Evaluasi Program Ekstrakurikuler Di SDN Candirejo Kabupaten Semarang
Evaluasi Program Ekstrakurikuler Di SDN Candirejo Kabupaten Semarang
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi konteks, input, proses, produk program
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten Semarang.
Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian evaluasi
model CIPP (Context, Input, Process, Product). Fokus penelitian ini yaitu program
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data
menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Tahapan analisis data antara lain koleksi data,
reduksi data, display data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aspek konteks sesuai dengan Panduan Teknis
Ekstrakurikuler di SD yaitu latar belakang program esktrakurikuler yaitu untuk
memfasilitasi dan mengembangkan potensi, bakat, dan minat peserta didik, serta
menumbuhkan mental dan memupuk percaya diri peserta didik. (2) Aspek input yang
meliputi perencanaan, sumber daya manusia yang terlibat, pembiayaan sudah memadai dan
sesuai dengan Pedoman Teknis Ekstrakurikuler di SD. Pada bidang sarana prasarana
ekstrakurikuler di sekolah perlu ditingkatkan; (3) Aspek proses, pelaksanaan program
ekstrakurikuler meliputi mekanisme program, pelaksananaan program, pengelolaan sarana
prasarana, ketenagaan dan pembiayaan sesuai dengan perencanaan program yang telah
disusun yang mengacu pada Panduan Teknis Ekstrakurikuler di SD; (4) Aspek produk,
meningkatnya keterampilan peserta didik, sering mendapatkan permintaan untuk
menampilkan di beberapa acara, menerima rata-rata 35 peserta didik baru setiap tahunnya;
(5) Faktor pendukung Kerjasama, komitmen, SDM yang berkompeten. Faktor penghambat
yaitu mitra yang terbatas, belum ada ruang khusus untuk ekstrakurikuler.
13
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
60
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
persentase mengenai dampak kegiatan pramuka yang diperoleh dari wawancara dengan kepala
yang mana siswa dapat mengimplementasikan sekolah SDN Candirejo Kabupaten Semarang
nilai-nilai yang terkandung ke dalam kehidupan menunjukkan bahwa SDN Candirejo Kabupaten
sehari-hari baik di sekolah maupun diluar sekolah. Semarang telah mengadakan kegiatan
SDN Candirejo Kabupaten Semarang ekstrakurikuler wajib yaitu pramuka, dan
memiliki beberapa program kegiatan ekstrakurikuler pilihan yaitu pencak silat, tari, drum
ekstrakurikuler antara lain ekstrakurikuler band dan renang. Waktu pelaksanaan penelitian ini
pramuka, tari, pencak silat, renang, drumband dan yakni 3 bulan, yaitu Maret-April 2020.
rebana yang belum pernah dievaluasi. Peneliti Penelitian evaluasi program kegiatan
melakukan penelitian evaluasi program kegiatan ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten Semarang menggunakan teknik pengumpulan data
Semarang, meliputi aspek konteks, input, proses berupa wawancara, observasi, dan studi
dan produk. Model evaluasi yang akan digunakan dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian
dalam penelitian ini adalah model evaluasi CIPP ini yang menghasilkan data penelitian meliputi:
(Context, Input, Process, Product). Tujuan Kepala SDN Candirejo Kabupaten Semarang,
penelitian evaluasi program kegiatan penanggungjawab kegiatan ekstrakurikuler SDN
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten Candirejo Kabupaten Semarang, pelatih
Semarang adalah untuk mengevaluasi aspek ekstrakurikuler Candirejo Kabupaten Semarang,
context, input, process, dan product program dan komite SDN Candirejo Kabupaten Semarang.
kegiatan ekstrakurikuler dan memberi rekomendasi Objek dalam penelitian ini yakni 1) Program
kepada SDN Candirejo Kabupaten Semarang Kegiatan Ekstrakurikuler, 2) Evaluasi Program, dan
mengenai implementasi program kegiatan c) Model CIPP (context, input, process, product).
ekstrakurikuler setelah mendapatkan hasil evaluasi Evaluasi program dalam penelitian ini
konteks, input, proses dan produk program kegiatan dimaksudkan untuk mengevaluasi pelaksanaan
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten program kegiatan ekstrakurikuler dengan
Semarang. menggunakan model evaluasi CIPP (context, input,
process, product).
METODE PENELITIAN Penelitian evaluasi program kegiatan
Jenis penelitian ini yaitu penelitian evaluasi ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten
dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini Semarang menggunakan teknik pengumpulan data
bertujuan untuk menganalisis atau mengevaluasi berupa wawancara, observasi, dan studi
pelaksanaan program ekstrakurikuler di SDN dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian
Candirejo. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang
ini adalah evaluasi model CIPP (context, input, digunakan untuk menguji keabsahan sumber yakni
proses, product). Adapun objek yang diteliti antara teknik triangulasi sumber. Pengujian dilakukan
lain aspek konteks meliputi kebutuhan program kepada kepala sekolah, penanggung jawab dan
ekstrakurikuler, tujuan ekstrakurikuler serta sasaran pelatih atau pendamping kegiatan ekstrakurikuler.
program ekstrakurikuler. Triangulasi teknik untuk uji validitas data. Dalam
Pada aspek input meliputi perencanaan penelitian ini triangulasi teknik dilakukan dengan
program ekstrakurikuler, pembiayan, sarana mengecek data kepada sumber yang sama dengan
prasarana dan sumberdaya manusia program teknik yang berbeda.
ekstrakurikuler. Aspek proses meliputi mekanisme
pelaksanaan program, pelaksanaan program HASIL DAN PEMBAHASAN
ekstrakurikuler, pengelolaan sarana dan prasarana, 1. Evaluasi Konteks Program
pengelolaan ketenagaan, dan pembiayaan program Ekstrakurikuler di SDN Candirejo
kegiatan ekstrakurikuler. Aspek produk meliputi Kabupaten Semarang
rapor peserta didik, prestasi peserta didik dan Berdasarkan wawancara dan studi
perkembangan potensi bakat minat peserta didik. dokumentasi diketahui bahwa latar belakang
Faktor pendukung dan penghambat program penyelenggaraan program ekstrakurikuler adalah
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten kesadaran atas kewajiban sekolah untuk
Semarang. melaksanakan pendidikan yang dapat
Penelitian ini dilaksanakan di SDN mengembangkan potensi sesuai dengan
Candirejo Kabupaten Semarang. Berdasarkan data karakteristik peserta didik. Sekolah memiliki tugas
61
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
untuk membekali pengetahuan dan keterampilan kerjasama dan cinta tanah air (Ismaya dan
bidang akademik dan non akademik pada peserta Romadlon, 2017; Ardianti, Wanabuliandari,
didik sehingga diperlukan adanya suatu program Kanzunnudin, 2019) . Hal tersebut sesuai dengan
untuk memfasilitasi, menggali dan tujuan ekstrakurikuler yang tertuang dalam
mengembangkan potensi, bakat dan minat peserta Panduan Teknis Kegiatan Ekstrakurikuler di SD
didik di sekolah yaitu melalui ekstrakurikuler. Hal (Kemendikbud, 2016) bahwa kegiatan
tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 ekstrakurikuler harus dapat mengembangkan
Tahun 2003 Pasal 12 ayat 1 (b) menyatakan bahwa potensi, bakat dan minat peserta didik dalam upaya
setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia
berhak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan seutuhnya. Sejalan dengan penelitian yang
sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. dilakukan oleh Riitta-Leena Metsäpelto and Lea
Penentuan jenis ekstrakurikuler yang Pulkkinen (2014) menunjukkan bahwa kegiatan
diselenggarakan di SDN Candirejo Kabupaten ekstrakurikuler dan kegiatan terorganisasi lainnya
Semarang didasarkan pada analisis kebutuhan dapat memberikan berbagai macam pengalaman
melalui observasi dan rapat antara kepala sekolah, dan interaksi yang lebih berkualitas antara peserta
tenaga pendidik dan kependidikan, serta komite didik, orang dewasa dan peserta didik di sekolah,
sekolah terhadap adanya potensi paling banyak yang dapat membangun sosioemosional yang baik.
pada peserta didik, pandangan masyarakat tentang Program ekstrakurikuler di SDN Candirejo
ketersediaan ekstrakurikuler di sekolah, Kabupaten Semarang berupaya untuk dapat melatih
ekstrakurikuler yang identik sering dipakai oleh mental dan memupuk percaya diri pada diri peserta
sekolah lain dan didasarkan pada kekuatan sarana didik. Hal ini selaras dengan fungsi ekstrakurikuler
prasarana dan dana sekolah. Sejalan dengan (Kemendikbud, 2016) bahwa ekstrakurikuler
penelitian yang dilakukan oleh Munastiwi (2018) memiliki fungsi pengembangan yaitu untuk
bahwa merencanakan kebutuhan ekstrakurikuler mendukung perkembangan personal peserta didik
dilakukan dengan cara menganalisis hasil melalui perluasan minat, pengembangan potensi,
observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. dan pemberian kesempatan untuk pembentukan
Fungsi analisis kebutuhan yaitu mengidentifikasi karakter dan pelatihan kepemimpinan.
kebutuhan, bakat minat anak, memetakan sarana Hal ini sejalan dengan Undang-undang
dan prasarana serta SDM pengajar. Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Tahapan ini sangat penting dilakukan untuk Nasional Pasal 3 adalah mengembangkan potensi
mengetahui daya dukung lembaga dalam peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Setelah dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
dilakukan analisis kebutuhan maka dapat diketahui berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
bahwa diperlukan program ekstrakurikuler yang mandiri, dan menjadi warga negara yang
dapat mengembangkan potensi di bidang kesenian demokratis serta bertanggung jawab.
dan olahraga seperti pencak silat, renang, tari, Sasaran program ekstrakurikuler adalah
drumband dan rebana. Hal ini sesuai dengan peserta didik. Sejalan dengan penelitian yang
Panduan Teknik Ekstrakurikuler di SD dilakukan oleh Natalie Fischer and Désirée Theis
(Kemendikbud, 2016) bahwa kebutuhan dan minat (2014) bahwa sasaran utama kegiatan
peserta didik dianalisis yang selanjutnya ekstrakurikuler adalah seluruh peserta didik.
dikembangkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler Menurut Panduan Teknis Ekstrakurikuler di SD
yang bermanfaat positif bagi siswa. (Kemendikbud, 2016) bahwa sasaran program
Berdasarkan wawancara dengan penanggung ekstrakruikuler adalah peserta didik Sekolah Dasar
jawab salah satu program ekstrakurikuler bahwa (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan
tujuan program ekstrakurikuler di SDN Candirejo Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada penelitian
Kabupaten Semarang secara garis besar adalah ini sasaran program adalah peserta didik sekolah
memfasilitasi dan mengembangkan potensi, bakat dasar (SD).
dan minat peserta didik, dan memberikan bekal SDN Candirejo Kabupaten Semarang
berupa keterampilan yang dapat mengasah softskill mewajibkan bagi peserta didik kelas 1 sampai
peserta didik. Selain itu, program ekstrakurikuler dengan kelas 5 untuk mengikuti ekstrakurikuler
yang diselenggarakan dapat membentuk karakter wajib yaitu pramuka. Berkaitan dengan
positif yang kuat dalam diri peserta didik, seperti ekstrakurikuler wajib pramuka, Ismaya (2013)
religius, bertanggung jawab, mandiri, empati, menyebut bahwa Applicability of Curriculum
62
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
63
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
dana diperoleh dari sumber-sumber yang sesuai Kemudian melakukan pendaftaran untuk mengikuti
dengan aturan perundang-undangan. kegiatan ekstrakurikuler dengan mengisi formulir.
Pada bidang sarana prasarana yang Sehingga peserta didik yang lebih dulu mendaftar
dibutuhkan untuk program ekstrakurikuler sudah melalui formulir kesediaan mengikuti
cukup, akan tetapi perlu dilengkapi untuk alat ekstrakurikuler yang dituju akan diterima selama
musik pianika karena peserta didik diminta untuk kuota peserta ekstrakurikuler tersebut belum penuh.
membawa pianika pribadi. Menurut Panduan Hal ini sejalan dengan sistem perekrutan pada
Teknis Ekstrakurikulerdi SD bahwa sarana penelitian Viningsih (2013) bahwa bahwa
prasarana disediakan oleh sekolah (Kemendikbud, mekanisme rekuritmen peserta ekstrakurikuler
2016). Sehingga SDN Candirejo Kabupaten dapat dilakukan dengan cara (1) penyampaian
Semarang perlu meningkatkan lagi sarana informasi secara tertulis tentang jenis kegiatan
prasarana yang belum terpenuhi. ekstrakurikuler yang disampaikan melalui
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber selebaran yang dibagikan kepada peserta didik, (2)
dana program ekstrakurikuler SDN Candirejo penyampaian informasi secara lisan, (3) melakukan
Kabupaten Semarang berasal dari BOS. Berbeda pendaftaran untuk mengikuti kegiatan
dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh ekstrakurikuler dengan mengisi formulir, (4)
Nurcahyo (2013) bahwa sumber dana melakukan seleksi/penempatan peserta menurut
ekstrakurikuler di SMA/MAN/Sederajat se- bidangnya, dimana terdapat pernyataan seleksi
Kabupaten Sleman berasal dari orang tua/wali dilakukan berdasarkan bahan pendaftaran melalui
murid. Dana atau keuangan digunakan untuk formulir , (5) kesesuaian bidang ekstrakurikuler
membayar pelatih dan pengelola, pengadaan yang diikuti dengan bakat dan minat.
sarana-prasarana olahraga, oprasional harian, biaya
mengikuti suatu kejuaraan atau event, dan 3.2 Pelaksanaan Program Ekstrakurikuler
membayar sewa gedung. Berdasarkan wawancara, observasi dan studi
dokumentasi bahwa pada bidang pelaksanaan
3. Evaluasi Proses Program Ekstrakurikuler program ekstrakurikuler SDN Candirejo Kabupaten
di SDN Candirejo Kabupaten Semarang Semarang bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler
3.1 Mekanisme Pelaksanaan Program didasarkan pada program kerja ekstrakurikuler
Berdasarkan wawancara dan studi yang berisi pengembangan materi dan jadwal
dokumentasi bahwa mekanisme program pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Materi
ekstrakurikuler di SDN Candirejo Kabupaten kegiatan ekstrakurikuler disusun oleh pelatih pada
Semarang yaitu melalui sosialisasi ekstrakurikuler saat awal semester atau 1 tahun dan disesuaikan
oleh kepala sekolah dan guru kelas kepada peserta dengan jadwal yang disepakati antara
didik dan orang tua/wali murid ketika penerimaan penanggungjawab dengan pelatih atau pendamping.
rapor peserta didik, pertemuan orang Jadwal ekstrakurikuler berdasarkan diskusi antara
tua/walimurid, grup paguyuban kelas dan ketika di penanggungjawab dengan pelatih. Ekstrakurikuler
kelas. Peserta didik yang ingin mengikuti dilaksanakan diluar jam pelajaran dengan durasi 2
ekstrakurikuler tertentu harus mengisi formulir jam pelajaran.
kesediaan mengikuti ekstrakurikuler. SDN Hal ini sejalan dengan Panduan Teknis
Candirejo Kabupaten Semarang mewajibkan Ekstrakurikuler di SD bahwa penjadwalan waktu
peserta didik kelas 1 sampai dengan kelas 5 untuk kegiatan ekstrakurikuler sudah dirancang pada awal
mengikuti ekstrakurikuler pramuka, dan tahun atau semester dan diatur sedemikian rupa
ekstrakurikuler drum band untuk kelas 4 dan kelas sehingga tidak menghambat pelaksanaan kegiatan
5 berdasarkan kebijakan dari sekolah. kurikuler atau menyebabkan gangguan bagi peserta
Perekrutan peserta ekstrakurikuler di SDN didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Candirejo Kabupaten Semarang tidak dilakukan Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan di luar jam
sistem seleksi penerimaan peserta ekstrakurikuler, pelajaran kurikuler yang terencana, dan dapat
baik itu secara wawancara, kuesioner atau tes. dilakukan setiap hari atau waktu tertentu
Perekrutan peserta ekstrakurikuler di SDN (Kemendikbud, 2016).
Candirejo Kabupaten Semarang dilakukan dengan Penelitian Hanafi (2020) bahwa menyebut
cara penyampaian informasi secara lisan oleh bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler
kepala sekolah, penanggungjawab dan guru kelas broadcasting di SMKN 4 Kota Malang meliputi
kepada peserta didik dan orang tua/wali murid. waktu pelaksanaan, pihak yang berperan dalam
64
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
65
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
66
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
67
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
Ardianti, Sekar Dwi., Wanabuliandari, Savitri., dan Kemendikbud. 2016. Panduan Teknis Kegiatan
Kanzunnudin, Mohammad. Implementasi Ekstrakurikuler Sekolah Dasar.
Pembelajaran Berbasis Ethno-Edutainment
Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Latifah, R., N., et al. 2017. Manajemen Kegiatan
Air Siswa Sekolah Dasar. REFLEKSI Ekstrakurikuler Bahasa Inggris di SMK
EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Negeri 7 Semarang. Educational
9 (2): 204-209. Management.
Arikunto, S., dan Jabar, C., S., A. 2014. Evaluasi Munastiwi, Erni. 2018. Manajemen Ekstrakurikuler
Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal
Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan
Islam.
68
Winny Rosa Damayanti, Yari Dwikurnaningsih
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER DI SDN CANDIREJO KABUPATEN SEMARANG
REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 11, Nomor 1, Desember 2020, hlm. 59-69
Niyra Tawfik Elklisly. 2017. The Impact of Singh Annu and Mishra Sunita. 2015.
Extracurricular Activities in Egyptian Extracurricular Activities And Student’s
Colleges on the Job Market. URJe – The Performance In Secondary School Of
Undergraduate Research Journal Government And Private Schools.
International Journal of Sociology and
Nurcahyo, Fathan. 2013. Pengelolaan Dan Anthropology Research, 1 (1)
Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler
Olahraga Di SMA/MAN/Sederajat Se- Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan.
Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Bandung: ALFABETA.
Jasmani Indonesia, 9 (2).
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian &
Permendikbud Nomor 62 Tahun 2014 Tentang Pengembangan: Research and
Kegiatan Ekstrakurikuler. Development. Bandung: Alfabeta.
Ramdhoni, Siti. 2019. Evaluasi Kegiatan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang
Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Standar Pendidikan Nasional.
Meningkatkan Karakter Siswa. Edulead:
Journal of Education Management. Viningsih, S.R. 2013. Pelaksanaan Program
Pengembangan Diri siswa di SMAN I
Riitta-Leena Metsäpelto and Lea Pulkkinen. 2014. Timpeh Kec. Timpeh Kabupaten
The benefits of extracurricular activities for Dharmasraya. Bahana Manajemen
socioemotional behavior and school Pendidikan.
achievement in middle childhood: An
overview of the research. Journal für Wirawan. 2012. Evaluasi:Teori, Model, Standar,
Bildungsforschung Online, 6 (3). Aplikasi, dan [Link]: PT Raja
Grafindo Persada.
69