah siswa
maka didapatkan nilai rata-rata kelas, jadi pada
kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata lebih
tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Pada
kelas eksperimen 76,70 dan pada kelas kontrol
70,10.
Pada kelas eksperimen diikuti oleh 29
orang siswa dengan jumlah siswa di atas KKM
yaitu 19 orang dengan persentase ketuntasan hasil
belajar sebesar 65% yang berada pada tingkatan
baik/minimal sedangkan pada kelas kontrol diikuti
oleh 30 orang siswa dengan jumlah siswa di atas
KKM yaitu 13 orang dengan persentase ketuntasan
hasil belajar sebesar 44% yang berada pada
tingkatan kurang. Hal ini sesuai dengan pendapat
Djamarah dan Zain (2010:107) bahwa pada
tingkatan keberhasilan dikatakan baik/ minimal
apabila bahan pembelajaran yang diajarkan hanya
60% s.d 70% saja dikuasai siswa dan dikatakan
kurang apabila bahan pembelajaran yang diajarkan
kurang dari 60% yang dikuasai siswa.

Analisis data hasil penelitian dilakukan


dengan uji normalitas, uji homogenitas kemudian
dilanjutkan dengan uji hipotesis untuk menentukan
statistik yang digunakan seperti tabel dibawah ini:
Tabel Analisis data.
Para
meter
Uji
Norm
alitas
Uji
Hom
ogeni
tas
Uji
Hipot
esis

Kelas
Eksperimen
Kontrol
0 = 0,07431
= 0,161

0 = 0,07441
= 0,161

Keterang
an
Berdistribusi
Normal

= 0,78
= 1,85

Varians
Homogen

= 1,67
= 1,89

Hipotesis
diterima

Dari tabel di atas pada perhitungan hasil


uji normalitas masing-masing kelas didapat LO < Lt
maka data berdistribusi normal. dan uji
homogenitas dengan Fh (0,78) < Ft (1,85), yang
berarti data bervarians
homogen. Kemudian
dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t.
Hasil uji hipotesis diketahui th (1,89) > tt, (1,67)
maka H1 diterima berarti terdapat perbedaan hasil
belajar biologi antara model pembelajaran
kooperatif tipe Number Head Together (NHT)
disertai media power point dengan metode ceramah
dan tanya jawab.

Number Head Together (NHT) disertai media


power point lebih baik hasil belajarnya
dibandingkan
hasil
belajar
dengan
menngunakan metode ceramah dan tanya jawab
siswa kelas XI MAN Salido Kabupaten Pesisir
Selatan.

Daftar Pustaka
Anitah, S. 2009. Media Pembelajaran. Surakarta:
UNS Press
Asma, N. 2008. Model Pembelajaran Kooperatif.
Padang: UNP Press
Djmarah, S., Bahri dan Zain Aswan. 2010. Strategi
Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Fathurrohman dan Sutikno. 2007. Strategi Belajar
Mengajar. Bandung: Refika Aditama
Lie, A. 2010. Cooperatif Learning. Jakarta:
Grasindo
Rusman. 20011. Model-Model
Jakarta: Rajawali Pers

Pembelajaran.

Sabri,A. 2008. Strategi Belajar Mengajar dan


Microteaching. Ciputat: Quantum Teaching
Usman dan Asnawir. 2002. Media Pembelajaran.
Jakarta: Ciputat Pers

Kesimpulan dan Saran


Berdasarkan hasil penelitia yang dilakukan, maka
penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai
berikut:
1. Berdasarkan analisis data bahwa siswa kelas
eksperimen yang diberi perlakuan dengan
menerapkan pembelajaran Kooperatif tipe
Number Head Together (NHT) disertai media
power point lebih baik hasil belajarnya dengan
nilai rata-rata yaitu 76,70 dengan persentase
ketuntasan hasil belajar siswa yaitu 65%
dibandingkan kelas kontrol dengan nilai ratarata yaitu 70,10 yang menggunakan metode
ceramah dan tanya jawab dengan persentase
ketuntasan hasil belajar siswa yaitu 44%.
2. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas
eksperimen dibandingkan kelas kontrol, dengan
pengujian hipotesis menggunakan uji t. Dengan
nilai t nya th (1,89) > tt, (1,67) , dengan
demikian hipotesis diterima (H1 diterima)
3. Berdasarkan perbandingan nilai rata-rata antara
kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat
dismpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan
menerapkan pembelajaran kooperatif tipe

You might also like