0% found this document useful (0 votes)
79 views21 pages

Tenses in English Grammar Explained

This document provides explanations and examples of 15 English grammar topics: 1. Tenses including present, past, future and perfect tenses. 2. Gerunds and infinitives. 3. Conditional sentences. 4. Subjunctive forms. 5. Ellipsis. 6. Causative verbs. 7. Clauses. 8. Expressions of preference. 9. Conjunctions. 10. Prepositions. The document defines each topic and provides examples to illustrate English grammar structures.

Uploaded by

adinda putri
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
79 views21 pages

Tenses in English Grammar Explained

This document provides explanations and examples of 15 English grammar topics: 1. Tenses including present, past, future and perfect tenses. 2. Gerunds and infinitives. 3. Conditional sentences. 4. Subjunctive forms. 5. Ellipsis. 6. Causative verbs. 7. Clauses. 8. Expressions of preference. 9. Conjunctions. 10. Prepositions. The document defines each topic and provides examples to illustrate English grammar structures.

Uploaded by

adinda putri
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

1.

 Present Tense
Keterangan waktunya : always, often, every ( day, week, month), usually, sometimes, now and then,
seldom, never, when, tomorrow, tonight, this morning, next year, next day dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Verb 1 + es / s + Predikat + Objek

 She goes to school everyday.

Dia perempuan pergi ke sekolah setiap hari.

 I always wake up in the morning.

Saya selalu bangun di pagi hari.

2. Present Continous Tense


Keterangan waktunya : now, right now, at present, today, at this moment, when, still, soon dan lainnya.

Rumus : subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + Predikat + Objek

 She is washing her hair now.

Dia (perempuan) sedang mencuci rambutnya sekarang.

 They are playing basketball right now.

Mereka sedang bermain bola basket sekarang ini juga.

3. Present Perfect Tense


Keterangan waktunya : already, just, yet, so far, lately, never, ever, once, twice, several times, three times
dan lainnya.

Rumus : Subject + Have/has + verb 3 + Predikat + Objek

 I have gone to Bali island for three times.

Saya sudah pernah pergi ke pulau Bali 3 kali.

 The mechanic has fixed my car, so  I can go along with my friend in this weekend

Pak montir sudah memperbaiki mobilku, jadi saya bisa pergi dengan temanku akhir pekan ini.

4. Present Perfect Continous Tense


Keterangan waktunya : for, since, long, how long, all the morning dan lainnya.

Rumus : Subject + has / have + been + verb-ing + Predikat + Objek

 The passengers have been waiting for the next flight since this morning.

Para penumpang telah menunggu penerbangan berikutnya sejak pagi ini.

 My Mother has been cooking the Chinese food all the morning day.
Ibu saya telah memasak masakan Cina sepanjang pagi ini.

5. Past Tense
Keterangan waktunya : yesterday, the day before, ago, last week, last month dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Verb2 + Predikat + Objek

 She crossed over the bridge by motorcycle last night.

Dia ( perempuan ) menyebrangi jembatan dengan sepeda motor kemarin malam.

 They left me alone in the middle of the jungle yesterday.

Mereka meninggalkan aku di tengah hutan kemarin.


 

6. Past Continuous Tense


Keterangan waktunya : all day yesterday, the whole day yesterday, at … o clock yesteday dan
sebagainya.

Rumus : Subjek + to be (was/were) + verb-ing + Predikat + Objek

 I was praying when you came to my house yesterday.

Aku sedang beribadah ketika kamu datang ke rumahku kemarin.

 Rino was playing PS 3 the whole night yesterday.

Rino sedang bermain PS 3 sepanjang malam kemarin.

7. Past Perfect Tense


Keterangan waktunya : by the end of …., before, after, as soon as, until dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Had + Verb III + Predikat + Objek

 Sinta had studied English before she came to my house.

Sinta sudah belajar Bahasa Inggris sebelum dia datang ke rumahku.

 By the time Tio was graduated from this University, she had not been in London for over four years.

Pada saat Tio lulus dari Universitasnya, dia belum pernah berada di Australia selama lebih dari 4 tahun.

8. Past Perfect Continuous Tense


Keterangan waktu yang dipakai: when, by last, by yesterday dan sebagainya.

Rumus : Subject + had been + Verb-ing + Predikat + Objek

 When the guests came, we had been waiting for an hour.

Ketika para tamu datang, kita telah menunggu selama satu jam.
 She had been reading eight story books since last month.

Dia ( perempuan )telah sedang membaca delapan buku cerita semenjak bulan lalu.  

9. Future Tense
Keterangan waktunya : tomorrow, morning, afternoon, evening, next …, tonight, soon, later,  dan
sebagainya.

Rumus : Subjek + will + Verb 1 + Predikat + Objek

 They will arrive from Japan next week.

Mereka akan tiba dari jepang minggu depan.

 The rainy season will come  again in a few days.

Dalam beberapa hari ini musim hujan akan tiba.

10. Future Continuous Tense
Keterangan waktunya : tomorrow, next …, at the same time, at … o’clock tomorrow, by this time dan
sebaginya.

Rumus : Subjek + Shall/will + be + Verb-ing + Predikat + Objek

 I shall be going to school at seven o’clock tomorrow morning.

Saya akan sedang ingin ke sekolah pada jam tujuh besok pagi.

 We will be studying if you will come at seven o’clock p.m tomorrow.

Kami akan sedang belajar jika kamu datang pada jam tujuh malam besok.

11. Future Perfect Tense


Keterangan waktunya : by the of…, before, by now, by next, this time tomorrow dan sebagainya.

Rumus : Subjek + shall/will + have + Verb III + Predikat + Objek

 Dewi will have made a new dress by the and of this week.

Dewi akan sudah membuat baju baru menjelang akhir minggu ini.

 He will have married with Jesi by the and of this week.

Dia ( laki – laki )akan sudah menikah dengan Jesi menjelang akhir minggu ini.

12. Future Perfect Continuous Tense


Keterangan waktunya : by next …, by … o’clock, by this time tomorrow dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Shall/will + Have been + Verb-ing + Predikat + Objek

 Mira will have been visiting her family for a week by the end of this year.
Mira akan sedang mengunjungi keluarganya selama satu minggu menjelang akhir tahun ini.

 Father will have been building the house for a month on next week.

Ayah akan sudah sedang membangun rumah selama satu tahun pada minggu depan.

13. Future Past Tense


Keterangan waktunya : the day before, the previous day, the year before, when dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Should/would + V-1 + Predikat = Objek

 He would buy magazine the previous day.

Dia ( Laki – laki ) akan membeli majalah hari sebelumnya.

 Sometimes, she would sing when she felt bored.

Terkadang, dia akan bernyanyi saat merasa bosan.

14. Future Past Continuous Tense


Keterangan waktunya : at … o’clock yesteday, on … ( month ) last year, tomorrow, the day before dan
sebagainya.

Rumus : Subjek + Should/Would + Be + V-ing + Predikat + Objek

 We should be waiting for the next two hours.

Kita harus menunggu dua jam berikutnya.

 She would be cleaning my room last night.

Dia akan membersihkan kamar saya tadi malam.  

15. Future Past Perfect


Keterangan waktunya : at yesterday, on last week, in last year dan sebagainya.

Rumus : Subjek + Should/Would + Have + V-3 + Predikat + Objek

 I should have worked in this office last night.

Seharusnya aku bekerja di kantor ini tadi malam.

 She would have not come late to school if she had got up early.

Dia tidak akan terlambat datang ke sekolah jika dia bangun pagi-pagi.

16. Future Past Perfect Continuous Tense


Keterangan waktunya : by the end of this …, by next month, by the next year dan sebagainya.

Rumus : Subjek + should/would + have + been + verb-ing + Predikat + Objek


 By last Saturday I should have been sailing for three days.

Pada hari Sabtu yang lalu saya seharusnya sudah berlayar selama tiga hari.

 I would have been building a wall for three days.

Saya dulu pernah berencana akan terus membangun dinding selama 3 hari.

1. Gerund dan Infinitive

Gerund adalah salah satu bentuk verb yang berakhiran –ing yang biasa disebut verb –ing


dan berfungsi noun. Contohnya seperti playing, dancing, walking, dan sebagainya.

Lalu Infinitive adalah bentuk verbal yang bisa berfungsi sebagai noun dalam kalimat.


Rumus dari infinitive adalah “to+  base be”. Contohnya seperti to drink, to play, to
walk dan sebagainya.

2. Conditional Sentence

Conditional sentence adalah bentuk kalimat peng-andai-an, yang menyatakan suatu


tindakan atau peristiwa yang akan terjadi jika syaratnya terpenuhi. Tidak usah bingung-
bingung membendakan bentuk kalimat ini, jika berawalan kata “if” saja tanpa
dilanjutkan “only” atau menjadi “if only” berarti itu termasuk conditional sentence.

3. Subjunctive

Subjunctive adalah kata kerja yang digunakan untuk membayangkan akibat dari sesuatu
yang tidak ada atau tidak terjadi. Atau dengan kata lain, makna kalimat subjunctive ini
selalu berlawanan dengan kenyataan tau fakta. Kata-kata yang biasa digunakan
dalam subjunctive adalah “wish” (menginginkan), “as if/ as though” (seolah-olah), “would
rather’ (Lebih suka), “if only” (seandainya/jika saja).

4. Ellipsis

Ellipsis adalah salah satu tanda baca yang digunakan untuk menunjukan adanya bagian
yang hilang pada kutipan langsung dan untuk memutuskan kalimat.
 

5. Causative Verb

Kata kerja yang digunakan untuk menunjukan bahwa subject tidak bertanggungjawab
langsung terhadap aksi yang terjadi melainkan seseorang atau sesuatu yang lain yang
melakukan aksi tersebut. “Let”, “make’, “have” dan “get” merupakan causative verb yang
sering digunakan. 

6. Clauses

Clauses adalah serangkaian kata yang mengandung subjek dan predikat. Dalam bahasa
inggris ada 2 macam clauses, yaitu Main Clauses (induk kalimat), dan Subordinate
Clauses (anak kalimat).

7. Preference

Kalimat preference digunakan ketika seseorang akan memberikan suatu saran,


menawarkan sesuatu atau meminta pendapat orang lain tentang apa yang harus (lebih
baik) dilakukan. Kata yang sering digunakan kalimat preference yaitu “prefer”, “would
prefer”, “would rather”.

8. Conjunction

Conjunction adalah kata yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua kata, frasa,
klausa, atau kalimat. Dalam bahasa Indonesia, conjunction diartikan sebagai kata
penghubung, misalnya; dan, meskipun, atau, akan tetapi, dan lain sebagainya.
Contoh conjunction yang sering kita temukan dalam bahasa Inggris adalah because, but,
however, and, or, although, if, dan lain sebagainya.

9. Preposition
Preposition adalah kata yang bersama objeknya (disebut object of preposition)
menerangkan verb, noun, atau adjective. Berdasarkan fungsinya, ada beberapa
macam preposition. Berikut diantaranya.

 preposition of time: untuk memberi petunjuk waktu (at night, after lunch, during
the storm),
 preposition of place and position: untuk memberi petunjuk tempat atau posisi
(among his friends, inside my PC, outside the auditorium),
 preposition of movement: untuk memberi petunjuk arah pergerakan (towards the
post office, go up stairs, out of the hall).

10. Participle

Participle adalah bentuk turunan dari kata kerja dalam bahasa Inggris yang bisa
digunakan sebagai kata sifat atau untuk membuat kalimat tenses.
Contoh participle dalam bahasa Inggris adalah bored dan boring. Kedua kata ini berasal
dari kata kerja “bore” yang artinya membuat bosan.

11. Tenses

Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu
(sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa.

12. Passive Voice

Passive voice adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan
melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan
aksi (doer of action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima
hasil dari suatu aksi tersebut (receiver of action).

1. Panduan belajar kemampuan verbal


a. Sinonim, Antomin dan Kosa kata
Dalam mengerjakan sinonim, antonim, dan kosa kata, it’s OK kalo kamu banyak yang
kesulitan dengan kosa-kata yang muncul karena memang tingkat kesulitan kosa-
katanya tinggi. Tapi jangan sampe panik dan mati-matian menghafal kamus. Nah tapi
gimana donk kalo banyak kosa kata yang ga ngerti?

Tips klisenya sih ya banyak-banyak baca dari sumber bacaan yang menggunakan
Bahasa Indonesia dengan baik, misalnya koran Kompas. Dengan banyak
membaca, kamu akan ketemu banyak kosa-kata baru. Trus kalo ketemu kosa-kata
baru, jangan didiemin aja, tapi coba buka KBBI.“Ya tapi kan tesnya udah mepet, gimana
donk?”
Berikut ini beberapa tips untuk mengerjakan soal sinonim, antonim, dan kosa kata:

1) Biasakan memahami makna suku kata


Biasanya sebuah kata terdiri dari gabungan beberapa kata atau imbuan. Misalnya nih
“nasionalisme”, terdiri dari kata “nasional” dan “isme”. Kalo kamu tau salah satu dari kata
atau imbuhan tersebut, itu akan membantmu buat menebak arti katanya. Misalnya lagi
“tele-phone“, tele artinya jarak jauh, phone artinya suara. Trus bisa juga, tele-portasi, tele-
gram, tele-pati. Dari sebuah kata “tele” aja bisa membentuk beberapa kata baru.

(Soal USM STAN 2015)

Kata tersebut terdengar asing banget nih dan jarang banget digunakan dalam
kehidupan sehari-hari. Tapi kalo kamu jeli, ada kata yang sering banget dipake banget
yaitu “didak” yang sering digabung menjadi “otodidak”. Nah kalau
“otodidak” kamu pasti tau artinya kira-kira belajar sendiri, dalam hal ini “oto” artinya
sendiri. Dari sini aja lo udah bisa menebak kalau jawabannya antara B dan D.
2) Gabungkan kata agar kamu dapet konteksnya
Kalo tips pertama, kita memecah katanya, kalo ini digabung dengan kata lain biar kita
ngerti konteksnya. Kamu pasti sering denger sebuah frase, entah dimana, tapi kamu ga
tahu benar-benar arti kata-katanya.
(Soal USM STAN 2015)

Frase yang sering banget melekat pada dengan “tandon” adalah “tandon air”. Tinggal
dimasukkan pilihan jawaban di atas dengan menjadi …. air. Nah yang paling sesuai
dengan pengertian “tandon air” yang selama ini kita pahami adalah barang tanggungan
air / barang untuk menanggung air (E).

3) Kembalikan ke makna bahasa asalnya


Beberapa kata dalam Bahasa Indonesia diserap dari bahasa asing. Kadang kita lebih
tau arti kata dalam Bahasa asingnya ketimbang arti kata setelah diserap menjadi
bahasa Indonesia, terutama kata yang berasal dari bahasa inggris.

(Soal USM STAN 2015)

Well, kalo dilihat sekilas, kata “adisi” terlihat sangat jarang dan asing digunakan dalam
Bahasa sehari-hari. Coba kira-kira, berasal dari kata apa sih “adisi” itu? Kalau kamu jeli,
“adisi” berasal dari kata “addition” atau bisa juga “additional”. Lihat suku kata “add” yang
artinya tambah. Jadi dengan cara ini kamu bisa menebak jawaban soal tersebut adalah
C.
b. Analogi kata
Analogi kata adalah persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan. Dari dua
atau lebih kata yang diberikan pada soal, kita diminta untuk mencari pasangan (bisa
lebih) kata yang mempunyai hubungan yang sama dengan soal.
(USM STAN tahun 2011)

Jawaban yang tepat adalah (C) Cerita : Alur. Rona Menggambarkan wajah. Alur
menggambarkan cerita.

Tips mengerjakan soal seperti ini sih sering-sering berlatih soal biar kemampuanmu
mengetahui hubungan kata bisa lebih terasah. Kalo kamu udah ga ngerti salah satu
kata dalam soal, misalnya dalam soal di atas kamu ga ngerti apa itu “rona”, mending di
skip aja karena terlalu riskan buat menebak-nebak analoginya.

c. Bacaan
Dengan mepetnya waktu pengerjaan, aku dulu baca soalnya baru nyari jawaban di
bacaan. Misal soalnya “ide pokok paragraf kedua” ya langsung aja baca paragraf
keduanya, paragraf pertama abaikan aja. Dengan begitu kamu bakal menghemat
waktu dan energi.

Kamu bisa tonton video penjelasan dari Pak Kosim tentang bacaan dan teks berikut:

 Ide Pokok dan Kesimpulan Paragraf


 Pertanyaan Sesuai Bacaan
 Fakta dan Tanggapan dalam Teks
Selain beberapa tips di atas, kamu juga bisa baca Tips Mengerjakan Soal TPA Verbal
SBMPTN dari Panje berikut

 Tips Mengerjakan Soal TPA Verbal SBMPTN


Trus kamu juga bisa tonton video Sabda berikut
 Basic Verbal Skills
 Latihan soal Verbal
Setelah kamu cukup memahami materi TPA verbal di atas, kamu bisa mulai
mengerjakan latihan soal TPA verbal USM STAN berikut. Disitu udah tersedia
pembahasannya juga.

 Soal USM STAN 2017 – Bahasa Indonesia


 Soal USM STAN 2017 – Verbal
 Soal USM STAN 2016 – Bahasa Indonesia
 Soal USM STAN 2016 – Verbal
 Soal USM STAN 2015 – Bahasa Indonesia
 Soal USM STAN 2015 – Verbal
 Soal USM STAN 2014 – Bahasa Indonesia
2. Panduan belajar kemampuan Aritmatika, Logika dan Pola Barisan
a. Aritmatika
Aritmatika mendapat porsi yang cukup banyak dalam TPA USM STAN. Dibanding TPA
SBMPTN, tingkat kesulitannya sih menurutku masih sulit di STAN. Tapi secara umum,
materi nya udah pernah kamu dapetin waktu SMP atau SMA.

Untuk belajarnya, kamu WAJIB tonton semua video basic math yang dijelasin Sabda di
sini:

 Introduction to Basic Mathematical Skills


 Mathematical Method and Postulates
 Algebra and Arithmetics – Teori
 Mathematical Modelling and Ratio – Teori
 Graphics – Teori
 Latihan soal aritmetika
Sedikit tambahan tips dariku dalam mengerjakan soal aritmatika khususnya USM
STAN:

1) Kamu ga harus ngitung secara presisi


Beberapa soal USM STAN memang sengaja dibuat rumit, namun untuk mengetahui
jawabannya, sebenernya kamu ga mesti dapet jawaban secara presisi, karena kalo
ngitung secara presisi, bakal butuh waktu yg lama. Sedangkan di ujian ini, kamu mesti
berpacu dengan waktu.

Contoh (soal USM STAN 2015)


Nah sekilas, soal itu terlihat rumit banget dikerjakan, padahal sebenernya soal itu bisa
dikerjakan dalam semenit, tapi ya gitu, jangan dihitung secara presisi pake pendekatan
aja.

Jadi kira-kira jawabannya nilai p itu sama dengan 1,2 atau yang mendekati adalah
pilihan jawaban E, coba cek pake kalkulator

2) Hafalkan bentuk-bentuk pecahan / desimal


Ini ga hafalan rumus, tapi bentuk-bentuk pecahan/desimal aja. Beberapa
bentuk pecahan yang sebaiknya kamu hafal di luar kepala soalnya nanti akan sangat
berguna untuk meningkatkan kecepatan dalam mengerjakan soal.

Contoh:

Hasil dari 0,625 : 0,875 adalah…? (Soal USM STAN Tahun 2014)
Kalau kamu hafal bentuk pecahan di atas, soal ini sangat mudah dikerjakan. 0,625 =
5/8, sedangkan 0,875 = 7/8. Jadi hasilnya 5/7

3) Pada dasarnya, hampir semua soal aritmatika USM STAN bisa dikerjakan dalam waktu
relatif singkat
Kalo lihat soal yang tampak njelimet di aritmatika STAN, kamu sebaiknya husnudzon kalo
itu sebenernya soal mudah.

Contoh (soal USM STAN 2016)

Contohnya soal di atas, tampaknya sih rumit dan butuh waktu lama, tapi sebenernya
soal tersebut bisa dengan cepat dikerjakan. Cek aja pilihan jawabannya, cantik semua
angkanya.

 Penyebut –> 1,23 (0,77 + 1,23) – 0,23 (0,77 + 1,23) = (1,23 – 0,23) (0,77 + 1,23) = 1.2 =
2
 Pembilang –> 1,23 (1,23 + 1,77) – 0,23 (1,23 + 1,77) = (1,23 – 0,23) (1,23 + 1,77) = 1.3
=3
Jadi jawabannya 2/3 (kalo kamu masih bingung, kamu bisa tonton video penjelasannya
di sini)
b. Logika
Soal logika USM STAN terdiri dari soal logika proposisi dan logika analitik. Logika
proposisi itu isinya ada hubungan antara premis p dan q, negasi, hubungan jika-
maka, hubungan semua-ada, dan menarik kesimpulan dari premis yang udah disediain di
soal. Banyak anak yang awalnya nyepelein soal ini. Padahal kalo kamu ga paham
teorinya, kemungkinan rawan terjebak.
Sedangkan logika analitik, kamu dikasih suatu bacaan dan ada beberapa pertanyaan
yang mengacu ke bacaan itu. Tapi sebelum kamu menjawab, kamu harus menganalisis
dulu bacaannya.
Aku saranin banget kamu tonton semua video dan baca penjelasan tentang logika dari
Sabda dan Wilona berikut:

 Basic Thinking and Reasoning Skills


 Tips Belajar TPA Logika Proposisi SBMPTN
 Review Teori Logika
 Latihan Soal Logika
Sedikit tips untuk menjawab dengan menarik kesimpulan di soal tipe logika proposisi:

 Fokus ke premis yang sedang dibicarakan di soal


 Jangan berasumsi atau mengambil kesimpulan di luar premis yang dibicarakan
 Jangan mengaitkan premis dengan kehidupan nyata
Sedikit tips untuk menjawab soal logika analitik

 Baca bacaan yang dikasih, dan ubah ke dalam bentuk tabel/simbol;


 Pastiin tabel/simbol yang kamu bikin bener, jadi kamu gak perlu baca bacaannya
berkali-kali; dan
 Gunakan tabel/simbol yang kamu bikin untuk ngejawab soal berikutnya
c. Pola Barisan
Soal pola barisan USM STAN secara umum dibagi menjadi 3:

 Pola angka
 Pola huruf
 Pola gambar
Kalo analogi kata di bagian verbal, kamu dituntut memahami hubungan dari kata, kalo
pola barisan kamu dituntut menebak pola angka, huruf atau gambar yang ada di soal.
Polanya itu kalo buat angka, bisa pola selisih, pola loncat/ selang-seling, pola kuadrat,
pola tingkat dua, pola bilangan prima, dll.

Sama seperti analogi kata, di pola barisan ini aku saranin kamu banyak-banyak kerjain
soal agar instingmu dalam mengetahui suatu pola bisa meningkat.

 Latihan soal pola barisan


 Latihan soal pola gambar
Setelah kamu cukup memahami materi TPA Logika dan Aritmatika di atas, kamu bisa
mulai mengerjakan latihan soal TPA Logika dan Aritmatika USM STAN berikut. Disitu
udah tersedia pembahasannya juga.

 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2017


 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2016 
 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2015 
 Soal USM STAN Logika dan Aritmatika 2014 
PANDUAN BELAJAR TBI USM STAN

Secara umum, tingkat kesulitan TBI USM STAN di atas UN dan SBMPTN. Dari
pengalamanku ngadain TO USM STAN sampe puluhan kali, mayoritas anak yang
mendapat nilai mati karena kurang di TBI ini.
Jenis soal TBI USM STAN

1. Structure and written expression


2. Error Recognition
3. Reading Comprehension
Bagian Structure and written expression dan Error Recognition terdiri dari soal-soal
grammar dan vocabulary yang biasanya setara atau mirip dengan soal-soal TOEFL. Jadi
lumayan banyak materi di TBI yang ga diajarkan di SMA.

Nah untungnya Donna udah baik hati sekali bikin materi tambahan khusus TBI yang
lengkap banget untuk USM STAN ini.

 Materi bahasa inggris STAN


Kamu wajib banget tonton semua video materi di atas. Setelah belajar materi di
atas, kamu bisa kerjakan soal dan pembahasan TBI berikut

 Soal USM STAN 2017 – Bahasa Inggris


 Soal USM STAN 2016 – Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2015 – Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2014 – Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2013 – Bahasa Inggris
 Soal USM STAN 2010 – Bahasa Inggris
 Latihan Soal 1 – STAN
 Latihan Soal 2 – STAN
Kalo hasil latihanmu masih mepet nilai mati, aku saranin sih pas tes nanti kerjakan
semua soalnya aja. Meskipun kalo salah kemungkinan -1, tapi jauh lebih penting
menghindari nilai mati dulu. Strategiku dulu juga gitu. Aku merasa lemah di TBI, jadinya
semua soal TBI aku kerjain, sedangkan TPAnya usahain setinggi-tingginya nilainya.

Selain itu, karena soal-soalnya mirip TOEFL, kamu bisa juga belajar tambahan atau
latihan dari buku-buku TOEFL.
PANDUAN BELAJAR TWK SKD

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan


kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia
yang meliputi

1. Pancasila,
2. Undang Undang Dasar 1945,
3. Bhineka Tunggal Ika serta
4. Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu mengenai sistem tata negara Indonesia,
baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan
bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global,
kemampuan peserta dalam berbahasa Indonesia secara baik dan benar.
Untuk bahan belajarnya sih di zenius saat ini belum ada materi khusus SKD. Meskipun
begitu, untuk materi sejarah perjuangan bangsa, kamu bisa belajar dari video sejarah
SBMPTN zenius.
Beberapa materi dari sumber lain yang bisa kamu gunakan sebagai bahan belajar:

 Timeline proses perancangan lambang garuda pancasila


 Rangkuman materi TWK
PANDUAN BELAJAR TKP SKD

Tes Karakteristik Pribadi dilakukan untuk mengetahui kepribadian peserta pada 11


(sebelas) karakteristik, yang terdiri dari

1. integritas diri,
2. semangat berprestasi,
3. orientasi pada pelayanan,
4. kemampuan beradaptasi,
5. kemampuan mengendalikan diri,
6. kemampuan bekerja mandiri dan tuntas,
7. kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan,
8. kemampuan bekerja sama dalam kelompok,
9. kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain,
10. orientasi kepada orang lain serta
11. kreativitas dan inovasi.
Berikut ini contoh soal TKP:

Saya telah mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan presentasi di kantor
besok pagi.

 A. Saya yakin besok presentasi saya berjalan dengan baik, namun saya tetap
mempersiapkan dengan maksimal.
 B. Meski begitu saya cemas kalau-kalau ternyata besok presentasi saya kurang
lancar
 C. Saya pasrah jika ada kendala
 D. Tak mungkin presentasi saya tidak lancar
 E. Tapi Mungkin saja presentasi saya terganggu hal lain
Penilaian di TKP berdasarkan skala, ga ada jawaban benar-salah, tapi jawaban paling
baik dan tidak baik. Jawaban yang paling baik nilainya 5 hingga jawaban yang paling
tidak baik nilainya 1. Oleh karena itu, usahakan menjawab berdasarkan 11 karakteristik
di atas.

You might also like