CASE METHOD 1
TEORI NIGHTINGALE
Disusun Oleh :
1. Raisha Sanari (2412101010111)
2. Salwatul Aisy (2412101010102)
3. Putri Balqis (2412101010195)
4. Fitrah Syawali (2412101010201)
5. Siti Azra B.P (2412101010110)
6. [Link] Alharits (2412101010220)
7. Hidayatun Mona (2412101010108)
8. Rajwa Rafika Syahroza (2412101010024)
9. Nurul Afifah Munthe (2412101010012)
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN
2024
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Florence Nightingale was born on May 12, 1820, in Florence, Italy, to a wealthy English
family. Despite her upper-class background, she felt called to become a nurse at the age
of 16, going against her family's [Link] began her nurse training at the
Deaconess Institute of Kaiserswerth in Germany and later worked at hospitals in London.
She implemented innovative practices in hospital sanitation and management.
She became famous for her work during the Crimean War (1853-1856), where she and
her team reduced the mortality rate of British soldiers by improving sanitation. She was
known as "The Lady with the Lamp."Major ContributionsIn 1860, Florence founded the
Nightingale Training School for Nurses and authored "Notes on Nursing." She used
statistics to support her health reforms, becoming a pioneer in [Link] and
Legacy Florence received the Royal Red Cross in 1883 and the Order of Merit in 1907.
She died on August 13, 1910. Her birthday, May 12, is celebrated as International Nurses
Day.
Nursing Paradigm in General.
1. Person:
- The person is viewed as a unique individual with physical, emotional, social, and
spiritual needs.
- Nursing sees the patient as a holistic being that encompasses body, mind, and spirit.
- Each individual has values, beliefs, and experiences that influence their health.
2. Environment:
- The environment includes all external factors that affect the health and well-being of
an individual.
- This includes the physical environment (such as home and workplace), social
environment (relationships and community), and cultural environment (norms and
traditions).
- Nursing aims to optimize the environment to support the patient's health.
3. Health:
- Health is a dynamic condition that encompasses physical, mental, and social well-
being, not just the absence of disease.
- Health is viewed as a fluctuating spectrum, with individuals moving between higher
and lower levels of well-being.
- Nursing aims to promote, maintain, and restore health through appropriate
interventions.
4. Nursing:
- Nursing is the action or process of providing holistic, patient-centered care to meet
health needs.
- Nursing involves scientific knowledge, technical skills, and a human touch to deliver
effective and empathetic care.
- Nurses act as caregivers, educators, counselors, advocates, and collaborators in the
healthcare team.
Nightingale's environmental theory is globally recognized and widely used by nurses to
assist patients in healing naturally (Iram, 2018).
12 Components of the Environment in Florence Nightingale's Theory
1. Health of the Home
A healthy home is a clean home, where an individual feels comfortable.
2. Ventilation and Heating
Ventilation is a primary concern in Nightingale's theory. It is related to environmental
factors that can be sources of illness, as well as aid in the recovery of diseases.
3. Light
Light has a significant impact on the human body. To gain the benefits of lighting, this
concept is crucial in Florence Nightingale's theory. She identified sunlight as essential for
patients. Nurses are instructed to ensure patients are exposed to sunlight.
4. Noise
Noise is caused by physical activities in the environment or room. This should be avoided
as it can disturb patients.
5. Variety/Diversity
Various factors that can lead to illness, such as food, are included in this component.
6. Bedding
Dirty bedding can affect an individual’s health, and poor sleep patterns due to
uncomfortable bedding can also lead to health problems.
7. Cleanliness of the Room and Surroundings
The cleanliness of the room and surroundings is very important for health. Therefore,
regular cleaning of the room and surrounding areas is necessary.
8. Personal Hygiene
Personal hygiene is vital to an individual's health as it contributes to physical cleanliness.
9. Nutrition and Food Intake
Nutrition plays a critical role in maintaining the body's balance. Proper nutrition and a
good diet have a significant impact on health.
10. Mental Health
This component relates to an individual’s mental health in coping with their environment.
Communication is important between the nurse, patient, and family. Mental disturbances
can affect the patient’s health.
11. Observation of the Sick
Observation is essential for nurses, who must understand the causes and effects of a
disease.
12. Social Considerations
Decisions should not be made based on a single perspective, but should take various
aspects into account.
2. Objectives
- Students are able to analyze a case using Nightingale's theory.
- Students are able to understand the basic concepts of Nightingale's theory.
- Students are able to apply Nightingale's theory to nursing cases.
- Students are able to apply Nightingale's theory in nursing practice.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Case Analysis based on Florence Nightingale
Case 1: Seorang Ners melakukan kunjungan rumah pada keluarga dengan kepala
keluarga berusia 40 tahun. Kepala keluarga kerja serabutan. Ukuran rumah kecil dan
lingkungan yang padat. Istri bekerja membantu rumah tangga tetangga, misalnya
mencuci. Data yang ditemukan; anak pertama, laki-laki berusia 15 tahun, sedang demam,
suhu 37,9oC, tidak masuk sekolah karena demam, dan hanya beraktivitas dalam rumah.
Anak kedua, perempuan berusia 9 tahun, tidak masuk sekolah karena tidak ada yang
mengantar ke sekolah, penampilan kusut, badannya berbau, dan tidak memperdulikan
Ners yang datang. Anak ketiga, laki-laki berusia 4 tahun, diare sudah 2 hari, badan lemas,
malas minum, gelisah, dan hanya terbaring di tempat tidur
1. Ventilasi dan kehangatan : Ukuran rumah kecil dan lingkungan yang padat
menyebabkan kurangnya udara dan cahaya yang masuk ke dalam rumah.
2. Kebersihan rumah (air, udara, cahaya) :
a. Light, noise, and variety
1) Cahaya yang minim karena jendela selalu tertutup
2) Lingkungan yang padat, sehingga kebisingan sangat tinggi
3) Kualitas air pada lingkungan yang padat cenderung tidak baik
4) Kualitas udara tidak baik, karena ruangan yang kecil dan ventilasi yang tidak
memadai
b. Bed & bedding
1) Anak selalu terbaring di tempat tidur, sehingga sprei jarang diganti dan
lembab.
c. Kebersihan ruangan dan dinding
1) Ibu yang sibuk bekerja mengakibatkan rumah tidak terurus dan tidak bersih
2) Kurangnya Cahaya dan udara yang masuk menyebabkan dinding lembab
d. Personal hygiene
1) Anak-anak tidak menjaga kebersihan diri, sehingga penampilan kusut, bau
badan, menyebabkan anak rentan terhadap penyakit
e. Hope and advice
1) Ayah mendapatkan pekerjaan tetap, sehingga ibu bisa lebih focus mengurus
rumah dan anak.
2) Membersihkan rumah (jendela dibuka, tempat tidur dibersihkan, seprei
diganti, rumah dibersihkan)
3) Mengedukasi anak-anak agar bisa melakukan personal hygiene.
4) Memperbaiki rutinitas harian untuk membersihkan rumah.
5) Mengajak anak-anak melakukan aktivitas di luar rumah.
f. Diet
1) Orang tua yang sibuk bekerja, sehingga mereka tidak bisa memastikan asupan
nutrisi dan kebersihan anak-anak Ketika makan.
2) Lingkungan yang padat, sehingga kualitas air minum kurang baik.
B. Intervensi keperawatan
1. Pastikan jendela dibuka, sehingga udara dan Cahaya masuk.
2. Rumah dibersihkan secara rutin.
3. Pastikan lingkungan bersih dari sampah dan lainnya.
4. Mengarahkan dan mengajari anak tentang pentingnya personal hygiene dan cara
melakukannya
5. Memberikan saran kepada orang tua untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan
mengurus rumah
6. Memberikan kompres air hangat kepada anak pertama untuk menurunkan demam
7. Memberikan perhatian kepada anak kedua, dengan mengajak berbicara dan
mengikutsertakan anak dalam aktivitas di rumah.
8. Berikan dan ajarkan pembuatan cairan oralit.
9. Berikan dukungan emosional, seperti mendengarkan keluh kesah klien dan libatkan
keluarga dalam setiap Langkah keperawatan
10. Monitoring dan evaluasi, seperti mengunjungi keluarga secara berkala dan
mengevaluasi efektifitas intervensi.
C. Nightingale Nursing Paradigm.
The main concept of Florence Nightingale's nursing philosophy paradigm:
1. Human
Nightingale revealed that humans have a reciprocity towards the environment that will
affect their health status.
2. Environment
The environment in Nightingale's nursing philosophy is the most emphasized thing which
is better known as the Nightingale environmental model. The environment affects the
health status of individuals which is divided into two, namely the external environment
such as temperature, bedding, ventilation and the internal environment namely food,
water and medicine.
3. Health
Health not only means that a person is free from various diseases, but also when an
individual has enough energy to carry out daily activities as needed.
4. Nursing
Nurses play a role in conditioning and modifying the environment that serves to
accelerate the healing process or maintain the health status of the individual.
D. Naskah role play
Pemeran :
1. Ibu : Nurul Afifah Munthe
2. Ayah : Mohd. Farrel Alharits
3. Anak 1 : Raisha Sanari
4. Anak 2 : Rajwa Rafika Syahroza
5. Anak 3 : Fitrah Syawali
6. Perawat 1 : Hidayatun Mona
7. Perawat 2 : Siti Azra Badzlina
( Perawat mengetuk pintu keluarga pak Farrel )
Perawat 1 : Assalamualaikum
Ayah : Waalaikumsalam
Perawat 2 : We are nurses from health centre, I am siti azra badzlina pribadi, and my partner
hidayatun mona
Ayah : Please come in.
( they’re sit down )
Perawat 2 : bapak dan ibu bagaimana kabarnya hari ini?
Ayah : alhamdulillah, saya dan ibu baik kabarnya.
Perawat 1 : jadi bapak, kami akan melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 30 menit kedepan
ya pak, tujuannya agar bapak dan keluarga mendapatkan pelayanan Kesehatan keluarga dari puskesmas
meningkatkan kualitas Kesehatan keluarga bapak.
Ayah : oh baik, silakan
Perawat 2 : pak sebelum melakukan pemeriksaan, kami ingin menanyakan beberapa informasi
pribadi tentang keluarga bapak, kita mulai dari bapak ya. Bapak Namanya siapa?
Ayah : nama saya Farrel, umur 40 tahun.
Perawat 1 : what you do for living mr farrel?
Mr. Farrel : I’m outjob
( [Link] came with the membawa baki air )
Mrs. Afifah : silahkan minum, maaf saya buru buru kerena harus pergi bekerja, permisi ya bu. (ibu
pergi bekerja)
Perawat 1 : bapak kalau boleh tau ibunnya kerja apa ya pak?
Mr. Farrel : ohh ibuk kerjannya sebagai ART
Perawat 2 : ohh ini anak anaknya ya pak, umurnya berapa aja pak?
Mr. Farrel : anak pertama 15 tahun, yang kedua 9 tahun, yang terakhir 4 tahun.
Perawat 2 : (mendekati anak pertama dan melakukan percakapan) kakak namannya siapa?
ICHA : saya icha buk (menyalami perawat 2)
Perawat 2 : bapak ini anaknya lagi demam ya?
Bapak : oh iya bukk si icha memang lagi demam udah 2 hari belum sembuh sembuh
Perawat 1 : bapak izin ya kami periksa anak-anaknya
(perawat mengambil alat alat untuk mengecek Kesehatan anak)
(memeriksa suhu tubuh anak pertama)
Perawat : ini suhunya kakak 37,9 selama demam apa ada minum obat?
Ayah : gaada bu, Cuma dikompres aja pakai air dingin
Perawat 1 : oh, saran saya pak, nanti dikompres pakai air hangat saja, supaya suhu tubuhnya nanti
diserap sama air hangatnya, jadi suhunya menurun.
Ayah : baik bu
Perawat 2 : kakak istirahat dulu aja ya, nanti ibu kompres pakai air hangat, minumnya yang rajin
ya kak.
Perawat 2 : bapak boleh dipersiapkan air hangatnya, biar kami ajarkan cara mengkompres.
(Bapak membawa baskom berisi air hangat dan perawat mengompres anak pertama)
(perawat mendatangi dan memeriksa anak ke 3)
Perawat 2 : ini adekk kenapa ya pak? Kok tidur terus dari tadi
Bapak : ohh si adek itu mencrett udah 2 hari rewel dan gk mau minum jugaa
Perawat 2 : ohh gitu ya pak
Perawat 2 : adek gimana? Perutnya masih sakit?
Anak 3 : iya bu, perut wali sakit.
Perawat 2 : tadi kata ayahnya adek gamau minum yaa, kenapa gamau minum?
Anak 3 : airnya ga enak, baunya aneh
Bapak : iya bu, risiko tinggal di lingkungan yang padat
Perawat 2 ; kalau begitu saran kami, air minumnya direbus dulu ya pak, supaya airnya lebih
higienis dan layak minum.
Bapak : baik bu
Perawat 2 : bapak, ini adeknya kurang minum, jadi harus diberikan cairan oralit.
Perawat 1 : bapak tinggal larutkan gula dan garam dengan air hangat, takarannya satu sendok teh
gula dan seperempat sendok the garam ya pak.
(Ibu pulang ke rumah)
Ibu : assalamualaikum. Maaf bu, saya baru selesai kerja, maklum bu art kerja nya gak
menentu, jadi beginilah keadaannya. (sambil membuka jendela rumah)
Ibu : aduh maaf ya bu tadi saya ga sempat buka jendela jadinya agak pengap.
Perawat 1 : iyaa bu, tidak apa-apa.
Perawat 2 : Ooiya bu, tadi kami sudah periksa keadaan anak-anak, kakaknya demam dan adik
yang kecil mencret ya bu.
Ibu : iyaa buk.
Perawat 2 : Tapi kami belum periksa kondisi anak kedua bu.
Ibu : sebentar saya panggilkan ya buk (memanggil anak kedua)
Anak kedua : kenapa mak?
Ibu : Ini mau di periksa kondisi nya sama ibu perawatnya yaa. Kamu kok bau sekali nak?
Tadi pagi udah mamak suruh mandi kenapa ga mandi?
Anak kedua : (anak terdiam sejenak)
Perawat 1 : adek namannya siapaa?
(anak kedua hanya mengabaikan dan asik main dengan bonekannya)
Ayah : ini namanya rajwa
Perawat 1 : rajwa gk sekolah?
(rajwa tidak menjawab dan pergi)
Ayah : enggak, dia tadi tidak sekolah karena gk ada yang ngantar karena tadi pagi saya ada
kerjaan dan ibunnya juga lagi kerja
Perawat 1 : begitu ya pak
Perawat 1 : Adek bagaimana keadaannya? Ibu cek suhunya dulu yaa. Normal ya suhunya rajwa
Perawat 1 : Adek kenapa ga mau mandi? Mandi itu penting loh, biar kita wangi dan bersih. Kalau
kita jorok nanti gada teman-teman yang mau dekat sama kita.
Anak kedua : sebenarnya rajwa ga mandi karena airnya kotor, sabunnya juga udah habis
Ibu : oiya saya lupa, sabun di rumah udah habis, nanti mamak beli ya
Anak kedua : gamau rajwa gamau mandi, airnya kotor dan bau.
(rajwa pergi meninggalkan ibu dan perawat)
Perawat 1 : ibu, bapak dari hasil pemeriksaan kami, kami ingin memberikan beberapa saran
mengenai lingkungan yang dapat diterapkan oleh bapak dan ibu.
Perawat 2 : dimulai dari dalam rumah, ibu dan bapak bisa membuka jendela setiap hari agar udara
dan Cahaya dapat masuk ke dalam, sehingga selalu dalam kondisi hangat dan tidak pengap.
Perawat 1 : sebelumnya kami ingin menanyakan mengenai sumber air di lingkungan ini berasal
dari mana ya?
Ayah : sumber air kami berasal dari Sungai di dekat sini.
Perawat 1 : boleh kami tahu apa saja aktivitas penduduk yang dilakukan di Sungai?
Ibu : biasanya orang-orang mandi di Sungai, mencuci pakaian, dan buang air besar dan
kecil.
Perawat 1 : apakah ada sumber air yang lain bu?
Ayah : ada bu, ada sumur di belakang rumah, tapi tidak digunakan, karena dulu pernah kering,
dan tidak kami cek lagi.
Perawat 2 : bagaimana kalau kita cek dulu saja.
(mengecek sumur)
Perawat 1 : udah ada ini pak airnya sumurnya sudah tidak kering lagi,saran kami mulai pakai air
yang ini saja pak buk.
Ayah : baik perawat kami akan mulai menggunakan air sumur ini lagi.
Perawat 2 : ibu, mengenai adik wali, biasanya makannya bagaimana?
Ibu : dia suka beli jajan di dekat rumah bu, kalau gak dibelikan dia minta ikut saya kerja.
Jadi biasanya saya kasih uang dan dia beli sendiri.
Perawat 1 : ibu apakah biasanya memasak makanan untuk keluarga?
Ibu : biasanya saya cuma masak nasi dan mi instan, karena saya buru-buru pergi kerja.
Perawat 1 : ibu saran saya, ibu atau bapak sempatkan diri, belanja ke pasar untuk beli sayur atau
tempe dan tahu. Lalu membuat masakan sederhana.
Perawat 2 : dan mengenai air minum, kami sudah menyarankan kepada bapak untuk merebus air
terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, sehingga lebih sehat.
Ibu : baik, akan kami usahakan bu.
Perawat 2 : ibu, untuk seprei, saran saya diganti sebanyak dua minggu sekali. Untuk icha karena
saat demam biasanya berkeringat banyak, bajunya bisa diganti setiap terasa lembab.
Perawat 1 : ibu dan bapak untuk anak-anak diajarkan cara menjaga kebersihan diri,seperti
kebersihan ketika akan tidur,makan,buang air besar dan buang air kecil serta kebersihan lingkungan.
Perawat 2 : dan kami sarankan anak anak untuk melakukan kegiatan di luar rumah seperti olahraga
ringan dan bermain.
Bapak dan ibu : baik bu akan kami terapkan segala hal yang ibu sarankan.
Perawat 1 : baik ibu dan bapak. Tugas kami pada hari ini sudah selesai, semoga bapak dan ibu bisa
menerapkan saran-saran dari kami. InsyaAllah kami akan melakukan evaluasi Kembali mengenai
keluarga bapak di bulan depan. Terima kasih pak kami izin pamit
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran