Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses
Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses
Abstract: This study aims to analyze the effect of the quality of raw materials on product quality
at PT. Menjangan Sakti, the influence of the production process on product quality at PT.
Menjangan Sakti and the quality of raw materials and production processes simultaneously on
product quality at PT. Menjangan Sakti. The number of samples in this study were 88
respondents. The analysis technique uses simple regression analysis and multiple regression.
The results showed that the quality of raw materials and the production process simultaneously
had a significant effect on product quality, because the quality of raw materials was maintained
in terms of room temperature according to the type of raw materials stored and the production
process where workers worked according to applicable regulations. The quality of raw
materials has a positive effect on product quality. This shows that the quality of raw materials
that are maintained in terms of room temperature according to the type of raw material stored
can improve product quality. The production process has a positive effect on product quality.
This shows that the workforce working according to the applicable regulations can
significantly improve product quality.
PENDAHULUAN
Pesatnya perkembangan bisnis yang atau barang cacat dapat ditekan sekecil
semakin ketat mendorong perusahaan mungkin (zero waste). Sehingga dengann
harus dapat menjalankan strategi menghasilkan produk yang berkualitas,
bisnisnya yang tepat agar mampu bertahan perusahaan akan mendapatkan predikat
dalam menghadapi persaingan yang yang baik di mata konsumen. Bahkan
terjadi. Setiap strategi harus mampu tidak menutup kemungkinan produk akan
mendukung perusahaan berkompetisi di cepat berekspansi ke pasar global.
dalam industrinya. Oleh karena itu, Kualitas produk menurut Assauri (2012)
perusahaan harus memberikan perhatian “merupakan faktor yang terdapat dalam
penuh terhadap kualitas produk yang suatu barang atau hasil yang
dihasilkan agar perusahaan mampu menyebabkan barang tersebut sesuai
memenangkan atau paling tidak bertahan dengan tujuan untuk apa barang itu
di dalam kompetisi tersebut. Dengan dimaksudkan atau dibutuhkan”.
menghasilkan produk yang berkualitas, Selanjutnya menurut Heizer dan Render
berarti perusahaan mampu melakukan (2011) “kualitas produk merupakan
kegiatan produksi dengan efektif dan keseluruhan fitur dan karakteristik produk
efisien. Produk yang dihasilkan sesuai atau layanan yang dikenakan pada
dengannkebutuhan dan harapan kemampuannya untuk memenuhi
konsumen sehingga jumlah produk defect kebutuhan yang tampak jelas maupun
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
Dari Tabel 1, dapat kita lihat bahwa, merupakan keseluruhan fitur dan
PT Menjangan Sakti mengalami karakteristik produk atau layanan yang
kegagalan produk yang terus meningkat. dikenakan pada kemampuannya untuk
Hal ini dapat disebabkan oleh penggantian memenuhi kebutuhan yang tampak jelas
bahan baku yang dilakukan oleh maupun tersembunyi. Menurut Goetdch
perusahaan dan kemungkinan ada proses dan Davis (2002), kualitas produk
produksi yang tidak sesuai standar merupakann suatu kondisi dinamis yang
operasional produksi. berhubungan dengan barang, jasa,
Tujuan penelitian ini adalah untuk manusia, produk dan lingkungan yang
mengetahui pengaruh kualitas bahan baku memenuhi atau melebihi harapan.
dan proses produksi terhadap kualitas Menurut Nasution (2005), kualitas produk
produk PT. Menjangan Sakti. merupakan suatu kondisi dinamis yang
berhubungan dengan produk,
LANDASAN TEORI manusia/tenaga kerja, proses dan tugas,
serta lingkungan yang memenuhi atau
Kualitas Produk melebihi harapan konsumen. Menurut
Menurut Assauri (2012) kualitas Prawirosentono (2002), kualitas produk
produk merupakan faktor yang terdapat merupakan keadaan fisik, fungsi dan sifat
dalam suatu barang atau hasil yang suatu produk bersangkutan yang dapat
menyebabkan barang tersebut sesuai memenuhi selera dan kebutuhan
dengan tujuan untuk apa barang itu konsumen dengan memuaskan sesuai nilai
dimaksudkan atau dibutuhkan. Menurut uang yang dikeluarkan.
Heizer dan Render (2011) kualitas produk
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
merupakan interaksi langsung antara seperti Six Sigma, TQM, Kaizen, dan lain-
konsumen dan produk yang lain. Secara umum dapat dikatakan bahwa
dikonsumsinya. kualitas atau mutu adalah karakteristik
dari suatu produk atau jasa yang
Kualitas Bahan Baku ditentukan oleh pemakai atau customer
Menurut Assauri (2012) “kualitas dan diperoleh melalui pengukuran proses
merupakan faktor-faktor yang terdapat serta melalui perbaikan yang
dalam suatu barang atau hasil yang berkelanjutan (Continuous Improvement).
menyebabkan barang atau hasil tersebut Serta merupakan salah satu faktor yang
sesuai dengan tujuan untuk apa barang dipakai oleh konsumen untuk membeli
atau hasil itu dimaksudkan”. Menurut suatu produk, yang mana suatu produk
Syukron dan Kholil (2012) menyebutkan dapat dibandingkan dengan pesaingnya
beberapa definisi kualitas antara lain: 1). berdasarkan kualitasnya.
Kualitas berarti layak digunakan. Ada dua Faktor-faktor yang mempengaruhi
aspek dari definisi ini yaitu quality of kualitas antara lain adalah bahan baku,
design and quality of performance. peralatan, teknologi dan sumber daya
Quality design adalah level dari kualitas, manusia. Perbedaan arti kata antara bahan
yaitu spesifikasi produk yang dibuat baku dan bahan mentah dapat mempunyai
berdasarkan keiinginan dari konsumen, arti sebagai sebuah bahan dasar yang
sedangkan quality of performance adalah berada di berbagai tempat, yang mana
seberapa baik suatu produk dalam bahan tersebut dapat digunakan untuk
memenuhi spesifikasi dari permintaan diolah dengan suatu proses tertentu ke
dengan desainnya. 2). Kualitas adalah dalam bentuk lain yang berbeda wujud
berbanding terbalik dengan variabilitas dari bentuk aslinya.
artinya kualitas produk akan meningkat Indikator kualitas bahan baku
jika variabilitas dalam karakteristik menurut Situmorang (2016) adalah:
penting suatu produk menurun. 1). Penyimpanan merupakan salah satu hal
Menurut Assauri (2012) “bahan penting yang berperan didalam menjaga
baku merupakan semua bahan yang mutu bahan. 2). Penanganan/
digunakan dalam perusahaan manufaktur, pengendalian merupakan suatu seni dan
kecuali untuk bahan yang secara fisik ilmu untuk memindahkan, membungkus
dikombinasikan dengan produk yang dan menyimpan bahan-bahan dalam
diproduksi oleh perusahaan manufaktur segala bentuk. 3). Proses merupakan
ini”. Menurut Handoko (2005) “kualitas kegiatan mengubah barang mentah
merupakan suatu kondisi dari sebuah menjadi barang yang memiliki nilai jual.
barang berdasarkan pada penilaian atas Proses ini harus berjalan sesuai standar
kesesuaiannya dengan standar ukur yang operasional yang berlaku serta melalui
telah ditetapkan”. Menurut Wibowo quality control sebagai tahap akhir yang
(2007) “bahan baku meliputi semua ditetapkan perusahaan.
barang dan bahan yang dimiliki
perusahaan dan digunakan untuk proses Proses Produksi
produksi”. Menurut Irhami (2014) “proses
Kualitas atau mutu adalah tingkat produksi merupakan sesuatu yang
baik buruknya atau taraf atau derajat dihasilkan oleh suatu perusahaan baik
sesuatu. Istilah ini banyak digunakan bentuk barang (goods) maupun jasa
dalam dunia bisnis, rekayasa, dan (service) dalam suatu periode waktu yang
manufaktur dalam kaitannya dengan selanjutnya dihitung sebagai nilai tambah
teknik dan konsep untuk memperbaiki bagi perusahaan”. Menurut Assauri
kualitas produk atau jasa yang dihasilkan, (2012) “proses produksi merupakan cara,
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
Isaac dan Michael yaitu sebagai berikut: terjadi pada objek penelitian dengan data
Berdasarkan populasi dengan jumlah yang dapat dilaporkan oleh peneliti.
populasi 131 orang dengan tingkat Instrumen yang valid berarti alat ukur
kesalahan 10 %, maka diperoleh ukuran yang digunakan untuk mendapatkan data
atau jumlah sampel dalam penelitian ini (mengukur) itu valid. Valid berarti
sebesar 88 (delapan puluh delapan) instrument tersebut dapat digunakan untuk
karyawan bagian produksi. Dengan mengukur apa yang sebenarnya diukur.
jumlah data karyawan PT. Menjangan Jika r > 0,30, maka item instrumen
Sakti diatas, maka dalam penelitian ini dinyatakan valid, dan Jika r < 0,30, maka
menggunakan metode teknik sampel yaitu item instrument dinyatakan tidak valid.
sampel Probability sampling. Metode Berdasarkan dari hasil uji validtas
analisis yang digunakan adalah regresi terlihat bahwa korelasi masing-masing
linear sederhana dan berganda dan indikator dari kualitas bahan baku, proses
sebelum dilakukan analisis data terlebih produksi dan kualitas produk didapatkan
dahulu dilakuan pengujian instrumen data. total skor pernyataan menunjukkan hasil
yang signifikan. Dikatakan signifikan
HASIL PENELITIAN DAN karena apabila r hitung > r tabel dan r >
PEMBAHASAN 0,30, maka item instrumen dinyatakan
valid.
Hasil Penelitian
Uji Reliabilitas
Uji Instrumen Menurut Sugiyono (2018) uji
Pada penelitian ini langkah awal reliabilitas merupakan “instrumen yang
yang dilakukan yaitu dengan melakukan bila digunakan beberapa kali untuk
uji validitas dan uji reliabilitas atas mengukur obyek yang sama, akan
instrumen-instrumen dari pernyataan menghasilkan data yang sama”.
kuesioner yang telah disebarkan ke Reliabilitas dapat dicari dengan
responden secara langsung dan tertutup. menggunakan teknik Croncbach’s alpha.
Dengan dilakukan pengujian data validitas Dari hasil uji reliabilitas terlihat bahwa
dan reliabilitas, maka kualitas penelitian masing-masing variabel menunjukkan
dapat terjaga serta fakta dan keadaan hasil yang signifikan. Data dikatakan
sebenarnya tentang “Pengaruh Kualitas reliabel apabila Jika nilai reliabilitasnya
Bahan Baku dan Proses Produksi lebih besar dari 0.60, maka secara
Terhadap Kualitas Produk di PT. keseluruhan variabel kualitas bahan baku,
Menjangan Sakti”. proses produksi dan kualitas produk
Uji Validitas Data nilainya lebih besar dari 0.60 dan
Uji validitas merupakan derajat dinyatakan reliabel, seperti dalam tabel 2.
ketepatan antara data yang sesungguhnya
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
Berdasarkan Tabel 4, nilai R Square lain yang tidak diteliti, seperti proses
sebesar 0,230, dapat diartikan konstribusi produksi.
yang diberikan kualitas bahan baku
terhadap kualitas produk PT. Menjangan Hasil persamaan regresi sebagai
Sakti sebesar 23,0%, sedangkan sisanya berikut:
sebesar 77,0% disumbangkan variabel
Y= 18,359 + 0,523 (X1)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
Kualitas bahan baku berpengaruh bahan baku sebesar 0,523, artinya jika ada
positif dan signifikan pada tingkat nyata peningkatan kualitas bahan baku, maka
99% terhadap kualitas produk PT. kualitas produk PT. Menjangan Sakti akan
Menjangan Sakti. Koefisien kualitas meningkat atau sebaliknya.
Berdasarkan Tabel 5, nilai R Square baku terjaga dari segi kebersihan sangat
sebesar 0,342, dapat diartikan konstribusi penting dalam penyimpanan bahan baku,
yang diberikan proses produksi terhadap bahan baku disimpan secara berurutan
kualitas produk PT. Menjangan Sakti sesuai dengan jenisnya, Suhu ruangan
sebesar 34,2%, sedangkan sisanya sebesar disesuaikan dengan jenis bahan baku yang
65,8% disumbangkan variabel lain yang disimpan, bahan baku yang diterima
tidak diteliti, seperti kualitas bahan baku. tergolong efisien, bahan baku yang
diterima telah teruji aman, kapasitas bahan
Hasil persamaan regresi sebagai baku terhitung efektif, bahan baku yang
berikut: diterima sudah terjadwal, penerimaan
Y= 12,351 + 0,669 (X2) bahan baku sesuai dengan SOP yang
berlaku, penyaluran bahan baku lancer.
Proses produksi berpengaruh positif Serta didukung oleh tenaga kerja yang
dan signifikan pada tingkat nyata 99% terampil, bekerja sama dengan tim,
terhadap kualitas produk PT. Menjangan bekerja sesuai aturan yang berlaku, biaya
Sakti. Koefisien proses produksi sebesar mesin rendah dalam pengolahan bahan
0,669, artinya jika ada peningkatan proses baku, mesin baru yang yang digunakan
produksi, maka kualitas produk PT. dalam pengolahan bahan baku, perawatan
Menjangan Sakti akan meningkat atau mesin dilakukan berkala, bahan baku yang
sebaliknya. Nilai t hitung lebih besar dari diolah berkualitas, bahan baku yang
t tabel (6.678 > 1,988), maka Ho tolak, Ha diperoleh cukup murah, mudah dalam
terima, artinya ada pengaruh yang positif memperoleh bahan baku yang dibutuhkan.
dan signifikan proses produksi terhadap Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian
kualitas produk PT. Menjangan Sakti. yang dilakukan oleh Sentosa dan Trianti
(2017) dengan hasil penelitiannya yaitu
Pembahasan secara parsial dan simultan kualitas bahan
baku dan proses produksi mempunyai
Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan pengaruh yang positif dan signifikan
Proses Produksi Terhadap Kualitas terhadap kualitas produk. Kunci produk
Produk yang berkualitas pada proses produksi
Berdasarkan hasil penelitian yang terintegrasi dengan variabel kualitas
diperoleh bahwa kualitas bahan baku dan bahan baku. Kualitas bahan baku yang
proses produksi mendorong peningkatan terpilih akan memperlancar proses
kualitas produk, karena kualitas bahan produksi yang dikawal dengan quality
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Diovita Hilary dan Iman Wibowo
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.