0% found this document useful (0 votes)
31 views9 pages

1 PB

This study aimed to analyze the relationship between clinical instructors' characteristics and students' clinical skills scores in pregnancy care at the Sari Mulia Midwifery Academy in Banjarmasin City, Indonesia. A questionnaire was used to assess 11 clinical instructors' interpersonal relationships, personality characteristics, professional competence, and teaching abilities. The clinical skills scores of 25 third-semester students were also collected. Results found relationships between students' scores and instructors' interpersonal relationships and personality characteristics. Personality characteristics had the strongest association with students' scores. The study concluded that clinical instructors' interpersonal skills and personalities can positively impact their roles in clinical learning, and personality is the most influential characteristic on students' pregnancy care

Uploaded by

Eka Damayanti
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
31 views9 pages

1 PB

This study aimed to analyze the relationship between clinical instructors' characteristics and students' clinical skills scores in pregnancy care at the Sari Mulia Midwifery Academy in Banjarmasin City, Indonesia. A questionnaire was used to assess 11 clinical instructors' interpersonal relationships, personality characteristics, professional competence, and teaching abilities. The clinical skills scores of 25 third-semester students were also collected. Results found relationships between students' scores and instructors' interpersonal relationships and personality characteristics. Personality characteristics had the strongest association with students' scores. The study concluded that clinical instructors' interpersonal skills and personalities can positively impact their roles in clinical learning, and personality is the most influential characteristic on students' pregnancy care

Uploaded by

Eka Damayanti
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
You are on page 1/ 9

Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja.

JPKI, 2020; 9(2): 113-121


doi: 10.22146/jpki. 47221

ORIGINAL RESEARCH

CORRELATION OF CLINICAL INSTRUCTORS’ CHARACTERISTICS


TO STUDENTS’ CLINICAL SKILLS SCORE IN A MIDWIFERY
SCHOOL
Ika Friscila1*, Achadiyani2, Endang Sutedja2
Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Bandung – INDONESIA
1

Bagian Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Bandung – INDONESIA


2

Submitted: 02 July 2019; Final Revision from Author: 31 May 2020; Accepted: 23 June 2020

ABSTRACT
Background: The role of the clinical instructor is very important in clinical learning process that preparing students
to become health workers who are competent in the practical environment. Effective clinical instructor is instructor who
has profesional competence, interpersonal relationships, personality characteristics, and teaching skills in the process of
providing guidance. The aim of the study was to analyze the relationship between clinical instructor characteristics and the
score of pregnancy care clinical skills and analyze the most influenced characteristics of clinical instructor in the score of
pregnancy care clinical skills in students of the Akademi Kebidanan Sari Mulia in Banjarmasin City.
Methods: This study used a cross-sectional design with 11 clinical instructors and 25 Sari Mulia Midwifery Academy
students using total sampling. This study used a Nursing Effectiveness Clinical Teacher Inventory questionnaire (NCTEI)
questionnaire as instrument.
Results: There is a relationship between clinical instructor characteristics and the score of pregnancy care clinical skills in
students, namely interpersonal relationships (p = 0.043) and personality characteristics (p = 0.024). The dominant factor
associated was personality characteristics (POR = 4.4; IK 95%: 1.02-19.08) with a value of p = 0.048.
Conclusion: From this study, it can be concluded that the interpersonal relationships and personality characteristics can
enhance the role of clinical instructor in the clinical learning process and personality characteristics represent the clinical
instructor characteristics that are most in line with the score of pregnancy care clinical skills.

Keywords: clinical instructor, interpersonal relationships, personality, professional competence, score of clinical skills,
teaching ability

ABSTRAK
Latar belakang: Peran pembimbing klinik sangat diperlukan dalam proses pembelajaran klinik yaitu
mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi tenaga kesehatan yang kompeten di lingkungan praktik.
Pembimbing klinik yang efektif adalah seseorang yang memiliki kompetensi profesional, kemampuan
hubungan interpersonal yang baik, karakteristik kepribadian dan kemampuan mengajar dalam proses
memberikan bimbingan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan karakteristik pembimbing klinik
dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan dan menganalisis karakteristik pembimbing klinik yang
paling berperan terhadap nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan pada mahasiswa Akademi Kebidanan
Sari Mulia Kota Banjarmasin.

*corresponding author, contact: [email protected]

Vol. 9 | No. 2 | July 2020 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education 113
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 11 pembimbing klinik
di Puskesmas dan 25 mahasiswa semester III Akademi Kebidanan Sari Mulia Kota Banjarmasin yang diambil
secara total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Nursing Clinical Teacher Effectiveness
Inventory (NCTEI).
Hasil: Terdapat hubungan karakteristik pembimbing klinik dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan
pada mahasiswa yaitu hubungan interpersonal (p=0,043) dan karakteristik kepribadian (p=0,024). Faktor
dominan yang berhubungan adalah karakteristik kepribadian (POR=4,4; IK 95%:1,02-19,08) dengan nilai
p=0,048.
Kesimpulan: Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hubungan interpersonal dan karakteristik
kepribadian pembimbing klinik dapat meningkatkan peran pembimbing klinik dalam proses pembelajaran
klinik dan karakteristik kepribadian merupakan karakteristik pembimbing klinik yang paling berperan
terhadap nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan pada mahasiswa Akademi Kebidanan Sari Mulia Kota
Banjarmasin.

Kata Kunci: Hubungan interpersonal, karakteristik kepribadian, kemampuan mengajar, kompetensi


profesional, nilai keterampilan klinik, pembimbing klinik

PRACTICE POINTS

l Praktik klinik merupakan sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman bagi mahasiswa
untuk melakukan tindakan pelayanan secara langsung di lingkup masyarakat.
l Pembimbing klinik sangat berperan dalam proses pembentukan kompetensi mahasiswa.
l Karakteristik pembimbing klinik yang beragam akan memberikan dampak terhadap pencapaian
target kompetensi mahasiswa.
l Mahasiswa harus mencapai target kompetensi yang sudah ditetapkan agar siap menjadi tenaga
kesehatan yang profesional.

PENDAHULUAN untuk berpartisipasi aktif, mencari solusi untuk


Pendidikan Diploma III Kebidanan adalah bagian masalah nyata dan belajar memberikan perawatan
dari jenjang pendidikan tinggi vokasional dengan kepada pasien sehingga menjadi praktisi yang
pembagian kurikulum yaitu pembelajaran teori berkompetensi.2 Praktik klinik merupakan bagian
sebanyak 40% dan pembelajaran praktik sebanyak penting dalam keseluruhan proses pembelajaran
60%. Persentase praktik lebih banyak daripada teori, pendidikan Diploma III kebidanan agar tercapainya
sehingga diperlukan pengelolaan pembelajaran kompetensi lulusan yang diharapkan.3
praktik klinik yang tepat.1 Menurut Moosavi, terdapat ada 5 faktor pada
Pembelajaran praktik diperoleh mahasiswa melalui pembelajaran klinik yaitu pembimbing klinik,
pembelajaran di laboratorium dan lahan praktik program pendidikan, lingkungan praktik, mahasiswa
klinik. Pembelajaran praktik di laboratorium dan sistem evaluasi.4 Pembelajaran klinik dibimbing
merupakan proses penting untuk mempersiapkan oleh pembimbing klinik yang memiliki peran penting
mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran praktik dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi
klinik.1 Pembelajaran klinik menyiapkan mahasiswa tenaga kesehatan yang kompeten di lingkungan
untuk pekerjaan saat menjalani praktik sebagai bidan praktik.5
yang berkualitas aman bagi individu, keluarga dan Terdapat lima aspek tentang perilaku pembimbing
masyarakat. Selain itu, memungkinkan mahasiswa yang penting untuk pembelajaran yang efektif yaitu

114 Vol. 9 | No. 2 | July 2020| Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

bersikap jujur dengan siswa, motivasi untuk mengajar, praktik dan 11 pembimbing klinik di 11 Puskesmas
kemauan untuk mendengarkan dan menggunakan wilayah Kota Banjarmasin yang memenuhi syarat
keterampilan komunikasi yang baik, mengawasi inklusi.
siswa secara efektif dan menjadi teladan yang positif. Kriteria inklusi mahasiswa adalah semester III
Karakteristik ini dapat dipertimbangkan ketika Akademi Kebidanan Sari Mulia Kota Banjarmasin
menentukan pembimbing klinik berikutnya dan saat yang sedang melaksanakan pembelajaran praktik
merencanakan program pendidikan dalam layanan klinik kebidanan I di Puskesmas dan telah lulus ujian
untuk pembimbing klinik untuk mempromosikan teori dan laboratorium untuk asuhan kehamilan.
pembelajaran mahasiswa.2 Berdasarkan beberapa Kriteria eksklusi mahasiswa adalah yang tidak hadir
hasil penelitian pembimbing klinik yang efektif atau sakit pada saat penelitian berlangsung dan yang
yang adalah pembimbing yang memiliki kompetensi mengulang pembelajaran praktik klinik kebidanan
profesional, hubungan interpersonal, karakteristik I. Sedangkan kriteria inklusi pembimbing klinik
kepribadian dan kemampuan mengajar dalam proses adalah memiliki sertifikat clinical instructor, minimal
memberikan bimbingan.6-8 Diploma IV, pengalaman klinik minimal 5 tahun dan
Menurut Puter, manajemen pembelajaran berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Kriteria
klinik kebidanan pada mahasiswa kebidanan di eksklusi pembimbing klinik adalah yang tidak hadir
Banjarmasin yaitu penilaian masih bersifat subjektif atau sakit pada saat penelitian berlangsung.
dan hasil yang diperoleh mahasiswa relatif sama.9 Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu
Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui variabel dependen dan independen. Pada penelitian
hubungan karakteristik pembimbing klinik yang ini, karakteristik pembimbing klinik adalah variabel
dikaitkan dengan nilai keterampilan klinik asuhan independen. Sedangkan nilai keterampilan klinik
kehamilan pada mahasiswa Akademi Kebidanan Sari asuhan kehamilan merupakan variabel dependen.
Mulia Kota Banjarmasin. Tujuan dalam penelitian ini Pengambilan data primer menggunakan kuesioner
adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik Nursing Clinical Teacher Effectiveness Inventory
pembimbing klinik dan nilai keterampilan klinik (NCTEI). Instrumen NCTEI yang digunakan
asuhan kehamilan serta menganalisis karakteristik bertujuan untuk menilai karakteristik pembimbing
pembimbing klinik yang paling berperan terhadap klinik menurut mahasiswa yang dibimbing secara
nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan pada langsung oleh pembimbing klinik tersebut.
mahasiswa Akademi Kebidanan Sari Mulia Kota Instrumen terdiri dari empat kelompok karakteristik
Banjarmasin. pembimbing klinik yaitu kompetensi profesional,
hubungan interpersonal, karakteristik kepribadian
METODE dan kemampuan mengajar. Setelah dilakukan uji
validitas, kuesioner ini terdiri dari 33 pernyataan
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan r hitung lebih besar dari r tabel yaitu r
dengan rancangan penelitian observasional analitik >0,468 (n=18). Reliabilitas dengan Cronbach’s
dengan pendekatan potong lintang. Penelitian Alpha didapatkan hasil r alpha > r tabel. Hal ini
dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2019 saat membuktikan 33 item pernyataan kuesioner ini
mahasiswa melakukan praktik klinik kebidanan I di reliabel.
Puskesmas wilayah Kota Banjarmasin. Responden
dipilih secara total sampling, yakni mahasiswa pada Analisis data statistik pada penelitian ini
menggunakan software SPSS. Pada penelitian ini
semester III. Pemilihan mahasiswa semester III
akan di uji menggunakan uji independent samples
adalah untuk mendapatkan respon yang lengkap
t-test, Mann Whitney, dan analisis regresi logistik.
dari mahasiswa karena ini merupakan praktik klinik
yang pertama dialami mahasiswa mengenai asuhan Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan
kebidanan. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa dari Komisi Etik Fakultas Kedokteran Universitas
semester III Akademi Kebidanan Sari Mulia Kota Padjadjaran Bandung nomor 1419/UN6.KEP/
Banjarmasin berjumlah 25 mahasiswa yang sedang EC/2018.

Vol. 9 | No. 2 | July 2020 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education 115
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data pada tabel 1, didapatkan hasil dari
Data yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu pada 11 responden pembimbing klinik yang memiliki
responden pembimbing klinik meliputi karakteristik rata-rata umur 47 tahun dengan rentang masa kerja
dasar yang terdiri dari umur dan masa kerja, adalah 5-15 tahun. Pada 25 responden mahasiswa
sedangkan karakteristik pembimbing klinik yang didapatkan rata-rata indeks prestasi (IP) semester II
menjadi variabel bebas yaitu kompetensi profesional, adalah 3.29.
hubungan interpersonal, karakteristik kepribadian
dan kemampuan mengajar. Pada responden Tabel 2. Distribusi frekuensi nilai keterampilan klinik
mahasiswa yang akan di analisis mengenai indeks asuhan kehamilan
prestasi (IP) semester II yang menjadi variabel terikat. Nilai
No keterampilan Jumlah %
Tabel 1. Karakteristik dasar subjek penelitian klinik
No Karakteristik subjek Jumlah 1 72 2 8
1 Pembimbing klinik (n=11) 2 75 9 36
Umur (tahun) 3 80 13 52
47,7(6,3)
x (SD) 32-54 4 97.5 1 4
Rentang
Masa kerja (tahun) Tabel 2 menyajikan hasil distribusi frekuensi nilai
12,4(2,8)
x (SD) 5-15 keterampilan klinik yang paling banyak diberikan
Rentang oleh pembimbing klinik kepada mahasiswa
2 Mahasiswa (n=25) kebidanan yaitu sebesar 52% pada nilai 80.
IP Semester II
3,29(0,08)
x (SD) 3,05-3,41
Rentang

Tabel 3. Perbandingan skor karakteristik pembimbing klinik dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan
Nilai keterampilan klinik asuhan
No Karakteristik kehamilan Nilai p*
<80 (n=11) ≥80 (n=14)
1 Kompetensi profesional
46,1 (8,7) 53,9 (11,0)
x (SD) 33,3-66,7 40,7-74,0
0,066*
Rentang
2 Hubungan interpersonal
47,2 (12,5) 56,1 (8,4)
x (SD) 33,3-66,7 42,9-66,7
0,043*
Rentang
3 Karakteristik kepribadian
Median (SD) 47,6(12,8) 64,3(10,7) 0,024**
Rentang 33,3-66,7 33,3-71,4
4 Kemampuan mengajar
46,7 (9,8) 55,2 (11,7)
x (SD) 33,3-66,7 33,3-70,0
0,064*
Rentang
Keterangan *) berdasarkan Uji T-Test; **) Uji Mann-Whitney

116 Vol. 9 | No. 2 | July 2020| Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

Tabel 3 menyajikan hasil yang didapatkan bahwa yaitu hubungan interpersonal dan karakteristik
nilai keterampilan klinik memiliki hubungan yang kepribadian dengan nilai p<0,05.
bermakna pada karakteristik pembimbing klinik

Tabel 4. Analisis karakteristik pembimbing klinik yang paling berperan terhadap nilai keterampilan klinik
pada asuhan kehamilan berdasarkan uji regresi logistik

Karakteristik Koefisien β SE β Nilai p POR (IK95%) adj.

Model awal:
Kompetensi profesional 2,485 1,633 0,128 12,00(0,49-294)
Hubungan interpersonal -22,210 24501 0,999 0,00(0)
Karakteristik kepribadian 23,126 24501 0,999 1E+01(0)
Kemampuan mengajar -1,099 1,528 0,472 0,33(0,02-6,65)
Model akhir:
Karakteristik kepribadian 1,482 0,889 0,048 4,4(1,02-19,08)

Kompetensi profesional adalah kemampuan yang Kemampuan pembimbing klinik untuk berinteraksi
harus dimiliki dalam perencanaan dan pelaksanaan dengan mahasiswa merupakan salah satu karakteristik
proses pembelajaran untuk mengarahkan kegiatan pembimbing klinik yang efektif. Hubungan
belajar mahasiswa hingga mencapai tujuan interpersonal merupakan suatu bentuk dukungan
pembelajaran.10 Pembimbing klinik merupakan bagi mahasiswa dari stress yang berdampak pada
orang yang berperan secara langsung bagi mahasiswa pencapaian kompetensi saat di lahan praktik. Selain
untuk mempelajari dan menerapkan teori, itu, hubungan yang terbentuk dapat meningkatkan
mendapatkan pengalaman, mempraktekkan teknik pembelajaran mahasiswa. Ditandai dengan
dan mengembangkan diri. Karena pengalaman dan pembimbing yang dapat didekati, dorongan untuk
kemampuan pembimbing klinik akan mempengaruhi saling menghormati, memberikan dukungan dan
kemampuan mahasiswa selama pembelajaran klinik. mendengarkan dengan penuh perhatian.13
Pembimbing klinik dapat menciptakan pengalaman
Peran pembimbing klinik dalam hubungan inter-
belajar yang positif bagi mahasiswa dan memberikan
personal dengan memberikan motivasi agar
umpan balik yang terus berlanjut agar mahasiswa
tercipta semangat belajar klinik yang memberikan
dapat mencapai kompetensi yang ditetapkan.11 Studi
dampak yang baik dalam mencapai tujuan praktik
yang dilakukan Hayajneh menyebutkan sikap role
klinik kebidanan.14 Apabila pembimbing mampu
model seorang pendidik klinik berefek positif dan
memotivasi mahasiswa yang dibimbing agar belajar
direfleksikan pada proses pembelajaran mahasiswa.12
dan bekerja dengan baik maka target kompetensi
Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini mahasiswa akan tercapai.15 Hal yang sama juga
mengenai hubungan karakteristik pembimbing klinik ditemukan pada penelitian yang dilakukan oleh
dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan Zamanzadeh menyatakan bahwa sikap respect seorang
menunjukkan bahwa tidak ada hubungan kompetensi pembimbing klinik merupakan dimensi yang paling
profesional dan nilai keterampilan klinik asuhan tinggi dari perilaku seorang pendidik klinik dalam
kehamilan ditunjukkan dengan nilai p>0,05. Hal ini memberikan bimbingan yang diidentifikasi oleh
berbeda dengan teori sebelumnya yang menyatakan mahasiswa16
bahwa kompetensi profesional berhubungan dengan
Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini
keterampilan klinik mahasiswa.12 Hal ini disebabkan
mengenai hubungan karakteristik pembimbing klinik
karena kompetensi profesional bukan satu-satunya
dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan
faktor yang dapat meningkatkan keterampilan
menunjukkan bahwa ada hubungan antara
mahasiswa.

Vol. 9 | No. 2 | July 2020 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education 117
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

hubungan interpersonal dan nilai keterampilan Hasil penelitian ini tentang variabel kemampuan
klinik asuhan kehamilan ditunjukkan dengan nilai mengajar yang tidak berhubungan dengan nilai
p<0,05. Hal ini sejalan dengan studi yang dilakukan keterampilan klinik di perkuat oleh penelitian
oleh Baker mengatakan bahwa perilaku yang paling Adila pada tahun 2015 menunjukkan terdapat
tinggi dinilai oleh mahasiswa penting bagi seorang metode bimbingan yang masih monoton, kurangnya
pendidik klinik yaitu kemampuan dalam hubungan motivasi dan kurang dukungan dari pembimbing
interpersonal. Beberapa sikap yang menurut klinik. Pemberian reinforcement yang kurang
mahasiswa perlu dimiliki oleh pembimbing yaitu rasa dan masih rendahnya perhatian pembimbing
ketertarikan kepada mahasiswa dan dapat menjadi dalam membedakan kemampuan mahasiswa.
seorang pendengar yang baik bagi mahasiswa.17 Hasil Pembimbingan yang dilaksanakan masih terkesan
tentang variabel hubungan interpersonal di atas di seadanya. Pembimbing menilai kemampuan
perkuat oleh penelitian yang di lakukan oleh Girija mahasiswa juga tidak berdasarkan kualitas. Dukungan
mengemukakan bahwa pembimbing klinik yang yang diberikan oleh pembimbing dalam memberikan
efektif yaitu memiliki hubungan interpersonal yang persiapan laboratorium dan pemberian umpan balik
baik dengan nilai p = 0,034.8 sebelum praktik di lahan masih dianggap monoton
dan belum cukup oleh mahasiswa. Belum tercipta
Kemampuan mengajar adalah suatu kemampuan
iklim belajar yang kondusif untuk perkembangan
untuk mengetahui kebutuhan pembelajaran,
kemampuan, ketrampilan dan sikap mahasiswa.
merencanakan instruksi yang berhubungan dengan
Praktik yang dilaksanakan masih berfokus pada
karakteristik mahasiswa dan tujuan yang akan
rutinitas dan berorientasi pada perintah.19
dicapai, mengawasi mahasiswa dan mengevaluasi
hasil belajar.13 Tujuan dari pembelajaran yang Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini
meliputi aspek pengetahuan dan sikap sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara
akan terfokus pada aspek keterampilan. Peningkatan kemampuan mengajar dan nilai keterampilan
keterampilan memerlukan latihan untuk klinik asuhan kehamilan ditunjukkan dengan nilai
mendapatkan ketepatan dalam suatu pekerjaan. p>0,05. Hal ini sejalan dengan penelitian yang
Suatu profesi dalam bidang kesehatan selain dari dilakukan oleh Della yang menyatakan bahwa aspek
aspek pengetahuan dan sikap, aspek keterampilan kemampuan mengajar memiliki nilai terendah
menjadi penilaian penting. Selain itu, akan lebih dalam pencapaian kompetensi.13 Hal ini berbeda
aktif dalam pembelajaran dan mengeksplorasi dunia dengan penelitian yang dilakukan oleh Parvan tahun
nyata sehingga meningkatkan cara berpikir kritis 2016 yang mendapatkan hasil penelitian bahwa
mahasiswa.3 hubungan positif yang signifikan antara pembimbing
keperawatan dan efektivitas pembelajaran klinik
Pembelajaran yang dikelola dengan baik diharapkan
mahasiswa (p=0,001).6
dapat mengembangkan potensi mahasiswa, sehingga
memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan Karakteristik kepribadian merupakan unsur yang
nilai-nilai yang mengakar pada individu mahasiswa. penting karena akan membentuk pola perilaku
Pembelajaran dapat ditingkatkan dengan melibatkan yang patut di contoh sebagai motivasi mendidik
peran pembimbing sebagai fasilitator. Fasilitator yang mahasiswa. Karakteristik kepribadian pembimbing
berkaitan dengan proses belajar mengajar, termasuk klinik yang ramah, mendukung, penuh pengertian
menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa. Perilaku dan semangat akan meningkatkan pembelajaran
pembimbing dalam mengajar baik langsung maupun yang diberikan. Peran pembimbing klinik tidak hanya
tidak langsung mempunyai pengaruh terhadap mengajarkan mahasiswa untuk mengintegrasikan
motivasi belajar mahasiswa baik yang positif maupun pengetahuan dan keterampilan yang terkait tetapi
negatif. Sehingga kepribadian yang ditampilkan juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa
dosen dalam mengajar sesuai dengan harapan untuk melaksanakan peran sebagai perawat dalam
mahasiswa, maka mahasiswa termotivasi untuk memberikan asuhan keperawatan.20 Sikap yang
belajar dengan baik, begitupun sebaliknya.18 bisa ditunjuk sebagai seorang pembimbing klinik,

118 Vol. 9 | No. 2 | July 2020| Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

antara lain berpenampilan bersih, rapi dan gaya KESIMPULAN


hidup sehat, hubungan antar pribadi dan hubungan Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan
kerja yang baik dalam tim kerjasama, menghargai, interpersonal dan karakteristik kepribadian
menghormati martabat dan memperlakukan pembimbing klinik memiliki hubungan terhadap
pasien sebagai individu yang utuh, serta memiliki nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan.
kepribadian yang dewasa dan bertanggung jawab Karakteristik kepribadian merupakan karakteristik
serta memiliki dedikasi.21 yang paling berperan terhadap nilai keterampilan
Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Alifah yang klinik asuhan kehamilan pada mahasiswa Akademi
menunjukkan bahwa pembimbing klinik yang Kebidanan Sari Mulia Kota Banjarmasin. Sehingga
efektif yaitu pembimbing yang mendemonstrasikan pembimbing klinik harus memiliki karakteristik
kemampuan teknik dan prosedur klinis, memberikan kepribadian yang baik terhadap mahasiswa agar
saran-saran spesifik untuk perbaikan, menunjukkan proses pembelajaran klinik dapat mencapai
rasa empati, mengakui kekurangan dan kelebihan tujuannya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan
yang dimiliki, dan berpikiran terbuka serta tidak adanya beberapa kemiripan dengan penelitian-
menghakimi.22 penelitian sebelumnya dan mengkonfirmasi kembali
beberapa faktor pembimbing klinik yang harus
Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini
dipertimbangkan dalam program pembelajaran
menunjukkan bahwa ada hubungan antara
klinik kebidanan secara umum.
karakteristik kepribadian dan nilai keterampilan
klinik asuhan kehamilan ditunjukkan dengan nilai
p<0,05. Hal ini sejalan dengan penelitian yang SARAN
dilakukan oleh Ismail yang mendapatkan hasil Bagi penelitian selanjutnya, supaya menggunakan
kepribadian merupakan salah satu karakteristik desain penelitian yang lain serta mempertimbangkan
pembimbing klinik yang efektif dengan nilai empat faktor pembelajaran klinik lainnya yaitu
p<0,05. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan program pendidikan, lingkungan praktik, mahasiswa
hasil penelitian yang dilakukan oleh Rowbotham dan sistem evaluasi.
yang mengungkapkan perilaku yang tidak mencapai
signifikansi statistik adalah kepribadian pembimbing
UCAPAN TERIMAKASIH
dalam pengembangan mahasiswa.23
Peneliti mengucapkan terima kasih kepada Ibu
Pada mode akhir uji regresi logistik didapatkan variabel
Anggrita Sari, S.Si.T., M.Pd., M.Kes selaku Direktur
yang yang paling berperan terhadap nilai keterampilan
Akademi Kebidanan Sari Mulia telah memberikan
klinik mahasiswa terdapat hubungan yang signifikan
rekomendasi untuk melakukan penelitian ini dan
antara karakteristik kepribadian pembimbing klinik
seluruh pembimbing klinik dan mahasiswa yang
dan nilai keterampilan klinik asuhan kehamilan yang
terlibat selama proses penelitian.
memiliki nilai POR = 4,4 (IK95%: 1,02-19,08) dan
nilai p = 0,048. Hasil penelitian ini menunjukkan
karakteristik kepribadian yang dibawah rata-rata DEKLARASI KEPENTINGAN
memiliki risiko 4,4 kali lipat mendapatkan nilai Para penulis mendeklarasikan bahwa tidak terdapat
keterampilan klinik <80. Pada penelitian ini untuk konflik kepentingan apapun terkait studi pada
daerah Kota Banjarmasin khususnya pembimbing naskah ini.
klinik Puskesmas menunjukkan bahwa karakteristik
kepribadian paling berperan terhadap nilai KONTRIBUSI PENULIS
keterampilan klinik mahasiswa. Hal ini sejalan
dengan penelitian yang dilakukan oleh Dewanti Ika Friscila – Mengusulkan konsep penelitian,
bahwa komponen kinerja pembimbing klinik yang mengerjakan detail pelaksanaan penelitian,
tertinggi adalah karakteristik kepribadian.11 mengolah analisis statistik dan menulis rancangan
awal naskah.

Vol. 9 | No. 2 | July 2020 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education 119
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

Achadiyani – Membaca awal naskah dan memberikan 9. Puter MC, editor. Manajemen pembelajaran
saran, mengusulkan saran tentang revisi naskah dari klinik kebidanan pada Mahasiswa Diploma III
editor. Kebidanan di Banjarmasin. Prosiding Seminar
Endang Sutedja – Mengusulkan penggunaan kuesioner Nasional & Internasional; 2016;1(1):244-53.
NCTEI, membaca naskah akhir dan memberikan 10. Kurniawati K, Sutedja E, Husin F, Hilmanto
saran. D, Wirakusumah F, Susanto H, et al.
Hubungan karakteristik pembimbing klinik
DAFTAR PUSTAKA dengan keterampilan klinik asuhan persalinan
normal pada mahasiswa Program Diploma III
1. Sabog RFV CL, David JJT. Effective Kebidanan. IJEMC. 2014;1(1):23-31.
characteristics of a clinical instructor as perceived
11. Dewanti S. Hubungan kinerja instruktur
by BSU student nurses. IJNS. 2015;5(1):5-19.
klinik dengan pencapaian kompetensi klinik
2. Okoronkwo IL, Onyia-Pat J-L, Agbo M-AE, mahasiswa keperawatan di rumah sakit di
Okpala PU, Ndu AC. Students’ perception of medan. Universitas Sumatera Utara. 2014.
effective clinical teaching and teacher behaviour.
12. Hayajneh F. Role model clinical instructor as
OJN. 2013;3(01):63.
pereived by Jordanian nursing students. J Res
3. Nurjanah S, Suwarsa O, Tarawan VM, Husin Nurs. 2016;16(1):23–32.
F, Wirakusumah FF, Susiarno H, et al. Peran
13. Putri DAW. Hubungan karakteristik pembimbing
penerapan model pembelajaran asuhan
klinik dengan pencapaian kompetensi klinik
kehamilan terintegrasi terhadap motivasi
mahasiswa profesi ners fakultas keperawatan
dan kompetensi mahasiswa serta kepuasan
universitas jember.
pasien pada praktik klinik kebidanan. IJEMC.
2015;2(4):1-8. 14. Beratha O, Wirakusuma IB, Sudibya A.
Hubungan karakteristik, motivasi dan dana
4. Moosavi S, Fatemi S, Yazdanipour MA. Attitude
BOK dengan kinerja petugas KIA Puskesmas di
of nursing, midwifery and operating room
Kabupaten Gianyar.Udayana University;2013.
students about effective factors on clinical
education. Procedia-Social and Behavioral 15. Bobaya J, Kiling MA, Laoh JM, Losu N.
Sciences. 2013;89:676-81. Hubungan Persepsi Mahasiswa Tentang
Pembimbing Klinik Dengan Pencapaian Target
5. Niederriter JE, Eyth D, Thoman J. Nursing
Praktek Klinik Keperawatan Medikal Bedah
Students’ Perceptions on Characteristics of
Di Badan Layanan Umum Rsup Prof. Dr. Rd
an Effective Clinical Instructor. SAGE Open
Kandou Manado. Juiperdo. 2015;4(1):20-31.
Nursing. 2017;3:2377960816685571.
16. Zamanzadeh V. Nursing Students’s Perception
6. Parvan K, Hosseini FA, Bagherian S. The
Of Instructors’s Caring Behaviors in Tabriz
relationship between nursing instructors’
University of Medical Sciences. J Caring Sci.
clinical teaching behaviors and nursing students’
2015;4(1):55–62.
learning in Tabriz University of Medical Sciences
in 2016. Educ Health. 2018;31(1):32. 17. Baker K. Senior Nursing Students’s Perception
of Clinical Teacher Behavior. School of Nursing
7. Sabog RFV, Caranto LC, David JJT. Effective
Gardner-Webb University; 2012.
characteristics of a clinical instructor as perceived
by BSU student nurses. IJNS. 2015;5(1):5-19. 18. Murhadi TMT, Murniati A. Manajemen
pembelajaran dalam meningkatkan motivasi
8. Madhavanprabhakaran GK, Shukri RK,
belajar mahasiswa Prodi Diploma III Kebidanan
Hayudini J, Narayanan SK. Undergraduate
STIKES Harapan Bangsa Banda Aceh. Jurnal
nursing students’ perception of effective clinical
Serambi Ilmu. 2018;16(1):63-9.
instructor: Oman. IJNS. 2013;3(2):38-44.

120 Vol. 9 | No. 2 | July 2020| Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education
Ika Friscila, Achadiyani, Endang Sutedja. JPKI, 2020; 9(2): 113-121

19. Adila W. Peran Pembimbing Praktik Klinik klinik keperawatan anak pada mahasiswa 2012
pada Praktik Klinik Keperawatan Diploma Di PSIK FK Undip (Skripsi): Diponegero
III Keperawatan STIKES An-nur Purwodadi: University; 2016.
Universitas Gadjah Mada; 2012. 22. Alifah M, Rochana N. Hubungan Persepsi Maha-
20. Ismail LM-N, Aboushady RM-N, Eswi A. siswa Mengenai Pembimbing Klinik Terhadap
Clinical instructor’s behavior: Nursing student’s Pencapaian Kompetensi Klinik Mahasiswa
perception toward effective clinical instructor’s Keperawatan: Diponegoro University; 2017.
characteristics. JNEP. 2015;6(2):96. 23. Rowbotham M, Owen RM. The effect of clinical
21. Gharbelasari DAA, Ardani MH. Hubungan nursing instructors on student self-efficacy.
pemberian motivasi eksternal dari pembimbing Nurse education in practice. 2015;15(6):561-6.
klinik dengan capaian target kompetensi praktik

Vol. 9 | No. 2 | July 2020 | Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia - The Indonesian Journal of Medical Education 121

You might also like