EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran
Volume 1 Nomor 3 April 2022 page 188-193
p-ISSN: 2808-358X and e-ISSN: 2809-0632
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MAHASISWA
Fathimah [Link] Nasiruddin, Lisa Gabriella Rapa’
Pendidikan Matematika, Universitas Bosowa Makassar
Email: [Link]@[Link] , gabriella@[Link]
Artikel info
Abstract. His research was conducted to know the impact of social media
Artikel history: use on student learning achievement and how to overcome dependence on
Received; Maret social media. This type of research is qualitative research with survey
Revised:April methods. The data collection technique used is to use questionnaires or
questionnaires that are spread with several questions related to the impact
Accepted;Apri
of social media on student learning achievement. The results showed that
students spend more time surfing social media. The most widely used
social media are Whatsapp, Instagram, TikTok, youtube, Facebook,
blogger, and Twitter. Students tend to get bored when not using social
media because each social media has advantages that make its users. The
intensity of social media use is, on average, more than 4 hours every day,
and the media used to access social media is a smartphone. The impact of
social media students uses social media to get information about
knowledge, tips, and learning tricks that make it easier to do tasks to
support their achievements. The way students to overcome the dependence
on social media is to manage or manage time well, limit the use of social
media, increase activities outside so that it is more minimized to open
social media, by turn off notifications so that they can focus on doing tasks
or other things that are being done.
Abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap prestasi
belajar mahasiswa dan cara mengatasi ketergantungan terhadap
media sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
dengan metode survey. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah menggunakan angket atau kuesioner yang disebarkan
dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan dampak
media sosial terhadap prestasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mahasiswa lebih banyak menghabiskan
waktunya berselancar di media sosial. Media sosial yang paling
banyak digunakan adalah whatsapp, Instagram, tiktok, youtobe,
facebook, blogger dan twitter. Mahasiswa cenderung bosan ketika
tidak menggunakan media social karena masing masing masing
media social memiliki kelebihan yang membuat para
penggunanya. Intensitas penggunaan media sosial tersebut rata-
rata setiap hari lebih dari 4 jam dan media yang digunakan untuk
mengakses media sosial tersebut adalah smartphone. Dampak dari
media sosial mahasiswa menggunakan media sosial untuk
mendapatkan informasi seputar pengetahuan, tips dan trik belajar
yang mempermudah dalam mengerjakan tugas sehingga
mendukung prestasinya. Cara mahasiswa untuk mengatasi
188
189 | EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran
ketergantungan terhadap media sosial yaitu dengan
memanajemen atau mengatur waktu dengan baik, membatasi
penggunaan media sosial, memperbanyak kegiatan di luar
sehingga lebih meminimalisir untuk membuka media sosial,
dengan mematikan notifikasi sehingga dapat fokus mengerjakan
tugas atau hal lain yang sedang dikerjakan.
Keywords: Coresponden author:
Social media; Learning Jalan: Jl. urip SUmiharjo Km. 4 Universiras Bosowa
achievement Email: [Link]@[Link]
artikel dengan akses terbuka dibawah licenci CC BY-NC-4.0
PENDAHULUAN social 22,1% dari total polupasi Indonesia
Perkembangan media sosial pada awal 248,64 juta jiwa (arista, 2015)
munculnya dianggap sebagai media Media sosial adalah kumpulan website
komunikasi yang digunakan untuk dan web berdasar sistem yang memungkinkan
bersosialisasi dengan orang-orang yang interaksi dalam kapasitas besar, percakapan
dikenal. Terdapat banyak orang yang dan berbagi diantara pengguna jaringan.
terhubung di dalam media sosial tanpa batas Media sosial meningkatkan komunikasi,
waktu dan jarak antara satu orang dengan pembelajaran kolaboratif dan cara kreatif serta
orang lainnya. Penggunaan teknologi mendorong pendidikan diperguruan tinggi
informasi dapat memudahkan proses serta meningkatkan pembelajaran mahasiswa,
pencarian informasi oleh mahasiswa. percakapan, sharing, penerbitan dan
Kemajuan teknologi televisi, handphone partisipasi.
dan internet bukan hanya melanda masyarakat Berdasarkan perkembagan media social
kota namun juga di desa mengakibatkan yang terus berkembang hingga mempengaruhi
semua lapisan masyarakat dapat menikmati kebiasaan masyarakat khususnya siswa dan
berbagai fasilitas tersebut. Akibatnya segala mahasiswa. Olehnya itu perlu melakukan
informasi baik positif maupun negative dapat sebuah penelitian survey untuk menjawab
mudah diakses perlahan lahan mudai kekawatiran yang dapat berdampak pada
mngubah pola hidup dan pemikiran prestasi belajar.
masyarakat (Sunarto, 2017). Hal ini juga Media Sosial merupakan alat
terjadi peningkatan pengguna internet dari komunikasi atau informasi yang
tahun ke tahun menunjukkan bahwa internet memungkinkan penggunanya dapat
saat ini sudah menjadi kebutuhan manusia melakukan percakapan, bertukar informasi
dalam menjalankan aktivitas harian dengan atau menuangkan ide dalam sebuah web.
tujuan yang berbeda-beda, bisa untuk Namun media sosial masuk dalam kategori
pekerjaan, interaksi sosial, pendidikan, media ciber yang apabila tidak menggunakan
hiburan dan bahkan ada untuk tujuan yang koneksi internet tidak dapat terhubung
kurang baik. Di Indonesia sendiri, penggunaan (Suryaningsih, 2019). Pemahaman masyarakat
internet lebih didominasi untuk penggunaan akan pentingnya Pendidikan masih rendah
media sosial, tidak kurang dari 87% pengguna (Nasiruddin, 2020). Keberadaan media sosial
internet di Indonesia mengaku menggunakan sepertinya menjadi media untuk mendapatkan
media sosial saat terhubung ke internet. informasi dan berinteraksi satu dengan yang lain.
Sekitar 71,6 juta orang menggunakan Media sosial merupakan sebuah media yang
Facebook atau sekitar 54%, kemudian disusul para penggunanya bisa lebih mudah untuk
15% atau 19,9 juta pengguna Instagram, dan mendapatkan informasi, saling bersosialisasi,
11% pengguna Youtube, seperti dilansir dari bertukar informasi, berkomunikasi dengan
[Link] edisi 24 Oktober 2016. Tercatat sesama pengguna yang dilakukan secara
penggunaan media social yang aktif sekitar 55 online. Media social merupakan kombinasi
juta jiwa dengan penetrasi pengguna media
Dampak Media Sosial (Fathimah [Link] Nasiruddin, Lisa Gabriella Rapa) | 190
dari tiga elemen yaitu content, komutas dan yaitu metode penelitian yang menggunakan
teknologi web 2.0 (Hidajat, 2015) angket atau kuesioner sebagai instrument
Secara umum masyarakat Indonesia utama untuk mengumpulkan data. Penelitian
khususnya baik dikalangan remaja maupun deskriptif adalah salah satu jenis penelitian
dewasa, media sosial seakan sudah menjadi yang tujuannya untuk menyajikan gambaran
candu, tiada hari tanpa membuka media lengkap / eksplorasi dan klarifikasi mengenai
sosial, bahkan hampir 24 jam mereka tidak suatu fenomena atau kenyataan sosial
lepas dari smartphone. Ada berbagai macam (Cahyono, 2016, Rafiq, 2020). Metode
jenis media sosial yang diminati saat ini, kualitatif adalah Angket atau kuesioner adalah
antara lain : facebook, instagram, whatsapp, tik instrument yang berupa daftar pertanyaan
tok, youtube, Twitter, dan blogger. Masing- untuk memperoleh keterangan dari sejumlah
masing media sosial mempunyai kelebihan responden (sumber yang diambil datanya dari
khusus yang menjadi daya tarik bagi sebuah angket) (Wibisino, Taufik, Yani Sri,
penggunanya, sehingga dapat membuat 2018).
penggunanya betah berlama-lama berselancar Subjek dalam penelitian ini adalah
di dunia maya. mahasiswa aktif yang kuliah di jurusan
Pendidikan Matematika dan berdomisili di
Prestasi belajar adalah sebuah hasil
Makassar dan berusia sekitar 18-25 tahun.
belajar dari yang dicapai setelah mengikuti
Teknik pengumpulan data merupakan
proses kegiatan pembelajaran. Atau juga dapat
Langkah yang dilakukan untuk memulai
diartikan serangkaian hasil usaha yang dapat
pengambilan data yang valid dalam suatu
ditunjukan dalam bentuk nilai atau tulisan
penelitian karena tujuan utama dari penelitian
yang terpenting dapat diukur (Suryaningsih,
adalah mendapatkan data yang valid dan
2019). Prestasi belajar adalah perubahan yang
memenuhi standar yang ditetapkan
diperoleh mahasiswa setelah mengalami
Teknik pengumpulan data yang
proses pembelajaran untuk mencapai tujuan
digunakan adalah menggunakan angket atau
pembelajaran yang diwujudkan dalam bentuk
kuesioner yang disebarkan dengan beberapa
perbuatan. Perubahan pola piker pertanyaan yang berkaitan dengan dampak
masyarakat akan pentingnya pendidikan media sosial terhadap prestasi belajar.
dan prestasi belajar siswa dimasa yang
akan datang (Nasiruddin, 2018). HASIL DAN PEMBAHASAN
Perubahan ini biasanya dapat dilihat dari Hasil
beberapa ranah, yaitu kognitif, afektif, dan Berdasarkan hasil survey penelitian
psikomotorik pada diri mahasiswa, untuk menunjukkan beberapa hal yaitu
mengetahui hasilnya dapat diukur melalui tes Survey media social yang digunakan
ataupun pengamatan secara langsung (gambar 1) oleh mahasiswa adalah semuanya
(Wibowo, Ari, and R. Arie Febrianto, 2020). memiliki swhatsapp dan instgram sebesar
Di era Indonesia sekarang ini banyak 100% , memiliki akun facebook 90%, akun
peserta didik saat mendapatkan tugas dari youtobe 80%, tik tok 45%, dan twitter 25%.
guru menggunakan akses penuh media sosial
dari internet, youtube sebagai sumber
informasi belajar. Pembelajaran yang
berkaitan dengan digital media sosial sangat
membantu peserta didik dalam proses
kegiatannya. Namun semua itu tergantung
dari perilaku peserta didik, apakah mereka
bisa membawa pengaruh media sosial kearah Gambar. 1
yang lebih baik atau malah membuatnya Dari presentasi yang terlihat
semakin jauh dari kata baik dan malah menyatakan bahwa semuanya menggunakan
merugikan (Suryaningsih, 2019). media social tanpa terkecuali.
METODE Survey berdasarkan intensitas
Penelitian ini menggunakan penelitian penggunaannya dalam mengakses media
deskriptif kualitatif dengan metode survey social tersebut (gambar 2) menunjukkan
191 | EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran
survey yang cukup mencengangkan intensitas PEMBAHASAN
penggunaan semua lebih dari 4 jam sebanyak Dari hasil penelitian menunjukkan
75% sedangkan lainnya penggunaan 3 jam bahwa penggunaan media sosial pada
hanya 15%, penggunnaan 2 jam 10% dan mahasiswa yang ada di Makassar sangat tinggi
penggunaan 1 jam hanya 5%. dan media sosial yang paling banyak
mempunyai digunakam yaitu Whatsapp dan
Instagram dimana semua responden sebanyak
20 orang mempunyai aplikasi tersebut.
Sedangkan yang mempunyai Facebook
sebanyak 16 orang, Youtube sebanyak 12
orang, Tik Tok sebanyak 9 orang dan Twitter
sebanyak 5 orang.
Intensitas penggunaan media sosial
Gambar 2 tersebut rata-rata setiap hari selama lebih dari
Hal ini membuktikan bahwa penggunaan 4 jam dan media yang digunakan untuk
media social sangat mempengaruhi dan mengakses media sosial tersebut adalah
smartphone.
meyita waktu semua mahasiswa dalam
a. Dampak Media Sosial Terhadap Prestasi
kesehariannya. Sampai saat ini belum ada
batasan aman penggunaan media social dalam Mahasiswa
sehari namun jika penggunaannya sudah lebih Dari hasil analisis diperoleh bahwa
dari 2 jam maka dapat menimbukan tekanan dampak media sosial bagi mahasiswa
psikologis dan gangguan kesehatan mental, memiliki 2 dampak, yaitu positif dan negatif.
psikis dan pisik. Dampak positifnya yaitu mahasiswa
Survey alasan mengakses social media mendapatkan banyak informasi dari media
(gambar 3) bermacam macam alasan, namun sosial, memudahkan mahasiswa dalam
sebagain besar sudah menjadi kebiasan atau mencari informasi seputar pengetahuan dan
hobi seperti bermain game bahkan hanya tugas-tugas yang diberikan, dapat memperoleh
sekedar melihat aktifitas orang lain sebesar pelajaran dari berbagai sumber, adanya hal-hal
70%, yang menggunakan social media sebagai baru yang dapat diketahui, dan sebagai wadah
salah satu media belajar sebesar 65%, untuk bersosialisasi. Sedangkan dampak
menjadikannya bisnis seperti berjualan online negatif dari media sosial yaitu terlalu
dan transaksi sebesar 30%, melakukan bergantung pada media sosial dalam hal
hubungan social dengan bersosialisasi, mengerjakan tugas sehingga tidak terlalu
memperkenalkan diri ataupun produk baik mengetahui tentang pelajaran, lupa waktu
barang dan jasa sebesar 50%, yang lainnya akibat terlalu kecanduan menggunakan media
yang tidak disebutkan sebesar 50%. sosial dan media sosial juga dapat
mengganggu konsentrasi belajar mahasiswa.
bahkan berdampak pada bullying yang dapat
mempengaruhi pergaulan dan prestasi
belajarnya.
Dampak media sosial terhadap prestasi
mahasiswa sendiri sangat berpengaruh
dikarenakan di era saat ini semua serba digital
Gambar 3 sehingga belajar dan kuliah juga menggunakan
dari presentasi yang terlihat menyatakan media sosial. Mahasiswa menggunakan media
bahwa alasan hobby dan belajar dalam sosial untuk mendapatkan informasi seputar
mengakses social media menjadi alasana pengetahuan dan juga mempermudah dalam
utama. Sementara sebagian dari responden mengerjakan tugas.
memilih lainnya sebagai alasan yang tidak b. Media Sosial dalam Meningkatkan
terdeteksi. Hal ini bisa menjadi kajian khusus Motivasi Belajar Mahasiswa
untuk mengungkapkan alasan penggunaan
Hasil analisis data diperoleh bahwa
social media lainnya.
kebanyakan mahasiswa menganggap bahwa
media sosial dapat meningkatkan motivasi
belajarnya. Dengan adanya media sosial,
Dampak Media Sosial (Fathimah [Link] Nasiruddin, Lisa Gabriella Rapa) | 192
mahasiswa dapat dengan mudah mengakses mendapatkan informasi baik yang sebagai
dan memberikan informasi untuk memperoleh sumber belajar atau untuk bersosialisasi,
pengetahuan. Motivasi meningkat disebabkan sedangkan dampak negatifnya mahasiswa
karena media social sebagai media untuk menjadi terlalu bergantung hingga tidak
menjalin hubungan dengan orang lain dan memahami pelajaran, lupa waktu hingga
dapat menjalankan berbagai kegiatan kecanduan yang dapat mengganggu
meskipun tanpa bergerak dari tempatnya. konsentrasi belajar mahasiswa. Solusi yang
sehingga Teknologi media sosial menunjukkan untuk mengatasi hal tersebut mahasiswa sadar
perubahan sosial dalam hal kegiatan sosial untuk mengatur waktu penggunaan media
atau hubungan antar manusia (Fitri, 2017). sosialnya dan focus mengerjakan tugas
Media sosial sosial bukan hanya meingkatkan belajarnya
motivasi belajar matematika namun dengan
media sosial memberikan peluang kepada siswa Saran
untuk berusaha dan mencari pengalaman tentang Berdasarkan hasil pembahasan dan
matematika(Nasiruuddin, 2019) kesimpulan dapat dikemukakan saran antara
c. Upaya Mengatasi Ketergantungan lain :
a) Bagi mahasiswa dapat menyadari
terhadap Media Sosial
dampak negative dari penggunaan
Upaya mengatasi ketergantungan media social dan meningkatkan
terhadap media social ini setiap mahasiswa prestasi belajarnya
perlu bijak dalam menggunakan social media. b) Bagi dosen dapat melakukan
Penggunaan media social perlu dibatasi dan penelitian lanjutan terkait dampak
dikontrol (Aditia, 2021). Namun Keberadaan media social dan solusi pemecahannya
media sosial (facebook) dan gadget dapat c) Bagi Masyarakat dapat menyadari
dihadapi dengan penggunaan yang bijak oleh dampak positif dan negative dari
siswa maka media sosial (facebook) dan gadget penggunaan media social agar tidak
dapat memberi dampak positif (Mariaskana, menimbulkan gangguan psikologis dan
2018). Cara mahasiswa untuk mengatasi kecanduan bagi generasi selanjutnya.
ketergantungan terhadap media sosial yaitu DAFTAR RUJUKAN
dengan memanajemen atau mengatur waktu Aditia, R. (2021). Fenomena Phubbing: Suatu
dengan baik, membatasi penggunaan media Degradasi Relasi Sosial Sebagai
sosial, memperbanyak kegiatan di luar Dampak Media Sosial. KELUWIH:
sehingga lebih meminimalisir untuk membuka Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(1), 8-14.
media sosial, dengan mematikan notifikasi Arista, N. M. (2015). Studi Komparasi
sehingga dapat fokus mengerjakan tugas atau Perbandingan Dampak Media Sosial
hal lain yang sedang dikerjakan.. Terhadap Perilaku Bullying
Remaja. JKKP (Jurnal Kesejahteraan
UCAPAN TERIMAKASIH Keluarga dan Pendidikan), 2(2), 92-96.
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Cahyono, Anang Sugeng. (2016). Pengaruh
Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat, Media Sosial Terhadap Perubahan
Taufik serta Hidayah-Nya sehingga kami Sosial Masyarakat di Indonesia.
dapat menyelesaikan penyusunan artikel ini. Fitri, S. (2017). Dampak positif dan negatif
Terima kasih yang sebesar-besarnya sosial media terhadap perubahan sosial
Universitas Bosowa, Mahasiswa FKIP anak: dampak positif dan negatif sosial
khususnya mahasiswa jurusan Pendidikan media terhadap perubahan sosial
Matematika dalam hal survey dan anak. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian
pengumpulan data penelitian. Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 118-
123.
SIMPULAN DAN SARAN Hidajat, M., Adam, A. R., Danaparamita, M.,
Simpulan & Suhendrik, S. (2015). Dampak Media
Media social memiliki dampak positif dan Sosial dalam Cyber Bullying. ComTech:
negative bagi mahasiswa Pendidikan Computer, Mathematics and Engineering
matematika. Dampak positifnya yaitu Applications, 6(1), 72-81.
mahaisswa dapat dengan mudah
193 | EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran
Mariskhana, K. (2018). Dampak media sosial
(facebook) dan gadget terhadap motivasi
belajar. Jurnal Perspektif, 16(1), 62-67.
Nasiruddin, F. A. Z., & Basri, S. (2018).
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orangtua
Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah
Dasar Di Kota Makassar. Jurnal Ilmiah
Ecosystem, 18(2), 1153-1160.
Nasiruddin, F. A. Z., & Basri, S. (2020). The
Implementation Of A Local School
Through The Local Citistics Of
Calistung Method As A Tri blind,
Alleviation Efforts In Toddopulia
Village Tanralili District, Maros
Regency. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 20(1),
16-20.
Nasiruudin, F. A. Z. (2019). Pengaruh Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking
Chips Terhadap Pengenalan Lambang
Bilangan Romawi Pada Siswa Sekolah
Dasar Di Kabupaten Maros. Klasikal:
Journal of Education, Language Teaching
and Science, 1(3), 21-29.
Nasiruudin, F. A. Z., & Hayati, H. (2019).
Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal
Operasi Hitung Pecahan Pada Siswa
Sekolah Dasar Di Makassar:(Studi
Kasus Siswa Kelas V Sdn Inpres
Panaikang Ii/1 Makassar). Klasikal:
Journal Of Education, Language Teaching
And Science, 1(2), 23-31.
Nurjanah, Listia. (2020). Dampak Media
Sosial Terhadap Prestasi Mahasiswa Di
Kota Batam. Jurnal Ilmiah Manajemen
Vol 8. No. 3
Rafiq, A. (2020). Dampak Media Sosial
Terhadap Perubahan Sosial Suatu
Masyarakat. Global Komunika, 1(1), 18-
29.
Sunarto, A. (2017). Dampak Media Sosial
Terhadap Paham Radikalisme. Nuansa:
Jurnal Studi Islam dan
Kemasyarakatan, 10(2).
Suryaningsih, Anik. (2019). Dampak Media
Sosial Terhadap Prestasi Belajar Peserta
Didik. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan,
UKSW Salatiga.
Wibisono, Taufik & Mulyani, Yani Sri.
(2018). Analisis Dampak Penggunaan
Media Sosial Terhadap Prestasi
Akademik Pelajar Tingkat Sekolah
Menengah Pertama. Jurnal Ekonomi
Manajemen 4(1)