0% found this document useful (0 votes)
47 views7 pages

Impact of Leverage on Financial Performance

This document summarizes a study that examines the effect of operating leverage and capital structure on the financial performance of publicly listed property and real estate companies in Indonesia from 2015-2017. The study found that operating leverage and capital structure both significantly influence financial performance as measured by return on assets. Specifically, operating leverage and capital structure variables were found to have significance values less than 0.05, indicating they have a significant effect on financial performance. The results also showed that operating leverage and capital structure simultaneously have a significant effect on the financial performance of these companies.

Uploaded by

Martin Yu Yan
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
47 views7 pages

Impact of Leverage on Financial Performance

This document summarizes a study that examines the effect of operating leverage and capital structure on the financial performance of publicly listed property and real estate companies in Indonesia from 2015-2017. The study found that operating leverage and capital structure both significantly influence financial performance as measured by return on assets. Specifically, operating leverage and capital structure variables were found to have significance values less than 0.05, indicating they have a significant effect on financial performance. The results also showed that operating leverage and capital structure simultaneously have a significant effect on the financial performance of these companies.

Uploaded by

Martin Yu Yan
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

Available at [Link]

php/jap
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(2), 2020, 154-160

Pengaruh Operating Leverage dan Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan


pada Perusahaan Go Publik Sektor Property Dan Real Estate
1*
Suhesti Ningsih, 2Wikan Budi Utami
1,2
Tax Management Study Program Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AAS, Surakarta, Indonesia
*Email korenpondensi: [Link]@[Link]

Abstract
The company's financial performance is a benchmark for the success of managers in running a company. This
study aims to determine the effect of operating leverage and capital structure partially or simultaneously on
financial performance in the Go Public Company Property and Real Estate Sector. The sampling technique in
this study is to use purposive sampling. Data analysis method in this study uses multiple regression analysis
which is used to determine the effect of independent variables on the dependent variable together (F test) and
partially (t test) and R2 test (coefficient of determination) carried out to find out how much influence the
operating variable leverage (DOL) and capital structure (DER) on financial performance variables (ROA).
From the t test results it is known that the variable operating leverage (DOL) and capital structure variables
(DER) with a significance value of 0.044 and 0.015 <0.05 have a significant effect on financial performance
(ROA). F test results prove that operating leverage (DOL) and capital structure (DER) simultaneously have a
significant effect on financial performance variables (ROA) in public property and real estate companies listed
on the Indonesia Stock Exchange in 2015 -2017.

Keyword : capital structure, financial performance. operating leverage.

Saran sitasi: Ningsih, S., & Utami, W. B. (2020). Pengaruh Operating Leverage dan Struktur Modal terhadap
Kinerja Keuangan pada Perusahaan Go Publik Sektor Property Dan Real Estate. Jurnal Akuntansi dan Pajak,
20(2), 154-160. doi: [Link]

DOI: [Link]

adalah Return On Aset (ROA). ROA digunakan


1. Pendahuluan
untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
Kinerja keuangan merupakan bagian penting
menghasilkan keuntungan terhadap jumlah aktiva
dalam mencapai tujuan perusahaan. Kinerja
keseluruhan pada suatu perusahaan. Hasil penelitian
keuangan perusahaan merupakan tolok ukur
Ningsih (2017) menemukan bahwa manajemen laba
keberhasilan manajer dalam menjalankan
melalui aktivitas-aktivitas riil berpengaruh terhadap
perusahaan. Kinerja keuangan merupakan indikator
kinerja perusahaan.
penting yang perlu diperhatikan oleh investor karena
Menurut Sudana (2011:157), operating
menunjukkan pencapaian manajemen dalam
leverage timbul bila perusahaan dalam operasinya
menyejahterakan para pemegang saham serta
menggunakan aktiva tetap. Penggunaan aktiva tetap
menunjukkan kinerja perusahaan dalam rentang
akan menimbulkan beban tetap berupa penyusutan.
waktu tertentu. Kinerja keuangan mengukur tingkat
Perusahaan yang mempunyai operating leverage
profitabilitas dan likuiditas sehingga para pemegang
yang tinggi, maka break event point (BEP) akan
saham dapat membandingkan dan mengevaluasi
tercapai pada tingkat penjualan yang relatif
kinerja keuangan masa lampau dengan kinerja
tinggi,dan dampak perubahan tingkat penjualan
perusahaan pada tahun berjalan (Siro, 2013).
terhadap laba akan semakin besar jika operating
Pengukuran kinerja keuangan perusahaan
leverage-nya semakin tinggi. Operating leverage
menurut Weston dan Copeland (2007) dilakukan
digunakan untuk mengukur perubahan pendapatan
menggunakan rasio profitabilitas. Salah satu rasio
atau penjualan terhadap keuntungan operasi
profitabilitas untuk mengukur kinerja keuangan
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 155
perusahaan. Besar kecilnya leverage operasi dalam Menurut Brigham dan Huston (2011:160),
penelitian ini dihitung dengan DOL (Degree of Operating Leverage adalah seberapa besar biaya
operating leverage). tetap digunakan dalam operasi suatu perusahaan.
Struktur modal merupakan faktor yang sangat Dengan menggunakan operating leverage
penting bagi pertumbuhan dan daya tahan perusahaan mengharapkan perubahan penjualan
perusahaan. Struktur modal secara signifikan akan mengakibatkan perubahan laba sebelum bunga
berpengaruh terhadap beban dan ketersediaan modal dan pajak yang lebih besar. Operating leverage
sehingga mempengaruhi kinerja perusahaan. bekerja secara dua arah, yaitu memperbesar
Sementara itu, struktur modal yang kurang optimal keuntungan perusahaan ataupun memperbesar
mempengaruhi kinerja dan meningkatkan risiko kerugian perusahaan. Operating leverage timbul
kegagalan bisnis. Struktur modal dalam penelitian sebagai suatu akibat dari adanya beban-beban tetap
ini diukur dengan rasio Debt to total equety Ratio yang ditanggung dalam operasional perusahaan.
(DER) Perusahaan yang memiliki biaya operasi tetap atau
Menurut Fahmi (2013) kinerja keuangan adalah biaya modal tetap, maka perusahaan tersebut
suatu analisis yang dilakaukan untuk melihat sejauh menggunakan leverage. Dengan menggunakan
mana suatu perusahaan telah melaksanakan aturan- operating leverage perusahaan mengharapkan bahwa
aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar. perubahan penjualan akan mengakibatkan perubahan
Dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan laba sebelum bunga dan pajak yang lebih besar.
digunakan ukuran-ukuran kinerja. Ukuran-ukuran Beban tetap operasional tersebut biasanya berasal
kinerja mencerminkan keputusan-keputusan Dari biaya depresiasi, biaya produksi dan pemasaran
strategis, operasi dan pembiayaan. Informasi dari yang bersifat tetap misal gaji karyawan. Sebagai
analisis kinerja keuangan diperlukan untuk menilai kebalikannya adalah beban variabel operasional.
perubahan potensial sumber daya ekonomi yang Contoh biaya variabel adalah biaya tenaga kerja
mungkin dikendalikan di masa depan dan untuk yang dibayar berdasarkan produk yang dihasilkan.
memprediksi kapasitas produksi Dari sumber daya Operating leverage digunakan untuk mengukur
yang ada. Kinerja keuangan perusahaan diukur perubahan pendapatan atau penjualan terhadap
dengan menggunakan Return on Assets (ROA), keuntungan operasi perusahaan. Dilihat Dari
Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin kegunaan operating leverage, dapat disimpulkan
(NPM). Rasio keuangan yang digunakan untuk bahwa perusahaan dapat mengetahui perubahan laba
mengukur kinerja keuangan perusahaan dalam operasi sebagai akibat perubahan penjualan,
penelitian ini adalah Return On Asset (ROA). ROA sehingga perusahaan dapat mengetahui keuntungan
merupakan rasio profitabilitas yang dihitung dari operasi perusahaan. Dengan kata lain pengaruh
laba bersih setelah pajak terhadap total aktiva perubahan volume penjualan (Q) terhadap laba
(Horne dan Wachowicz 2012:182). Return on Asset sebelum bunga dan pajak (EBIT). Besar kecilnya
digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan leverage operasi dihitung dengan DOL (Degree of
secara keseluruhan dalam menghasilkan keuntungan operating leverage). Analisis leverage operasi
terhadap jumlah aktiva secara keseluruhan yang dimaksudkan untuk mengetahui seberapa peka laba
tersedia pada perusahaan. Semakin tinggi rasio ini operasi terhadap perubahan hasil penjualan dan
maka semakin baik kondisi suatu perusahaan. Rasio berapa penjualan minimal yang harus diperoleh agar
ini penting bagi pihak manajemen untuk perusahaan tidak mendarita kerugian.
mengevaluasi efektivitas dan efisiensi manajemen Syamsuddin (2011) menyatakan bahwa, jika
perusahaan dalam mengelola seluruh aktiva suatu perusahaan mengalami operating leverage
perusahaan. ROA dihitung dengan membagi laba yang tinggi, maka sedikit saja peningkatan pada
setelah bunga dan pajak dengan total aset penjualan dapat meningkatkan prosentase yang besar
perusahaan, yang bersumber dari modal pinjaman pada EBIT. Sebaliknya, jika perusahaan mempunyai
(liabilitas) dan modal sendiri. Semakin besar nilai operating leverage yang rendah, maka penurunan
ROA menunjukkan semakin besar laba yang dalam penjualan akan menyebabkan penurunan
dihasilkan dari total aset perusahaan. Dengan jumlah EBIT yang tidak proporsional. Perusahaan
demikian, semakin tinggi nilai ROA menunjukkan yang menggunakan biaya tetap dalam proporsi yang
kinerja keuangan perusahaan yang semakin baik. tinggi (relatif terhadap biaya variabel) dikatakan
menggunakan operating leverage yang tinggi.
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 156
Dengan kata lain, degree of operating leverage menerbitkan sekuritas yang paling “aman” terlebih
(DOL) untuk perusahaan tersebut tinggi. Perubahan dulu dimulai dengan penerbitan obligasi, kemudian
penjualan yang kecil akan mengakibatkan perubahan diikuti oleh sekuritas yang berkarakteristik opsi
pendapatan yang tinggi (lebih sensitive). Jika (seperti obligasi konversi), baru akhirnya apabila
perusahaan mempunyai degree of operating masih belum mencukupi, saham baru diterbitkan
leverage (DOL) yang tinggi, tingkat penjualan yang (Husnan, 2012:325).
tinggi akan menghasilkan pendapatan yang tinggi. Beberapa penelitian mengenai analisis
Menurut Abdul Hakim (2015:45) struktur pengaruh operating leverage(DOL), struktur
modal adalah gambaran dari bentuk proporsi finnsial modal(DER) terhadap kinerja keuangan perusahaan
perusahaanyaitu antara modal yang dimiliki yang (ROA) telah banyak dilakukan. Setiawan dkk (2019)
bersumber dari hutang jangka panjanag dan modal meneliti tentang pengaruh Degree Operating
sendiri yang menjadi sumber pembiayaan suatu Leverage (DOL), Degree Financial Leverage (DFL)
perusahaan. Permasalahan yang dihadapi perusahaan terhadap profitabilitas pada PT Waskita Karya
adalah bagaimana suatu perusahaan tersebut dengan Persero Tbk., dengan hasil bahwa baik secara parsial
cepat dapat memadukan dana permanen yang maupun secara simultan menunjukkan degree of
digunakannya dengan mencari panduan dana yang operating leverage (DOL) dan degree financial
dapat meminimumkan modal perusahaan dan dapat leverage (DFL) tidak berpengaruh terhadap
memaksimalkan harga saham. Struktur modal profitabilitas.
menjadi masalah yang sangat penting bagi suatu Kristianti (2018) melakukan penelitian dengan
perusahaan karena baik buruknya struktur modal judul Analisis Pengaruh Struktur Modal Terhadap
akan mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan Kinerja Keuangan Perusahaan dengan hasil bahwa
yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi nilai struktur modal memiliki pengaruh signifikan dan
perusahaan. Beberapa teori yang mendasari struktur positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.
modal diantaranya Modigliani-Miller (MM) theory, Tambunan dan Prabawani (2018) yang meneliti
pecking order theory, trade- off theory (teori tentang Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage dan
pertukaran), signaling theory. Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan
Modigliani-Miller (MM) theory menyatakan Perusahaan menyimpulkaan bahwa leverage
bahwa tidak ada rasio hutang yang optimal dan rasio berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan
hutang tidak menjelaskan nilai perusahaan dan teori sedangkan ukuran perusahaan dan struktur modal
ini menggunakan asumsi bahwa tidak ada pajak, tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan
tidak ada asimetri informasi dan tidak ada biaya perusahaan, dan secara simultan menunjukkan
transaksi akan tetapi teori ini dikatakan kurang bahwa ukuran perusahaan, leverage dan struktur
relevan karena adanya pengurangan pajak modal secara simultan terhadap kinerja keuangan
penghasilan atas penggunaan hutang, kondisi pasar perusahaan.
dengan asimetri informasi serta biaya transaksi Penelitian Ifada dan Inayah (2017)
dalam pasar modal yang tidak dimasukkan ke dalam menggunakan dua variabel dalam menganalisis
teori MM (Brigham dan Houston, 2011:179) tingkat leverage yaitu Debt Ratio (DR) dan Debt to
Pecking order theory menyatakan bahwa : (1) Equity Ratio (DER), serta penggunaan Return on
perusahaan menyukai internal financing (pendanaan Equity (ROE) untuk menganalisis kinerja
Dari hasil operasi perusahaan), (2) perusahaan perusahaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa
mencoba menyesuaikan rasio pembagian dividen leverage berpengaruh terhadap kinerja perusahaan
yang ditargetkan, dengan berusaha menghinDari sehingga perusahaan harus lebih memperhatikan
perubahan pembayaran dividen secara drastis, (3) tingkat hutang.
kebijakan dividen yang relatif cenderung kaku, Nopitasari dkk (2015) meneliti tentang
disertai dengan fluktuasi profitabilitas dan pengaruh leverage terhadap kinerja perusahaan pada
kesempatan investasi yang tidak bisa diduga, perusahaan sektor property dan real estate yang
mengakibatkan bahwa dana hasil operasi kadang- teredaftar di Bursa Efek Indonesia membuktikan
kadang melebihi kebutuhan dana untuk investasi, bahwa financial leverage berpengaruh positif dan
meskipun pada kesempatan yang lain, mungkin signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan
kurang, (4) apabila pendanaan Dari luar (external property dan real estate.
financing) diperlukan, maka perusahaan akan
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 157
Hasil temuan yang berbeda dari para peneliti - Dalam kegiatan operasional perusahaan, laba
peneliti yang telah diuraikan di atas, maka penulis merupakan elemen yang penting dalam
tertarik untuk menguji kembali pengaruh operating kelangsungan perusahaan. Kemampuan perusahaan
leverage dan struktur modal terhadap kinerja dalam menghasilkan keuntungan selama periode
perusahaan pada perusahaan go publik sektor tertentu melalui kegiatan operasionalnya disebut
property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek profitabilitas (Brigham & Houston, 2014).
Indonesia tahun 2015-2017. Rasio profitabilitas adalah rasio yang mengukur
Berdasarkan uraian diatas maka dapat dibuat tingkat efektifitas manajemen berdasarkan hasil
hipotesa sebagai berikut: pengembalian yang dihasilkan dari penjualan dan
H1: Terdapat pengaruh operating leverage secara investasi. Rasio dari profitabilitas yang digunakan
parsial tehadap kinerja perusahaan. dalam penelitian ini yaitu menggunakan Return on
H2: Terdapat pengaruh struktur modal secara parsial Investment (ROA) sebagai ukuran profitabilitas.
terhadap kinerja perusahaan Brigham dan Houston (2011:189) mengatakan
H3: Terdapat pengaruh operating leverage dan bahwa perusahaan dengan tingkat pengembalian
struktur modal secara simultan terhadap kinerja yang tinggi atas investasi menggunakan hutang yang
perusahaan. kecil. Return on investmen (ROA) dapat dihitung
dengan rumus:
2. Metodologi Penelitian
Laba bersih setelah pajak
2.1. Metode, sampel dan populasi ROA =
Total asset
Meode Penelitian yang digunakan adalah
Variabel Independen dalam penelitian ini
metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini
adalah:
adalah Perusahaan property and real estate yang
a. Operating Leverage (X1)
terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 sampai
Warsono (2003) Operating Leverage dapat
dengan 2017. Teknik pengambilan sampel dalam
operasi untuk memperbesar pengaruh perubahan
penelitian ini adalah teknik purposive sampling yaitu
dalam penjualan terhadap laba sebelum bunga dan
data yang dipilih berdasarkan kriteria-kriteria
pajak perusahaan. Operating leverage dapat diukur
tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian dengan
menggunakan Degree of Operating leverage (DOL).
kriteria sebagai berikut:
Degree of Operating Leverage dapat dihitung
a. Perusahaan property and real estate yang sudah
menggunakan rumus berikut:
dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia Prosentase perubahan EBIT
pada tahun 2015 sampai dengan 2017 DOL=
Prosentase perubahan penjualan
b. Perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan
b. Ukuran Perusahaan (X2)
selama periode tersebut
Ferri dan Jones ( dalam Elyana, 2007)
c. Perusahaan yang mencatat laporan keuangan
menyatakan bahwa ukuran perusahaan
secara lengkap.
menggambarkan besar kecilnya suatu perusahaan
2.2. Tehnik Pengumpulan
yang ditunjukkan oleh total aktiva, jumlah penjualan
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
dan rata-rata aktiva. Skala perusahaan merupakan
adalah dokumentasi. Dokumentasi menurut
ukuran yang dipakai untuk mencerminkan besar
Sugiyono (2015: 329) adalah suatu cara yang
kecilnya perusahaan yang didasarkan kepada total
digunakan untuk memperoleh data dan informasi
aset perusahaan (Suwito dan Herawaty, 2005).
dalam bentuk buku, arsip, dokumen, tulisan angka
Menurut Saidi (2005) ukuran perusahaan dalam
dan gambar yang berupa laporan serta keterangan
penelitian ini diukur menggunakan Natural Log total
yang dapat mendukung penelitian. Dokumentasi
aktiva. Untuk rumus yang digunakan sebagai
digunakan untuk mengumpulkan data kemudian
berikut:
ditelaah. Data-data yang diambil berasal dari jurnal
Size =Natural Log Total Aset
dan laporan keuangan perusahaan yang telah
Total Aset=Aset Lancar+Aset Tidak Lancar
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
c. Struktur Modal
2.3. Definisi Operasional Variabel
Struktur modal adalah perimbangan pemakaian
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah
hutang jangka panjang untuk membiayai
kinerja perusahaan. Menganalisis kinerja keuangan
investasinya, sehingga dapat diketahui
dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan.
keseimbangan antara tingkat risiko dan tingkat
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 158
pengembalian investasinya (Nurrohim, 2008). Uji Regresi Linier Berganda
Dalam struktur modal menggunakan pengukuran Berdasarkan hasil perhitungan SPSS yang
Debt to asset ratio (DER). Rasio DER untuk nampak di tabel 1 di atas persamaan regresi sebagai
mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi berikut:
kewajiban dalam membayar hutangnya dengan Y=0,109 + 0,002 DOL - 0,052DER + e
jaminan modal sendiri. Untuk menghitung debt to Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa
asset ratio(DER) sebagai berikut: variabel bebas DOL berpengaruh positif terhadap
Total Debt kinerja keuangan perusahaan (ROA) dengan
DER =
Total Ratio koefisien sebesar 0,002. Hal ini berarti apabila DOL
2.4. Metode Analisi Data meningkat kinerja keuangan (ROA) meningkat pula.
Metode analisis data yang digunakan dalam Sedangkan variabel bebas DER berpengaruh negatif
penelitian adalah analisis regresi berganda dengan dengan koefisien -0,052. Hal ini berarti bila DER
bantuan komputer melalui program SPSS 21.0 for meningkat maka kinerja keuangan (ROA) menurun
Windows. Uji regresi linier berganda digunakan dan sebaliknya.
untuk mengetahui pengaruh variabel independen Uji Signifikan Parameter Individual (Uji –t
terhadap variabel dependen pada hipotesis yang Statistik)
telah dibuat. Persamaan regresi yang digunakan Uji t digunakan untuk mengetahui signifikansi
adalah sebagai berikut (Ghozali, 016) secara parsial dari variabel independent yaitu:
Y = α + β1X1 + β 2X2+ е Degree Of Operating Laverage (DOL) dan Debt
Dimana: Equity Ratio (DER) terhadap variabel dependent
α = Konstanta yaitu: kinerja keuangan perusahaan (ROA).
Y = Variabel Dependen Dari table 1 di atas diketahui besarnya pengaruh
β1 β2 β3 = Nilai Koefisien Regresi masing-masing variabel independen terhadap
X1 = Variabel Independen ke-1 variabel dependen adalah sebagai berikut:
X2 = Variabel Independen ke-2 1) Uji hipotesis pengaruh Degree Of Operating
Selanjutnya dilakukan uji hipotesis Laverage (DOL) terhadap kinerja keuangan
menggunakan Uji t(uji parsial) dan Uji F (uji perusahaan (ROA ).
simultan). Uji t digunakan untuk mengetahui apakah Dari hasil perhitungan signifikasi t untuk
variable bebas secara parsial berpengaruh terhadap variabel Degree Of Operating Laverage (DOL)
variable terikat. Uji F digunakan untuk mengetahui sebesar 0.044 < α (0,05) dan t hitung (2.016) > t
apakah variabel bebas secara simultan berpengaruh tabel (1,991).Hal ini berarti berarti Degree Of
terhadap variabel terikat. Derajat signifikan yang Financial Laverage (DOL) secara parsiil
digunakan adalah 0,05 (5%). Koefisien determinasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja
2
(R ) digunakan untuk mengetahui seberapa jauh keuangan (ROA) perusahaan.
kemampuan model dalam menerangkan variasi 2) Uji hipotesis pengaruh Debt Equity Ratio (DER)
variabel dependen. terhadap kinerja keuangan (ROA) perusahaan.
3. Hasil dan Pembahasan Dari hasil perhitungan yang diperoleh signifikasi
2.1. Hasil Penelitian t untuk variabel Debt Equity Ratio (DER)
Tabel 1. sebesar 0,015 < α (0,05) dan thitung (2.499 > ttabel
Rangkuman Hasil Uji Hipotesis 1,991). Hal ini berarti Debt Equity Ratio (DER)
Variabel b thitung Sig Kesimpulan berpengaruh signifikan terhadap kinerja
Konstans 0,109 keuangan (ROA) perusahaan.
DOL 0,002 2,016 0,044 Berpengaruh Uji F
Signifikan Hasil uji F dengan program SPSS 21, diketahui
DER -0,052 -2,499 0,015 Berpengaruh besarnya nilai F hitung (3,849) > F tabel (3,11)
Signifikan dengan signifikansi 0,025 < α = 0,05, artinya
Berpengaruh variabel Degree Of Operating Laverage (DOL) dan
Fhitung 3,849 0,025
Signifikan Debt Equity Ratio (DER) secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan
R2 0,066
(ROA) perusahaan go publik sektor otomotif dan
Sumber : Data yg diolah dengan SPSS 21
komponen tahun 2015-2017.
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 159
Koefisien Determinasi (R2) financial leverage (DFL) tidak berpengaruh terhadap
Hasil dari perhitungan dengan menggunakan profitabilitas.
progran SPSS 21 yang nampak pada tabel 1 di atas Uji hipotesis yang kedua membuktikan bahwa
2
bahwa koefisien determinasi (R ) yang dapat dilihat struktur modal yang diukur dengan debt to equity
dari nilai adjusted R Square sebesar 0,46. Hal ini ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap kinerja
berarti 46 % kinerja keuangan (ROA) perusahaan keuangan (ROA) perusahaan, yang ditunjukkan
dapat dijelaskan oleh variabel Degree Of Operating dengan nilai signifikansi t (0,015) < α =0,05 dan
Laverage (DOL) dan Debt Equity Ratio (DER) nilai t hitung (12,499) > ttabel (1,991).
sedangkan sisanya sebesar 54% dipengaruhi oleh Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. yang memperlihatkan sejauh mana ekuitas
2.2. Pembahasan perusahaan dapat menjamin hutang kepada pihak
Dari hasil pengujian hipotesis pertama, luar dan mengukur sejauh mana aktivitas perusahaan
menunjukkan bahwa operating leverage (DOL) di biayai dengan hutang. Debt to Equity Ratio
berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan merupakan pemanfaatan hutang untuk pendanaan
(ROA). Hal ini bisa dilihat dari hasil uji t dengan usaha atau sebagai sumber modal yang digunakan
nilai signifikansi 0,044 < 0,05 dan thitung (2.016 > perusahaan untuk menambah modal dalam
ttabel 1,991). operasional perusahaan.
Brigham dan Huston (2011:160) DER berpengaruh positif terhadap kinerja
mendefinisikan Operating Leverage adalah seberapa keuangan, artinya semakin tingginya nilai debt to
besar biaya tetap digunakan dalam operasi suatu equity ratio, maka berarti kinerja keuangan yang ada
perusahaan. Operating leverage bekerja secara dua di perusahaan juga akan semakin meningkat. Hal ini
arah, yaitu memperbesar keuntungan perusahaan mengindikasikan bahwa DER yang semakin tinggi
ataupun memperbesar kerugian perusahaan. dapat menggambarkan bahwa perusahaan dapat
Operating leverage timbul sebagai suatu akibat dari beroperasi dengan hutang sebagai ekuitasnya.
adanya beban-beban tetap yang ditanggung dalam Hutang usaha ini jika di pergunakan secara tepat
operasional perusahaan. jika suatu perusahaan dapat menghasilkan profit yang meningkat bila di
mengalami operating leverage yang tinggi, maka bandingkan dengan oeprasional dengan
sedikit saja peningkatan pada penjualan dapat menggunakan ekuitasnya sendiri. Karena dengan
meningkatkan prosentase yang besar pada EBIT bertambahnya hutang, maka akan menambah dana
(Syamsudin:2011). (ekuitas) perusahaan yang akan di pergunakan untuk
Adanya pengaruh operating leverage terhadap peningkatan aktivitas laba perusahaan. DER
kinerja perusahaan hal ini menunjukkan bahwa mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja
perusahaan harus dapat memaksimalkan penjualan perusahaan karena perusahaan lebih banyak
dan meminimalkan beban-beban operasional menggunakan hutang untuk pendanaan usaha
sehingga perusahaan peka terhadap perubahan hasil sebagai sumber tambahan modal usaha.
penjualan dan berapa penjualan minimal yang harus Hasil penelitian ini mendukung hasil dari
diperoleh agar perusahaan tidak menderita kerugian. penelitian Dwi (2014) yang menyatakan bahwa DER
Adanya operasional leverage yang baik maka dapat berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan.
menghasilkan profitabilitas sehingga terjadinya Penggunaan hutang mempengaruhi kinerja
kinerja keuangan perusahaan yang baik. perusahaan, sehingga perusahaan harus
Hasil penelitian ini sejalan hasil penelitian dari memperhatikan tingkat leverage (Ifada dan Inayah
Tambunan dan Brawani, (2018); Nopitasari dkk (2017). Hasil dari penelitian ini juga sejalan dengan
(2015) yang membuktikan bahwa leverage penelitian yang sudah dilakukan oleh Kristianti
berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan (2018), Antonie (2018) bahwa struktur modal
Bertolak belakang dengan hasil penelitian dari memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap
Setiawan dkk (2019) meneliti tentang pengaruh kinerja keuangan perusahaan. Saran perusahaan
Degree Operating Leverage (DOL), Degree harus memperhatikan perbandingan jumlah hutang
Financial Leverage (DFL) terhadap profitabilitas dengan modal sendiri agar struktur modal yang
pada PT Waskita Karya Persero Tbk., membuktikan optimal dapat tercapai kinerja keuangan meningkat.
bahwa baik secara parsial maupun secara simultan Berbeda dengan hasil penelitian dari Tambunan
degree of operating leverage (DOL) dan degree dan Brawani, (2018) yang meneliti tentang Pengaruh
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055
Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(02), 2019, 160
Ukuran Perusahaan, Leverage dan Struktur Modal Ifada, luluk M & Inayah, Nayirotul (2017). Analisis
Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengaruh Tingkat Leverage Terhadap Kinerja
membuktikan bahwa ukuran perusahaan dan struktur Perusahaan, Fokus Ekonomi Vol. 12 No.1 Juni
modal tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan 2017 : 19 – 36
perusahaan. Kristianti, Ika Puspita (2018), Analisis Pengaruh
Nilai koefisien determinasi (R2) yang dapat Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan
dilihat dari nilai adjusted R Square sebesar 0,46. Hal Perusahaan, Jurnal Akuntansi Dewantara,
ini berarti 46 % kinerja keuangan (ROA) perusahaan Univ. Sarjana Wiyata, vol 2 no. 2 tahun 2018
dapat dijelaskan oleh variabel Degree Of Operating hal 56-68
Laverage (DOL) dan Debt Equity Ratio (DER) Ningsih, Suhesti (2017), The Effect of Real Earning
sedangkan sisanya sebesar 54% dipengaruhi oleh Management on Company Performance
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. (Empirical Study on Go Public Companies
Indexed on JII), International Journal Of
4. Kesimpulan
Economic, Bussined and Accounting Research
Dari hasil uji t membuktikan bahwa operating
(IJEBAR), STIE AAS, Vol 1 issu 2 tahun 2017
leverage (DOL) berpengaruh signifikan terhadap
hal 34-46, ISSN: 2614-1280
kinerja keuangan (ROA) perusahaan dengan nilai
Nopitasari, Hana, Tiorida, Ermina & Sara, Ira Siti
signifikan t 0,044 < α = 0,05. Hasil uji t pada
(2017). Analisis Pengaruh Tingkat Leverage
variable struktur modal yang diukur menggunakan
Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Pada
debt to equity ratio (DER) mempunyai nilai
Perusahaan Properti Dan Real Estate Yang
signifikansi t sebesar 0,015 < α = 0,05 maka hal ini
Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode
menunjukkan bahwa DER berpengaruh signifikan
2011-2015), Jurnal Riset Bisnis & Investasi
terhadap kinerja keuangan (ROA) perusahaan.
Vol. 3, No. 3, Desember 2017 45 ISSN 2460-
Secara simultan yaitu dari hasil uji F diperoleh
8211
nilai signifikansi F sebesar 0,025 < α = 0,05 yang
Setiawan, Egi, Iskandar, Yusuf dan Basari, M. Aziz
berarti bahwa variabel operating leverage (DOL) dan
(2019). Degree Operating Leverage (DOL),
struktur modal (DER) secara bersama-sama
Degree Financial Leverage (DFL) terhadap
berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA)
2 profitabilitas pada PT Waskita Karya Persero
perusahaan. Dilihat dari nilai adjusted R sebesar
Tbk. Busness Management And
0,46 yang berarti variabel operating leverage dan
Entrepreneurship Journal, [Link]. 1 No. 2
struktur modal mempengaruhi nilai perusahaan
tahun 2019 Hal. 149-157
sebesar 46% sisanya sebesar 54% dipengaruhi oleh
Siro, Robert Oginda. 2013. Effect of Capital
variabel-variabel lain diluar penelitian.
Strucuture on Financial Performance of Firms
5. Daftar Pustaka Listed at The Nairobi Securities Exchange.
Brigham, E.F. dan J.F. Houston. (2011). Dasar- Thesis. University of Nairobi.
Dasar Manajemen Keuangan. Buku 2 Edisi 16. Sudana, I Made (2011). Manajemen Keuangan
Jakarta : Salemba Empat. Perusahaan Teori dan Praktik. Jakarta:
Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan, Erlangga
Cetakan ketiga. Bandung: Alfabet Syamsuddin, L. (2011). Manajemen Keungan
Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariate Perusahaan. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada.
dengan Program SPSS. Semarang : Badan Tambunan, J.T.A & Prabawani, Bulan (2018).
Penerbit Universitas Diponegoro. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage dan
Halim, Abdul (2015). Manajemen Keuangan Bisnis, Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan
Konsep dan Aplikasinya. Jakarta Mitra Wacana. Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur
Buku 1 Edisi Global Asia Jakarta Sektor Aneka Industri Tahun 2012-2016)
Horne, James C. Van dan Wachowichz, Jr. (2012). Diponegoro Journal Of Social And Politic
Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan. Edisi Tahun 2018, hal. 1-10.
13. Salemba Empat. Jakarta. Weston, [Link] dan Copeland, Thomas E. (2007).
Husnan, Suad. (2012). Manajemen Keuangan – Manajemen Keuangan jilid 1 dan 2 . Jakarta :
Teori dan Penerapan, Buku 2, Binarupa Askara.
Yogyakarta:BPFE. [Link]
Jurnal Akuntansi dan Pajak, ISSN 1412-629X l E-ISSN 2579-3055

You might also like