TUGAS
IPS
Nama : Ni Komang Ayu Tritya Kusuma Wardani
No : 21
Kelas : IX B
SMP NEGERI 1 AMLAPURA
TAHUN PELAJARAN
2019/2020
PENDAHULUAN
Penduduk senantiasa berubah dari sisi jumlah, distribusi, dan komposisinya. Perubahan
tersebut dapat terjadi karena adanya peristiwa kelahiran, kematian maupun karena adanya
perpindahan penduduk atau migrasi. Karena itulah penduduk mengalami dinamika atau disebut
dinamika penduduk yaitu perubahan keadaan penduduk. Perubahan komposisi penduduk seperti
budaya, etnik, dan agama juga menunjukkan dinamika penduduk.
Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan
penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan jumlah dan
kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan. Wilayah
pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya.
Hanya beberapa negara di Asia yang memiliki penduduk pendatang (orang asing) yang
besar. Negaranegara tersebut adalah Hong Kong (39%), Makao (55%), Brunei (37%), Malaysia
(8%), dan Singapura (39%). Negara-negara yang memiliki pertambahan penduduk usia tua atau
lansia yang cepat seperti Jepang, China, dan Korea memiliki angka migrasi yang rendah.
Negara pemasok migran ke negara-negara tersebut adalah Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina,
Timor Leste, Bangladesh, Pakistan, dan Srilanka. Berikut ini dinamika penduduk di Benua Asia.
PEMBAHASAN
A. Dinamika penduduk Asia
Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS), pada tahun 2005 jumlah
penduduk Asia mencapai 3.921.000.000 jiwa. Jumlah tersebut bertambah menjadi
4.397.000.000 pada tahun 2015. Ini berarti penduduk Asia bertambah sebesar 476 juta
jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.
Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara
dengan penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan
jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan.
Wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya. Dilihat dari komposisi
berdasarkan usia, sebesar 25 persen penduduk Asia berusia di bawah usia 15 tahun dan
sebesar 8 persen berusia 65 ke atas. Penduduk Asia berusia antara 15 sampai 65 tahun
sebesar 67 persen. Ini berarti sebagian besar penduduk Asia tergolong usia produktif.
Penduduk usia produktif adalah penduduk berusia antara 15 sampai 65 tahun (WPDS,
2015).
Laju pertumbuhan penduduk Asia mencapai 1.5% per tahun. Walaupun begitu,
persebaran dan pertumbuhan-penduduknya tidak merata di setiap kawasan. Contoh,
Yaman, Suriah, Arab Saudi, Laos, dan Yordania merupakan negara-negara dengan
pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5%.
Penduduk Asia memiliki kualitas yang dapat dilihat dengan menggunakan ukuran
Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Human
Development Index (HDI) merupakan gabungan dari indikator Angka Harapan Hidup sejak
Lahir (Life Expectancy at Birth), pendidikan, dan pendapatan per kapita. Jika suatu negara
memiliki skor HDI yang tinggi, maka penduduk negara tersebut menunjukkan angka
harapan hidup yang lebih panjang, lama pendidikan yang lebih lama (rata-rata
pendidikannya tinggi), dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi.
Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Sejumlah
negara di Asia memiliki kualitas yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya sedang dan
rendah. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei, china dan Saudi Arabia masuk kelompok
dengan kualitas penduduk atau HDI sangat tinggi.
Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang harapan hidupnya, pendidikan,
dan pendapatan sangat tinggi. Sedangkan untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan
Nepal untuk kategori rendah. Dilihat dari komposisi berdasarkan ras, penduduk di Benua
Asia terdiri atas tiga ras utama yaitu Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe
ras tersebut telah bercampur baur sehingga mengalami proses asimilasi antara satu dan
lainnya. Dalam wilayah tertentu masih terdapat ras yang dominan sebagai berikut.
a) Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras
b) Europoid.
c) Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid.
d) Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid.
e) Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku bangsa
f) Dravida di India Selatan dan Srilanka.
g) Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan, khususnya negara-negara di
h) Semenanjung Arab (Yaman, Oman), didominasi ras Negroid.
i) Asia Kecil, Asia Barat (Timur Tengah) bagian utara didominasi ras
j) Kaukasoid/Europo id dan ras Negroid.
B. Jumlah dan persebaran penduduk
Penduduk Benua Asia
Aspek Keterangan
Jumlah Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS) tahun 2005 Asia
Penduduk mencapai 3.921.000.000 jiwa. Jumlah tersebut bertambah menjadi
4.397.000.000 pada tahun 2015. Penduduk Asia bertambah sebesar 476
juta jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.
Persebaran Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan penduduk terbesar di
dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan jumlah dan
kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia
Selatan. Wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya.
Komposisi 25% penduduk Asia berusia di bawah usia 15 tahun dan sebesar 8% berusia
berdasarkan 65 ke atas. Penduduk Asia berusia antara 15 sampai 65 tahun sebesar 67
Usia persen. Ini berarti sebagian besar penduduk Asia tergolong usia produktif.
Penduduk usia produktif adalah penduduk berusia antara 15 sampai 65
tahun (WPDS, 2015).
Laju Laju pertumbuhan penduduk Asia mencapai 1.5% per tahun, namun
Pertumbuha persebaran dan pertumbuhan-penduduknya tidak merata di setiap
n kawasan. Contoh, Yaman, Suriah, Arab Saudi, Laos, dan Yordania
merupakan negara-negara dengan pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5%.
Kualitas Penduduk Asia memiliki kualitas yang dapat dilihat dengan menggunakan
ukuran Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan
Manusia (IPM). Human Development Index (HDI) merupakan gabungan
dari indikator Angka Harapan Hidup sejak Lahir (Life Expectancy at Birth),
pendidikan, dan pendapatan per kapita. Jepang, Korea Selatan, Singapura,
Brunei, China dan Saudi Arabia masuk kelompok dengan kualitas penduduk
atau HDI sangat tinggi. Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang
harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat tinggi. Sedangkan
untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal untuk kategori
rendah.
Komposisi Dilihat dari komposisi berdasarkan ras, penduduk di Benua Asia terdiri :
berdasarkan 1. Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras
Ras Europoid.
2. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid.
3. Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid.
4. Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku
bangsa Dravida di India Selatan dan Srilanka.
5. Asia Barat (Timur Tengah) bagian selatan, khususnya negara-negara
di Semenanjung Arab (Yaman, Oman), didominasi ras Negroid.
6. Asia Kecil, Asia Barat (Timur Tengah) bagian utara didominasi ras
Kaukasoid/Europo id dan ras Negroid.
Agama Asia merupakan tempat lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti
Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Kristen, dan
Yahudi (Judaism). Agama-agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke
berbagai wilayah di Asia dan dunia.
Bahasa Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih dari satu bahasa asli atau
pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat sekitar 600 bahasa asli atau
daerah, Philipina terdapat 100 bahasa daerah dan 1.683 bahasa asli atau
daerah di India.
Budaya Keragaman dan kekayaan budaya Asia juga terlihat dari karya seni, literatur
dan musik. Porselen, keramik, kaligrafi, lukisan, peralatan dari gelas dan
metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni berupa alat musik juga sangat
banyak jenisnya..
C. Budaya penduduk asia
Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat lahirnya
agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme, Shinto,
Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi (Judaism). Agama- agama yang lahir di Asia kemudian
menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia.
Selain agama, Benua Asia juga memiliki banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia
memiliki lebih dari satu bahasa asli atau pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat
sekitar 600 bahasa asli atau daerah, Filipina terdaat 100 bahasa daerah.Keragaman dan
kekayaan budaya Asia juga terlihat dari karya seni, literatur dan musik. Porselen, keramik,
kaligrafi, lukisan, peralatan dari gelas dan metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni berupa
alat musik juga sangat banyak jenisnya
KESIMPULAN
Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan
penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan jumlah dan
kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan. Wilayah
pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya.
Penduduk Asia tersebar tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara
dengan penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Wilayah dengan
jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan.
Wilayah pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya.
Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat lahirnya
agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme, Shinto,
Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi (Judaism).
DAFTAR PUSTAKA
http://kukerjakanprmu.blogspot.com/2018/07/dinamika-penduduk-asia.html
https://www.mikirbae.com/2018/11/dinamika-penduduk-benua-asia.html
https://prezi.com/p/xjdpy758ptvp/dinamika-penduduk-benua-asia/