Kemala Citra 1 10
Kemala Citra 1 10
Abstract
The material supply chain is a material distribution flow that varies from various sources or suppliers, until the
material arrives at the project site. This study aimed to analyze material supply chain risk factors that arise in the
implementation of building construction projects in Aceh Province, as well as identify solutions to prevent material
supply chain risk factors that arise in the implementation of building construction projects in Aceh Province. The
methods developed in this research are validity test, reliability test, quantitative descriptive, and multiple
regression analysis through SPSS software version 25. From the validity test results obtained, the value of
Rcount ≥ Rtable. This shows that the validity test performed on all questions is valid. Furthermore, the results of
the reliability test obtained the average value of each variable of 0.708, then the reliability test was said to be
reliable. Because the value of a variable is said to be reliable (reliable) if Cronbach Alpha value exceeds 0.6.
Then from the results of the descriptive analysis, there are indicators that are often questioned as risk factors,
namely the delay of the main contractor in paying subcontractors (X2.8) with a mean value of 3.39. This shows
that the majority of respondents stated that X2.8 has a high influence on the occurrence of material supply chains
in the implementation of construction projects. From the results of the correlation analysis, the R value of 0.382
(low/weak), then the two variables have a unidirectional relationship. This means that if the value of the X variable
is high, then the value of the Y variable will also be high or if it means that all X variables are related to material
supply chain risk, and the regression model obtained is: Ŷ=7.408+0.096X1-0.006.X2+ 0.132X3+0.112X4. From
the results of the coefficient of determination, the value of R2 = 14.6%, which means that the risk of the material
supply chain is influenced by supply factors, control factors, demand factors, process factors, amounting to
14.6%, the remaining 85.4% is influenced by other factors variables which are not included in this study.
Abstrak
Rantai pasok material merupakan aliran distribusi material yang bervariasi dari berbagai sumber atau supplier
(pemasok), hingga material tersebut tiba ke lokasi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-
faktor risiko rantai pasok material yang timbul dalam pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh,
serta mengidentifikasi solusi pencegahan faktor-faktor risiko rantai pasok material yang timbul dalam
pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh. Metode yang disusun dalam penelitian ini adalah uji
validitas, uji reliabilitas, deskriptif kuantitatif, dan analisis regresi berganda melalui SPSS versi 25. Dari hasil
pengujian validitas yang diperoleh, nilai Rhitung ≥ Rtabel. Hal ini menunjukkan bahwa uji validitas yang dilakukan
pada semua variabel sudah valid. Selanjutnya hasil uji reliabilitas diperoleh nilai rata-rata dari setiap variabel
sebesar 0,708, maka pada uji reliabilitas dikatakan sudah reliabel. Karena nilai suatu variabel dikatakan reliabel
(handal) apabila nilai Cronbach Alpha melebihi 0,6. Kemudian dari hasil analisis deskriptif terdapat indikator yang
sering permasalahkan sebagai faktor risiko yaitu keterlambatan kontraktor utama dalam membayar subkontraktor
(X2.8) dengan nilai mean sebesar 3,39. Hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan
bahwa X2.8 memiliki pengaruh yang tinggi terhadap terjadinya rantai pasok material dalam pelaksanaan proyek
kostruksi. Dari hasil analisis korelasi diperoleh nilai R sebesar 0,382 (rendah/lemah), maka kedua variabel
mempunyai hubungan searah. Artinya jika nilai variabel X tinggi, maka nilai variabel Y akan tinggi pula atau jika
diartikan semua variabel X berhubungan terhadap risiko rantai pasok material, serta model regresi yang diperoleh
yaitu: Ŷ = 7,408 + 0,096.X1 - 0,006.X2 + 0,132.X3 + 0,112.X4. Dari hasil koefisien determinasi didapat nilai R2 =
14,6%, yang berarti bahwa risiko rantai pasok material dipengaruhi oleh variabel faktor supply, Faktor control,
Faktor demand, Faktor process, sebesar 14,6%, selebihnya 85,4% dipengaruhi oleh variabel faktor lainnya di luar
penelitian.
https://doi.org/10.37598/tameh.v11i1.190
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
3
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
4
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
5
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
6
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
Model Summary
2. Uji korelasi antara faktor control dengan
Change Statistics
risiko rantai pasok material R
Adjusted
Std.
Error of
Model R R R
Square the F Sig. F
Square Square df1 df2
Estimate Change Change
Change
Tabel 5. Hasil uji korelasi antara X2 dengan Y
Correlations 1 0,382 0,146 0,110 1,80436 0,146 4,024 4 94 0,005
Tabel 6. Hasil uji korelasi antara X3 dengan Y Dari data yang terlihat pada tabel 4.9 dapat
Correlations
Faktor Risiko Rantai
diketahui bahwa nilai konstanta regresi linear
Demand Pasok Material berganda 7,408, dengan nilai koefisien regresi
(X3) (Y)
variabel faktor supply 0,096, faktor control
Pearson 1 0,294
Faktor Demand Correlation 0,006, faktor demand 0,132, faktor process
(X3) Sig. (2-tailed) 0,003 0,112. Sehingga diperoleh persamaan Ŷ =
N 99 99
Pearson 0,294 1 7,408 + 0,096.X1 - 0,006.X2 + 0,132.X3 +
Risiko Rantai
Pasok Material
Correlation 0,112.X4.
Sig. (2-tailed) 0,003
(Y)
N 99 99
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). 4.7.1 Uji t
Hasil dari pengolahan data dengan program
4. Uji korelasi antara faktor process dengan
SPSS versi 25 diperoleh data sebagai berikut.
risiko rantai pasok material Tabel 9. Hasil Uji t
ANOVAa
Unstandardized Standardized
Tabel 7. Hasil uji korelasi antara X4 dengan Y
Coefficients Coefficients
Correlations Std.
Faktor Risiko Rantai Model B Beta t Sig.
Error
Process Pasok (Constant) 7,408 2,161 3,429 0,001
(X4) Material (Y) 1 X1 0,096 0,071 0,190 1,357 0,178
Pearson 1 0,256 X2 0,006 0,093 0,010 0,063 0,950
X3 0,132 0,098 0,164 1,342 0,183
Faktor Correlation
X4 0,112 0,084 0,139 1,326 0,188
Process (X4) Sig. (2-tailed) 0,011 a. Dependent >Variable: Y1
N 99 99
Pearson 0,256 1
Risiko Rantai
Correlation Berdasarkan data tabel di atas diperoleh t-
Pasok
Sig. (2-tailed) 0,011
Material (Y) hitung terhadap variabel X1 sebesar 1,357 <
N 99 99
1,986 dan pada tingkat sig sebesar 0,178 >
0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1
5. Uji korelasi semua variabel X dengan risiko tidak diterima yang berarti tidak terdapat
rantai pasok material berpengaruh X1 terhadap Y, kemudian untuk
variabel X2 sebesar 0,063 < 1,986 dan pada
Tabel 4.8 Hasil uji korelasi antara semua variabel
tingkat sig sebesar 0,950 > 0,05 sehingga
dengan Y
dapat disimpulkan bahwa H2 tidak diterima
yang berarti tidak terdapat pengaruh X2
terhadap Y, selanjutnya untuk variabel X3
sebesar 1,342 < 1,986 dan pada tingkat sig
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
8
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
sebesar 0,183 > 0,05 sehingga dapat Dari tabel model summary di atas dapat
disimpulkan bahwa H3 tidak diterima yang diketahui bahwa nilai R adalah 0,382,
berarti tidak terdapat pengaruh X3 terhadap Y. sedangkan nilai R2 sebesar 0,146. Oleh
Kemudian yang terakhir untuk variabel X4 karena uji koefisien determinasi berganda ini
sebesar 1,326 < 1,986 dan pada tingkat sig diperoleh dari perhitungan regresi linear
sebesar 0,188 > 0,005 sehingga dapat berganda, maka koefisien determinasi sebesar
disimpulkan bahwa H4 tidak diterima yang 0,146 atau R2 x 100% sebesar 14,60%.
berarti tidak tidak terdapat berpengaruh X4 Kebermaknaan dari nilai tersebut memiliki
terhadap Y implikasi bahwa variabel faktor supply, faktor
control, faktor demand, dan faktor process
4.7.2 Uji F berpengaruh secara nyata terhadap risiko
Dengan bantuan tabel Anova hasil dari rantai pasok material pada proyek konstruksi
pengolahan data dengan program SPSS versi gedung di Provinsi Aceh sebesar 14,60%.
25 diperoleh data sebagai berikut.
5. Kesimpulan
Tabel 10. Hasil Uji F Dari hasil pengumpulan dan analisa data,
ANOVAa
dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Sum of Mean
Model
Squares
df
Square
F Sig. 1. Hasil uji validitas diperoleh menunjukkan
Regression 52,408 4 13,102 4,024 0,005b bahwa semua pertanyaan sudah valid.
1 Residual 306,037 94 3,256 2. Hasil uji reliabilitas, semua variabel
Total 358,444 98 penelitian sudah reliabel dengan nilai
a. Dependent Variable: Risiko Rantai Pasok Material
Cronbach Alpha melebihi 0,6.
3. Dari hasil analisis deskriptif terdapat
indikator yang sering permasalahkan oleh
Berdasarkan data tabel di atas diperoleh F-
responden yaitu “keterlambatan
hitung sebesar 4,024 dan sig 0,005. F-tabel
kontraktor utama dalam membayar
pada taraf α= 0.05, df 1 = (jumlah variabel
subkontraktor”. yang memiliki pengaruh
independen = 4) dan df2 (n – k – 1 = 99 – 4 –
yang tinggi terhadap terjadinya rantai
1 = 94), maka nilai F- tabel = 2,47. Hal ini
pasok material dalam pelaksanaan proyek
berarti F-hitung > F-tabel (4,024 > 2,47) dan
kostruksi.
sig < 0,05 (0,005 < 0,05), maka hipotesis
4. Berdasarkan hasil uji analisis korelasi
dapat diterima. Dalam hal ini dapat dikatakan
dapat diperoleh suatu hubungan yang
bahwa variabel faktor supply, faktor control,
positif yang sangat signifikan antara
faktor demand, dan faktor process
variabel bebas dengan variabel terikat,
berpengaruh secara nyata terhadap risiko
hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi
rantai pasok material.
faktor supply, control, demand, serta
4.7.3 Koefisien Determinasi factor process.
Hasil koefisien determinasi masing-masing 5. Dari hasil analisis determinasi
variabel sebagai berikut. menunjukkan bahwa sebesar 14,60%,
risiko rantai pasok di sebabkan oleh
Tabel 11. Hasil Uji Koefisien Determinasi factor-faktor supply, control, demand,
Model Summary serta factor process. Selebihnya 85,4%
dipengaruhi oleh variabel faktor lainnya.
6. Dari hasil analisis regresi linear berganda
Adjusted R Std. Error of
Model R R Square
Square the Estimate diperoleh Model Regresi Ŷ = 7,408 +
0,096.X1 - 0,006.X2 + 0,132.X3 +
1 0,382a 0,146 0,110 1,80436 0,112.X4 dimana faktor yang paling
a. Predictors: (Constant), Eksternal, Faktor supply, Faktor control, dominan adalah faktor demand (X3)
Faktor Demand, Faktor process
dengan nilai koefisien regresi sebesar
0,132 atau 13,2%, maka dapat
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
9
Kemala Hayati1, Keumala Citra2, Widya Soviana3, Rizki Farhan4
Vol: 11 | No: 1 (2022): June
Daftar Pustaka
https://doi.org/10.37598/tameh..v11i1.190
10