MUTU &
KUALITAS BENSIN
BENSIN
Bensin, atau Petrol (biasa disebut gasoline di Amerika Serikat dan
Kanada) adalah cairan bening, agak kekuning-kuningan, dan berasal dari
pengolahan minyak bumi yang sebagian

besar digunakan sebagai
bahan bakar di mesin pembakaran dalam. Bensin juga dapat
digunakan sebagai pelarut, terutama karena kemampuannya yang dapat

Sebagian besar bensin tersusun dari
hidrokarbon alifatik yang diperkaya dengan iso-oktana
atau benzena untuk menaikkan nilai oktan.
melarutkan

cat.

http://id.wikipedia.org
Ada apa sih di dalam bensin ?
hidrokarbon tak jenuh (olefin )
hidrokarbon jenuh ( parafin )
hidrokarbon siklik ( benzena )

Hasil pembakaran

sempurna
H2O

ZAT ADITIF

CO2
Bensin yang
kita nikmati
Mutu bensin
Bensin dalam mesin
Bensin hanya terbakar dalam fase uap, maka
bensin harus diuapkan dalam karburator
sebelum dibakar dalam silinder mesin
kendaraan. Energi yang dihasilkan dari proses
pembakaran bensin diubah menjadi gerak
melalui tahapan sebagai berikut …
1. Bensin dari tangki masuk ke
dalam karburator. Kemudian
bercampur dengan udara.

Karburator
2. Campuran bensin dan udara kemudian dimasukkan
ke dalam ruang bakar.

Karburator

Ruang Bakar

Piston
3. Selanjutnya, campuran bensin dan udara yang sudah berbentuk gas,
ditekan oleh piston hingga mencapai volume yang sangat kecil.
4. Gas ini kemudian dibakar oleh percikan api dari busi.
Hasil pembakaran inilah yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan
kendaraan.

START
ENGINE

1. Udara dan Bensin
di masukkan
2. Di tekan oleh
piston
3. Dibakar oleh busi
4. Hasil pembakaran
dibuang
Namun kenyataannya :(
Pembakaran
pada
mesin
tidak
sepenuhnya mulus, kadang bahan bakar
sudah
terbakar
sebelum
busi
memicunya. Sehingga menyebabkan laju
piston tidak stabil dan berakibat pada
kerusakan mesin. Kejadian ini di sebut
juga knocking / ketukan dalam mesin.
Beberapa Penyebab knocking
• Beban mesin yang berlebih secara mendadak dan dibarengi
RPM yang terlalu rendah.
• Suhu udara luar yang panas, suhu udara luar sebagai
campuran BBM pada ruang bakar, jika suhu udara luar tinggi
akan meningkatkan suhu dalam ruang bakar juga lebih panas.
• Carbon deposit pada ruang bakar dan busi, carbon deposit
bisa menjadi bara yang menjadi salah satu faktor ruang bakar
meletup sebelum pembakaran oleh busi.

• Angka oktan dari BBM yang tidak memenuhi
standard mesin dan ECU dari kendaraan.
Bagaimana kimia memandang knocking ?
Alkana rantai lurus dalam bensin seperti n-heptana, n-oktana,
dan n--nonana sangat mudah terbakar. Hal ini menyebabkan
pembakaran terjadi terlalu awal sebelum piston mencapai posisi
yang tepat.
Pembakaran terlalu awal juga berarti ada sisa komponen
bensin yang belum terbakar sehingga energi yang ditransfer ke
piston tidak maksimum. Oleh karena itu, bensin dengan kualitas
yang baik harus mengandung lebih banyak alkana rantai
bercabang/alisiklik/aromatik dibandingkan alkana rantai lurus.
Kualitas bensin ini dinyatakan oleh bilangan

oktan .
100

Isooktana
(2,2,4 – trimetil pentana )

Bilangan Oktan

Nilai oktan

Bilangan oktan (octane number) merupakan ukuran
dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi
ketukan sewaktu terbakar dalam mesin.
Nilai bilangan oktan 0 ditetapkan untuk n-heptana
yang mudah terbakar.

Nilai 100 untuk isooktana yang tidak mudah terbakar.
Suatu campuran 30% n--heptana dan 70%
isooktana akan mempunyai bilangan oktan:
= (30/100 x 0) + (70/100 x 100)
= 70

0
n-heptana
Cara menentukan nilai oktan suatu bahan bakar
BAHAN
BAKAR
X

UJI
PEMBAKARAN

KARATERISTIK
N-HEPTANA DAN
ISO OKTANA

KARATERISTIK
BAHAN BAKAR X

KARATERISTIK
BAHAN BAKAR X

NILAI OKTAN
BAHAN BAKAR X
BILANGAN OKTAN HIDROKARBON MURNI
116____________ MTBE
112____________ Toluena
101____________ Benzena
100___________ Isooktana
98_____________ Pertamax plus
97_____________ Siklohexana
94_____________ Pertamax
91_____________ Butana
84_____________ 1-Pentana
82_____________ Premium
60_____________

Pentana

44_____________ 1-Heptana

25_____________
N-Heksana
23_____________
2-metil-heptana
0______________ n-heptana

Seberapa bagus bensinmu ?
Fraksi bensin dari menara distilasi umumnya
hanya mempunyai bilangan oktan berkisar 70
Kemudian di tingkatkan nilai oktannya dengan cara cara berikut
ini:
1. Mengubah hidrokarbon rantai lurus dalam fraksi bensin
menjadi hidrokarbon rantai bercabang melalui proses
reforming.
2. Menambahkan hidrokarbon alisiklik/aromatik ke dalam
campuran akhir fraksi bensin.
3. Menambahkan Naphthalene pada bensin.
4. Menambahkan aditif anti ketukan ke dalam bensin untuk
memperlambat pembakaran bensin.

Aditif
Naphthalene

REFORMING
REFORMING
Reforming adalah perubahan dari bentuk
molekul bensin yang bermutu kurang baik (rantai
karbon lurus) menjadi bensin yang bermutu lebih baik
(rantai karbon bercabang). Kedua jenis bensin ini
memiliki rumus molekul yang sama bentuk
strukturnya yang berbeda. Oleh karena itu, proses ini
juga disebut isomerisasi. Reforming dilakukan dengan
menggunakan katalis dan pemanasan.
Proses Reforming

C ( Karbon)
H ( Hidrogen )
Naphtalene merupakan suatu larutan kimia yang
memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan angka
oktan dari bensin. Besarnya angka oktan ini dapat diukur
dengan mesin CFR. Dalam hal ini terlihat bahwa
naphthalene merupakan bahan yang mampu meningkatkan
angka oktan tetapi naphtalene sendiri bukan bahan bakar
sehingga panas pembakaran campuran akan lebih rendah
dari pada bensin murni. Karena bentuk struktur kimia serta
sifat kearomatisan tersebut naphtalene seperti halnya
benzena, mempunyai sifat antiknock yang baik. Oleh sebab
penambahan naphtalene pada bensin akan meningkatkan
mutu antiknock dari bensin tersebut.
Zat Aditif
Zat Aditif adalah suatu zat yang di tambahkan kedalam suatu
campuran / adonan / larutan dengan jumlah yang sangat sedikit dengan
tujuan memberikan kualitas yang baik / yang di inginkan dengan
signifikan. Berikut contoh zat aditif yang di tambahkan ke dalam bahan
bakar :
1. Ethyl Tertier Butil Ether (ETBE).

CH3O(C2H5)3

2. Tertier Amil Metil Eter (TAME).

CH3 O (CH3) C2H5

3. Metil Tertier Butil Eter (MTBE).

CH3O(CH3)3

4. Tetra Etil Lead (TEL) .

Pb(C2H5)4
Tetra Etil Lead (TEL) Pb(C2H5)4
Karena saat penggunaannya pada pembakaran bensin,
TEL menghasilkan oksida timah (PbO) yang menempel pada
komponen mesin. Agar (PbO) tidak menempel penggunaan TEL
(65%) ditambahkan dengan 1,2-dibromo etana dan 1,2-dikloro
etana yang mengubah Pb menjadi PbBr2 (mudah menguap)
yang keluar dari knalpot.

Namun, zat ini dapat mencemari udara
dan jika masuk ke dalam tubuh akan
mengakibatkan anemia, sakit kepala dan bila
dalam kadar tinggi
dapat menimbulkan
kematian.
Berdasarkan hasil riset dari USAID dan USEPA terhadap
dampak biaya sosial dari aplikasi timbal (TEL) di
Amerika Serikat, kerugiannya mencapai hingga 716
juta dolar AS dalam lima tahun. Sementara itu,
program langit biru Indonesia tertuang dalam UU
Nomor 23 Tahun 1997 dan instruksi Menteri Lingkungan
Hidup RI Tahun 2000 untuk penghapusan bensin
bertimbal secara bertahap di seluruh Indonesia.
Bensin yang diproduksi oleh Pertamina terdiri dari 3 jenis, yaitu
premium, pertamaks, dan pertamaks plus dengan kandungan bilangan oktan
yang berbeda beda.

1.
2.
3.
4.

Bensin standar di Amerika Serikat : 87%2.
Bensin standar di Eropa : 91%3.
Bensin standar di Taiwan : 92%
Bensin standar di Indonesia
82
94
98
PREMIUM

Nilai Oktan 82

Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat
berwarna kekuningan yang jernih, digunakan untuk
kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia.
Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina
dengan harga yang relatif murah karena memperoleh
subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara. Premium menggunakan tambahan pewarna
dye, dan menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah
banyak.
Nilai Oktan 94

PERTAMAX
 Diluncurkan tahun 1999 sebagai
pengganti premix 98
 Untuk kendaraan yang
menggunakan electronic fuel
injection dan catalytic converter.
 BEBAS TIMBAL
 Menghasilkan NOx dan COx
dalam jumlah sedikit.
Nilai Oktan 98

PERTAMAX PLUS



Memenuhi standard WWFC



Digunakan untuk mesin EFI, VVTI, VTI,
Turbochargers, dan catalytic converter



Bebas timbal



Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah
sangat sedikit.
Ups,kita telah mencemari udara!
Jika bensin dibakar semua maka akan menghasilkan gas
CO2 dan uap air.

2C8H18 + 25O2  16CO2 + 18H2O

Akan tetapi, jika bensin terbakar tidak sempurna maka
akan timbul gelaga (arang atau karbon) sehingga asap
kendaraan
menjadi
hitam.
Partikel
padatan
(karbon)
dalam udara, ini akan mengganggu
pernafasan. Disampaing jelaga, pembakaran bensin
yang tidak sempurna akan menghasilkan karbon
monoksida (CO).
Bensin + Oksigen tidak sempurna  C(s) + CO(g) + CO2(g) + H2O(g)
Gas CO sangat berbahaya karena jika menghirupnya maka
CO akan berikatan dengan hemoglobin darah. Hemoglobin ini
bertugas mengikat O2 dan mengalirkannya keseluruh tubuh
(termasuk ke otak). Celakanya CO 200 kali lebih mudah berikatan
dengan hemoglobin dibanding dengan O2. Jika CO yang kita hirup
maka semua CO itu akan berikatan dengan hemoglobin
membentuk HbCO dan O2 yang terikat makin sedikit sehingga
kita kekurangan O2. Kadar CO yang diperbolehkan diudara
dibawah 100 ppm (0,01%). Jika kadar CO diudara 750 ppm dan
kita menghirup selama 1 jam maka dapat menimbulkan
kematian.
Setiap bahan bakar seperti batu bara, bensin dan
gas alam yang dibakar akan menghasilkan gas CO2.
Sebetulnya tidak beracun, tetapi jika CO2 tetapi jika
CO2 terlampau banyak di udara akan terjadi
peningkatan suhu bumi (bumi akan makin panas).
Peristiwa itu disebut efek rumah kaca.
SUN
Methane, Carbon
Dioxide, Halocarbons,
Nitrogen Dioxide , etc.

EARTH

.

Skema sederhana efek rumah kaca
Kesimpulan
Bensin adalah cairan bening, agak kekuning-kuningan,
dan berasal dari pengolahan minyak bumi yang
sebagian besar digunakan sebagai bahan bakar di
mesin
pembakaran
dalam.
Bensin
dapat
diklasifikasikan berdasarkan kualitasnya yang dilihat
dari nilai bilangan oktan yaitu ukuran dari kemampuan
bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu
terbakar dalam mesin. Untuk menaikkan bilangan
oktan dilakukan dengan proses reforming, penambahan
zat
aditif,
Menambahkan
hidrokarbon
alisiklik/aromatik ke dalam campuran akhir fraksi
bensin atau Menambahkan Naphtalene pada bensin.
Saran


Diharapkan peniliti dapat mengembangkan teknologi untuk
meningkatkan mutu dan kualitas bensin, tanpa menimbulkan bahaya
bagi manusia dan lingkungan.



Minyak bumi merupakan SDA yang tidak dapat diperbarui, sedangkan
bensin adalah salah satu olahannya, maka manfaatkan dengan
seefisien mungkin.



Bensin digunakan sebagai bahan kendaraan bermotor dan akan habis
bila tidak dicari alternative nya. Oleh karena itu, usahakan untuk
mencari alternative lain selain bensin, misalnya menggunakan
singkong atau benda lain sebagai pengganti bahan bakar kendaraan
bermotor.
SMA NEGERI 4 SURAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

More Related Content

PPTX
Sel volta dalam kehidupan sehari hari
PPTX
Minyak Bumi dan Gas Alam
PPTX
PPTX
Minyak bumi XI SMA
PPSX
Minyak bumi (ppt. show)
PPTX
Kimia (Bahan Bakar Minyak) kelas 11
PPTX
Reaksi eliminasi
PPT
Reaksi Eliminasi
Sel volta dalam kehidupan sehari hari
Minyak Bumi dan Gas Alam
Minyak bumi XI SMA
Minyak bumi (ppt. show)
Kimia (Bahan Bakar Minyak) kelas 11
Reaksi eliminasi
Reaksi Eliminasi

What's hot (20)

PDF
Presentasi mengenai Minyak Bumi
PPTX
Bensin dan bilangan oktan kimia
PDF
Mutu dan kualitas bensin
PPTX
Materi Kimia Kelas X - Bensin
PPTX
Ppt minyak bumi
PPTX
ikatan kimia
PPSX
Pengolahan minyak bumi
PPT
Ppt hidrokarbon
PPTX
Ppt fraksi fraksi minyak bumi
PPTX
Kimia kelas 12 (lemak)
DOCX
Makalah bensin
PPTX
Senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari
PPTX
Fraksi-fraksi Minyak Bumi
DOCX
MANFAAT RADIOISOTOP DI BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN
DOCX
DISTRIBUSI SOLUT ANTARA DUA PELARUT TAK BERCAMPUR
DOCX
Makalah kimia fraksi minyak bumi
PPTX
Presentasi poli propilena (pp)
PDF
Sumbu dan proses pembakaran lilin
PPTX
Ikatan kimia ppt
PPTX
Teori hibridisasi
Presentasi mengenai Minyak Bumi
Bensin dan bilangan oktan kimia
Mutu dan kualitas bensin
Materi Kimia Kelas X - Bensin
Ppt minyak bumi
ikatan kimia
Pengolahan minyak bumi
Ppt hidrokarbon
Ppt fraksi fraksi minyak bumi
Kimia kelas 12 (lemak)
Makalah bensin
Senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari
Fraksi-fraksi Minyak Bumi
MANFAAT RADIOISOTOP DI BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN
DISTRIBUSI SOLUT ANTARA DUA PELARUT TAK BERCAMPUR
Makalah kimia fraksi minyak bumi
Presentasi poli propilena (pp)
Sumbu dan proses pembakaran lilin
Ikatan kimia ppt
Teori hibridisasi
Ad

Viewers also liked (20)

PDF
Bab 22-sistem-navigasi
PDF
E m i s i
PDF
Teknik sepeda motor jilid 2
PDF
Bab 9-dasar-sistem-kontrol-rev-telah-cetak-rev-mei-28-b
PDF
Bab 14 abs-asr-esp
PDF
Bab 18 car-audio-vidio
PDF
Bab 17-automatic-ac
PDF
Bab 5- gambar-teknik
PDF
Bab 23-sistem-kontrol-parkir
PDF
Bab 10-pengapian-elektronik
PPTX
Zat Kimia Pada Bensin
PPT
Copy of ignition
PDF
Teknik dasar motor_diesel
PPT
Ignition system ruri
PPT
Info msn diesel ruri
PDF
Dasar dasar k3
PDF
Teknik Alat Berat jilid 1
PDF
Teknik Alat Berat jilid 3
DOC
User Manual Toyota
PDF
Modul pemeliharaan komponen engine
Bab 22-sistem-navigasi
E m i s i
Teknik sepeda motor jilid 2
Bab 9-dasar-sistem-kontrol-rev-telah-cetak-rev-mei-28-b
Bab 14 abs-asr-esp
Bab 18 car-audio-vidio
Bab 17-automatic-ac
Bab 5- gambar-teknik
Bab 23-sistem-kontrol-parkir
Bab 10-pengapian-elektronik
Zat Kimia Pada Bensin
Copy of ignition
Teknik dasar motor_diesel
Ignition system ruri
Info msn diesel ruri
Dasar dasar k3
Teknik Alat Berat jilid 1
Teknik Alat Berat jilid 3
User Manual Toyota
Modul pemeliharaan komponen engine
Ad

Similar to Mutu bensin (20)

PPTX
BENSIN (GASOLINE)sfsgfsgsgsgsgsgssggss.pptx
PPTX
Produk yang di hasilkan oleh minyak bumi
PPTX
2205531067_Rifki Fahmi Ulum_Tugas 2.pptx
PPTX
Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi
PPTX
Kimia SMA Kelas XI - Minyak Bumi
PPTX
Minyak bumi
PPT
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi kelas X.ppt
PPTX
Bensin
PPTX
Bahan_Bakar_Cair_Kel_1[2].pptx
DOC
Nilai oktan
PPTX
Pembuatan Bensin
PPTX
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi.pptx
PPT
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi.ppt
PPTX
Bahan Bakar dan Sistem Pembakaran (motor bakar dan sistem propuisi )
PDF
Modul minyak-bumi
PPTX
Kualitas Bensin, Bilangan Oktan dan Dampak pembakaran minyak terhadap lingkun...
PPTX
Kulaitas Bensin, Bilangan Oktan dan Dampak pembakaran minyak terhadap lingkungan
PPTX
minyak bumi
PPTX
679049533-Bensin-Dan-Dampak-Pembakaran-Bahan-Bakar-BBM.pptx
PPT
6. Pertamax Pertamax PlusSpesifikasi Bahan Bakar .ppt
BENSIN (GASOLINE)sfsgfsgsgsgsgsgssggss.pptx
Produk yang di hasilkan oleh minyak bumi
2205531067_Rifki Fahmi Ulum_Tugas 2.pptx
Kegunaan Fraksi-Fraksi Minyak Bumi
Kimia SMA Kelas XI - Minyak Bumi
Minyak bumi
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi kelas X.ppt
Bensin
Bahan_Bakar_Cair_Kel_1[2].pptx
Nilai oktan
Pembuatan Bensin
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi.pptx
03 - Sumber Minyak dan Gas Bumi.ppt
Bahan Bakar dan Sistem Pembakaran (motor bakar dan sistem propuisi )
Modul minyak-bumi
Kualitas Bensin, Bilangan Oktan dan Dampak pembakaran minyak terhadap lingkun...
Kulaitas Bensin, Bilangan Oktan dan Dampak pembakaran minyak terhadap lingkungan
minyak bumi
679049533-Bensin-Dan-Dampak-Pembakaran-Bahan-Bakar-BBM.pptx
6. Pertamax Pertamax PlusSpesifikasi Bahan Bakar .ppt

Mutu bensin

  • 2. BENSIN Bensin, atau Petrol (biasa disebut gasoline di Amerika Serikat dan Kanada) adalah cairan bening, agak kekuning-kuningan, dan berasal dari pengolahan minyak bumi yang sebagian besar digunakan sebagai bahan bakar di mesin pembakaran dalam. Bensin juga dapat digunakan sebagai pelarut, terutama karena kemampuannya yang dapat Sebagian besar bensin tersusun dari hidrokarbon alifatik yang diperkaya dengan iso-oktana atau benzena untuk menaikkan nilai oktan. melarutkan cat. http://id.wikipedia.org
  • 3. Ada apa sih di dalam bensin ? hidrokarbon tak jenuh (olefin ) hidrokarbon jenuh ( parafin ) hidrokarbon siklik ( benzena ) Hasil pembakaran sempurna H2O ZAT ADITIF CO2 Bensin yang kita nikmati
  • 5. Bensin dalam mesin Bensin hanya terbakar dalam fase uap, maka bensin harus diuapkan dalam karburator sebelum dibakar dalam silinder mesin kendaraan. Energi yang dihasilkan dari proses pembakaran bensin diubah menjadi gerak melalui tahapan sebagai berikut …
  • 6. 1. Bensin dari tangki masuk ke dalam karburator. Kemudian bercampur dengan udara. Karburator
  • 7. 2. Campuran bensin dan udara kemudian dimasukkan ke dalam ruang bakar. Karburator Ruang Bakar Piston
  • 8. 3. Selanjutnya, campuran bensin dan udara yang sudah berbentuk gas, ditekan oleh piston hingga mencapai volume yang sangat kecil. 4. Gas ini kemudian dibakar oleh percikan api dari busi. Hasil pembakaran inilah yang menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kendaraan. START ENGINE 1. Udara dan Bensin di masukkan 2. Di tekan oleh piston 3. Dibakar oleh busi 4. Hasil pembakaran dibuang
  • 9. Namun kenyataannya :( Pembakaran pada mesin tidak sepenuhnya mulus, kadang bahan bakar sudah terbakar sebelum busi memicunya. Sehingga menyebabkan laju piston tidak stabil dan berakibat pada kerusakan mesin. Kejadian ini di sebut juga knocking / ketukan dalam mesin.
  • 10. Beberapa Penyebab knocking • Beban mesin yang berlebih secara mendadak dan dibarengi RPM yang terlalu rendah. • Suhu udara luar yang panas, suhu udara luar sebagai campuran BBM pada ruang bakar, jika suhu udara luar tinggi akan meningkatkan suhu dalam ruang bakar juga lebih panas. • Carbon deposit pada ruang bakar dan busi, carbon deposit bisa menjadi bara yang menjadi salah satu faktor ruang bakar meletup sebelum pembakaran oleh busi. • Angka oktan dari BBM yang tidak memenuhi standard mesin dan ECU dari kendaraan.
  • 11. Bagaimana kimia memandang knocking ? Alkana rantai lurus dalam bensin seperti n-heptana, n-oktana, dan n--nonana sangat mudah terbakar. Hal ini menyebabkan pembakaran terjadi terlalu awal sebelum piston mencapai posisi yang tepat. Pembakaran terlalu awal juga berarti ada sisa komponen bensin yang belum terbakar sehingga energi yang ditransfer ke piston tidak maksimum. Oleh karena itu, bensin dengan kualitas yang baik harus mengandung lebih banyak alkana rantai bercabang/alisiklik/aromatik dibandingkan alkana rantai lurus. Kualitas bensin ini dinyatakan oleh bilangan oktan .
  • 12. 100 Isooktana (2,2,4 – trimetil pentana ) Bilangan Oktan Nilai oktan Bilangan oktan (octane number) merupakan ukuran dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam mesin. Nilai bilangan oktan 0 ditetapkan untuk n-heptana yang mudah terbakar. Nilai 100 untuk isooktana yang tidak mudah terbakar. Suatu campuran 30% n--heptana dan 70% isooktana akan mempunyai bilangan oktan: = (30/100 x 0) + (70/100 x 100) = 70 0 n-heptana
  • 13. Cara menentukan nilai oktan suatu bahan bakar BAHAN BAKAR X UJI PEMBAKARAN KARATERISTIK N-HEPTANA DAN ISO OKTANA KARATERISTIK BAHAN BAKAR X KARATERISTIK BAHAN BAKAR X NILAI OKTAN BAHAN BAKAR X
  • 14. BILANGAN OKTAN HIDROKARBON MURNI 116____________ MTBE 112____________ Toluena 101____________ Benzena 100___________ Isooktana 98_____________ Pertamax plus 97_____________ Siklohexana 94_____________ Pertamax 91_____________ Butana 84_____________ 1-Pentana 82_____________ Premium 60_____________ Pentana 44_____________ 1-Heptana 25_____________ N-Heksana 23_____________ 2-metil-heptana 0______________ n-heptana Seberapa bagus bensinmu ?
  • 15. Fraksi bensin dari menara distilasi umumnya hanya mempunyai bilangan oktan berkisar 70 Kemudian di tingkatkan nilai oktannya dengan cara cara berikut ini: 1. Mengubah hidrokarbon rantai lurus dalam fraksi bensin menjadi hidrokarbon rantai bercabang melalui proses reforming. 2. Menambahkan hidrokarbon alisiklik/aromatik ke dalam campuran akhir fraksi bensin. 3. Menambahkan Naphthalene pada bensin. 4. Menambahkan aditif anti ketukan ke dalam bensin untuk memperlambat pembakaran bensin. Aditif Naphthalene REFORMING
  • 16. REFORMING Reforming adalah perubahan dari bentuk molekul bensin yang bermutu kurang baik (rantai karbon lurus) menjadi bensin yang bermutu lebih baik (rantai karbon bercabang). Kedua jenis bensin ini memiliki rumus molekul yang sama bentuk strukturnya yang berbeda. Oleh karena itu, proses ini juga disebut isomerisasi. Reforming dilakukan dengan menggunakan katalis dan pemanasan.
  • 17. Proses Reforming C ( Karbon) H ( Hidrogen )
  • 18. Naphtalene merupakan suatu larutan kimia yang memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan angka oktan dari bensin. Besarnya angka oktan ini dapat diukur dengan mesin CFR. Dalam hal ini terlihat bahwa naphthalene merupakan bahan yang mampu meningkatkan angka oktan tetapi naphtalene sendiri bukan bahan bakar sehingga panas pembakaran campuran akan lebih rendah dari pada bensin murni. Karena bentuk struktur kimia serta sifat kearomatisan tersebut naphtalene seperti halnya benzena, mempunyai sifat antiknock yang baik. Oleh sebab penambahan naphtalene pada bensin akan meningkatkan mutu antiknock dari bensin tersebut.
  • 19. Zat Aditif Zat Aditif adalah suatu zat yang di tambahkan kedalam suatu campuran / adonan / larutan dengan jumlah yang sangat sedikit dengan tujuan memberikan kualitas yang baik / yang di inginkan dengan signifikan. Berikut contoh zat aditif yang di tambahkan ke dalam bahan bakar : 1. Ethyl Tertier Butil Ether (ETBE). CH3O(C2H5)3 2. Tertier Amil Metil Eter (TAME). CH3 O (CH3) C2H5 3. Metil Tertier Butil Eter (MTBE). CH3O(CH3)3 4. Tetra Etil Lead (TEL) . Pb(C2H5)4
  • 20. Tetra Etil Lead (TEL) Pb(C2H5)4 Karena saat penggunaannya pada pembakaran bensin, TEL menghasilkan oksida timah (PbO) yang menempel pada komponen mesin. Agar (PbO) tidak menempel penggunaan TEL (65%) ditambahkan dengan 1,2-dibromo etana dan 1,2-dikloro etana yang mengubah Pb menjadi PbBr2 (mudah menguap) yang keluar dari knalpot. Namun, zat ini dapat mencemari udara dan jika masuk ke dalam tubuh akan mengakibatkan anemia, sakit kepala dan bila dalam kadar tinggi dapat menimbulkan kematian.
  • 21. Berdasarkan hasil riset dari USAID dan USEPA terhadap dampak biaya sosial dari aplikasi timbal (TEL) di Amerika Serikat, kerugiannya mencapai hingga 716 juta dolar AS dalam lima tahun. Sementara itu, program langit biru Indonesia tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 1997 dan instruksi Menteri Lingkungan Hidup RI Tahun 2000 untuk penghapusan bensin bertimbal secara bertahap di seluruh Indonesia.
  • 22. Bensin yang diproduksi oleh Pertamina terdiri dari 3 jenis, yaitu premium, pertamaks, dan pertamaks plus dengan kandungan bilangan oktan yang berbeda beda. 1. 2. 3. 4. Bensin standar di Amerika Serikat : 87%2. Bensin standar di Eropa : 91%3. Bensin standar di Taiwan : 92% Bensin standar di Indonesia 82 94 98
  • 23. PREMIUM Nilai Oktan 82 Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih, digunakan untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia. Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Premium menggunakan tambahan pewarna dye, dan menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak.
  • 24. Nilai Oktan 94 PERTAMAX  Diluncurkan tahun 1999 sebagai pengganti premix 98  Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalytic converter.  BEBAS TIMBAL  Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah sedikit.
  • 25. Nilai Oktan 98 PERTAMAX PLUS  Memenuhi standard WWFC  Digunakan untuk mesin EFI, VVTI, VTI, Turbochargers, dan catalytic converter  Bebas timbal  Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah sangat sedikit.
  • 26. Ups,kita telah mencemari udara! Jika bensin dibakar semua maka akan menghasilkan gas CO2 dan uap air. 2C8H18 + 25O2  16CO2 + 18H2O Akan tetapi, jika bensin terbakar tidak sempurna maka akan timbul gelaga (arang atau karbon) sehingga asap kendaraan menjadi hitam. Partikel padatan (karbon) dalam udara, ini akan mengganggu pernafasan. Disampaing jelaga, pembakaran bensin yang tidak sempurna akan menghasilkan karbon monoksida (CO).
  • 27. Bensin + Oksigen tidak sempurna  C(s) + CO(g) + CO2(g) + H2O(g) Gas CO sangat berbahaya karena jika menghirupnya maka CO akan berikatan dengan hemoglobin darah. Hemoglobin ini bertugas mengikat O2 dan mengalirkannya keseluruh tubuh (termasuk ke otak). Celakanya CO 200 kali lebih mudah berikatan dengan hemoglobin dibanding dengan O2. Jika CO yang kita hirup maka semua CO itu akan berikatan dengan hemoglobin membentuk HbCO dan O2 yang terikat makin sedikit sehingga kita kekurangan O2. Kadar CO yang diperbolehkan diudara dibawah 100 ppm (0,01%). Jika kadar CO diudara 750 ppm dan kita menghirup selama 1 jam maka dapat menimbulkan kematian.
  • 28. Setiap bahan bakar seperti batu bara, bensin dan gas alam yang dibakar akan menghasilkan gas CO2. Sebetulnya tidak beracun, tetapi jika CO2 tetapi jika CO2 terlampau banyak di udara akan terjadi peningkatan suhu bumi (bumi akan makin panas). Peristiwa itu disebut efek rumah kaca. SUN Methane, Carbon Dioxide, Halocarbons, Nitrogen Dioxide , etc. EARTH . Skema sederhana efek rumah kaca
  • 29. Kesimpulan Bensin adalah cairan bening, agak kekuning-kuningan, dan berasal dari pengolahan minyak bumi yang sebagian besar digunakan sebagai bahan bakar di mesin pembakaran dalam. Bensin dapat diklasifikasikan berdasarkan kualitasnya yang dilihat dari nilai bilangan oktan yaitu ukuran dari kemampuan bahan bakar untuk mengatasi ketukan sewaktu terbakar dalam mesin. Untuk menaikkan bilangan oktan dilakukan dengan proses reforming, penambahan zat aditif, Menambahkan hidrokarbon alisiklik/aromatik ke dalam campuran akhir fraksi bensin atau Menambahkan Naphtalene pada bensin.
  • 30. Saran  Diharapkan peniliti dapat mengembangkan teknologi untuk meningkatkan mutu dan kualitas bensin, tanpa menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan.  Minyak bumi merupakan SDA yang tidak dapat diperbarui, sedangkan bensin adalah salah satu olahannya, maka manfaatkan dengan seefisien mungkin.  Bensin digunakan sebagai bahan kendaraan bermotor dan akan habis bila tidak dicari alternative nya. Oleh karena itu, usahakan untuk mencari alternative lain selain bensin, misalnya menggunakan singkong atau benda lain sebagai pengganti bahan bakar kendaraan bermotor.
  • 31. SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013