PEMERINTAH
Petunjuk:
- Pelajarilah teks berikut ini mengenai “Pemerintah”.
- Gunakanlah kosa kata di atas untuk membantu anda memahami kata-kata yang sulit.
- Dengarkan audio mengenai “Pemerintah”.
- Bacalah teks dengan suara yang lantang dan lakukan beberapa kali pengulangan.
- Pelajari ekpresi-ekspresi yang digarisbawahi yang dapat anda gunakan ketika berbicara
tentang “Pemerintah”!
Dialog 1: Mereka Berbohong
A: Apakah anda sudah memutuskan bagaimana anda akan memilih?
B: Maksud anda memilih nomor 1, 2, dan 3?
A: Iya, calon-calon yang akan meningkatkan sekolah, jalan, dan rumah sakit kita?
B: Maksud anda, orang-orang yang akan menaikkan pajak kita?
A: Tetapi televisi mengatakan bahwa pajak kita tidak akan meningkat.
B: Apakah anda percaya dengan iklan di TV?
A: Saya suka dengan iklan dimana seorang pemadam kebakaran menjelaskan mengapa kita harus
memilih.
B: Jangan percaya dia! Apapun yang dikatakan oleh iklan di TV, yang benar adalah yang
sebaliknya.
A: Tetapi judul dari pilihan nomor 1 adalah "Sekolah yang lebih baik tanpa biaya."
B: Judul tersebut seharunya "Sekolah yang bagus dengan biaya yang besar."
A: Saya tidak menyangka mereka membohongi kita.
B: Tentu saja mereka berbohong – Itulah yang dilakukan oleh politisi!
Dialog 2: Berikan Mereka Lebih Banyak LAgi
A: Apakah anda sudah mendapatkan surat pemilihan suara?
B: Sudah, lengkap dengan instruksi pemilihan.
A: Bagaimana anda akan memilih?
B: Sama seperti biasa, melalui surat. Hanya butuh 42 sen untuk perangko.
A: Maksud saya, apakah anda akan melilih atau menentang sistem pajak baru?
B: Tentu saja menentang semuanya.
A: Tapi kita membutuhkan pajak untuk membayar jalan raya, sekolah, dan penjara.
B: Kita sudah memilih sistem pajak baru untuk membayar itu semua!
A: Itu benar. Kemana saja semua uang tersebut?
B: MPR kita menghabiskan semuanya untuk penerbangan mereka di kelas pertama keliling
dunia.
A: Mereka bersenang-senang dengan uang kita.
B: Jadi kapan kita akan berhenti memberikan ini semua untuk mereka?
Dialog 3: Perubahan itu Bagus
A: Oke, kita memiliki presiden yang baru.
B: Tapi kita masih memiliki masalah yang sama.
A: Iya, tetapi dia sudah melakukan beberapa perubahan.
B: Perubahan seperti apa?
A: Saya kira dia sudah menutup tempat bermain bowling di Gedung Putih.
B: Oh, iya. Dia mengubahnya menjadi lapangan basket.
A: Siapa yang membayar itu semua?
B: Saya kira ya kita yang membayarnya!
A: Oke, itu tidak masalah, selama hal ini bisa membatu dia rileks dan dapat berfikir dengan lebih
jernih.
B: Iya, kita membutuhkan presiden yang tenang untuk dapat berfikir jernih.
A: Apakah presiden lain di dunia memiliki lapangan basket?
B: Mereka akan memilikinya. Kamu tahu kan, Amerika selalu memulainya.
Dialog 4: Komentar terhadap Presiden Baru
A: Apakah anda percaya Obama adalah presiden kita sekarang?
B: Saya sangat senang dengan hal ini.
A: Apakah anda memilih dia?
B: Tentu saja. Bagaimana dengan anda?
A: Saya juga memilihnya.
B: Saya sangat yakin dengan presiden baru kita ini.
A: Oya?
B: Saya tahu dia akan membantu membuat perubahan Amerika.
A: Saya juga berharap demikian, Amerika membutuhkan perubahan.
B: Saya merasa segala sesuatu sudah berubah sekarang, karena dia yang terpilih.
A: Saya sepenuhnya sependapat dengan anda.
B: Saya tidak lagi khawatir dengan Negara kita sekarang karena Negara kita berada di tangannya
sekarang.